Verdikt Awal: Mikrofon Mini dengan Fitur yang Serius
DJI Mic Mini 2S adalah mikrofon nirkabel ringkas yang memadukan bobot hanya 12 gram dengan rekaman internal 16GB, dukungan 32-bit float recording, noise canceling AI, dan kemampuan menerima hingga 4 transmitter sekaligus, sehingga menyasar kreator konten, podcaster, dan streamer yang membutuhkan audio mendekati kelas profesional dalam format sangat portabel. Dari sisi nilai, Mic Mini 2S terasa seperti produk yang sedikit menipu label “kelas pemula”. Fitur yang biasanya muncul di mikrofon profesional jauh lebih mahal, dihadirkan di harga mulai Rp1.099.000 untuk satu transmitter saja. Ini menjadikannya menarik untuk vlogger dan pembuat video pendek yang ingin naik kelas kualitas audio tanpa harus langsung lompat ke ekosistem audio broadcast. Namun, beberapa kompromi pada daya tahan baterai dan kompleksitas pengaturan multi-transmitter perlu dipahami sebelum membeli.

Desain dan Kenyamanan: 12 Gram yang Hampir Tak Terasa
Secara fisik, DJI Mic Mini 2S memenuhi definisi mikrofon nirkabel ringkas: transmitter diklaim hanya berbobot 12 gram, sehingga praktis tidak terasa saat dijepit di kerah atau kaus. Detachable magnetic clip yang bisa diputar memberi fleksibilitas penempatan, terutama untuk baju tipis atau kostum yang sulit dipasang klip tradisional. Cover depan bisa dilepas dan diganti, tersedia dalam warna Obsidian Black dan Cloud White, lalu diperluas menjadi delapan pilihan warna cerah serta cover magnetik dengan desain “Time Series”. Charging case-nya dirancang ulang agar muat dua transmitter, satu receiver standar, satu mobile receiver, dan kabel audio 3,5 mm dalam satu wadah. Dalam praktik, ini berarti satu kotak kecil sudah cukup membawa seluruh sistem ke lokasi syuting. Kelemahan desain? Case yang lebih lega itu membuat set terasa sedikit lebih besar di tas dibanding sistem satu atau dua unit saja, dan pengguna benar-benar harus disiplin mengelola banyak komponen kecil agar tidak tercecer.
| Spesifikasi | Detail | Catatan |
|---|---|---|
| Bobot transmitter | 12 gram | Sangat ringan untuk pemakaian di kerah dan kaus. |
| Penyimpanan internal | 16GB | Rekaman hingga ±22–28 jam tergantung format. |
| Jarak transmisi | 400 meter | Dengan receiver standar dalam kondisi ideal. |
| Daya tahan baterai | 11 jam (TX), 10 jam (RX) | Total hingga 40 jam dengan charging case. |

Kualitas Audio: 32-Bit Float dan Noise Canceling AI
Fitur paling menonjol dari DJI Mic Mini 2S adalah rekaman internal floating-point 32-bit yang meminimalkan distorsi atau clipping, sekaligus memberi ruang dinamis jauh lebih lebar saat proses editing. Dalam skenario suara yang volumenya naik-turun tiba-tiba—seperti wawancara jalanan atau liputan di lokasi ramai—format 32-bit float recording memberi margin aman yang besar dibanding 24-bit fixed-point yang dipakai Mic Mini 2. Menurut DJI, transmitter dengan 16GB memori bisa merekam hingga sekitar 28 jam audio 24-bit atau 22 jam dalam 32-bit float, menjadikannya perekam cadangan mandiri yang masuk akal. Di sisi kebisingan, noise canceling AI berbasis NPU menghadirkan dua level, Basic dan Strong, yang diklaim menghasilkan vokal lebih jernih dengan distorsi lebih rendah daripada generasi sebelumnya. Secara praktis, ini mengurangi kebutuhan proses noise reduction tambahan untuk streaming profesional dari lokasi yang bising, meski karakter penghilangan noise tetap akan terasa bagi telinga yang peka.
Kelebihan
- Rekaman 32-bit float dengan headroom besar, mengurangi risiko suara pecah di situasi tak terduga.
- Noise canceling AI dua level yang membantu menjaga vokal tetap jelas di lokasi bising.
- Rekaman internal 16GB per transmitter berguna sebagai backup atau perekam mandiri.
Kekurangan
- Manfaat 32-bit float baru terasa maksimal jika pengguna mau mengedit audio serius; untuk pengguna kasual mungkin berlebihan.
- Noise canceling AI berpotensi membuat suara terdengar sedikit diproses, kurang alami bagi sebagian pengguna.
Fitur Profesional dan Harga: Multi-Transmitter untuk Konten Serius
Secara fitur, Mic Mini 2S melompat jauh dari Mic Mini 2. Satu receiver kini bisa terhubung ke empat transmitter sekaligus dan mendukung output mono, stereo, hingga quad track (Quadraphonic) yang berguna untuk editing multi-sumber audio. Ini membuka pintu untuk panel diskusi kecil, podcast multi-orang, atau konten grup tanpa perlu mixer tambahan. Rekaman internal 16GB per transmitter juga mengurangi kepanikan saat sinyal ke kamera terputus, karena file tetap tersimpan lokal. Charging case mampu mentransfer file dari transmitter hingga 34MB/s, cukup cepat untuk memindahkan rekaman 30 menit 24-bit dalam sekitar 8 detik, sehingga membantu workflow yang dikejar tenggat. Di sisi harga, paket termurah Rp1.099.000 untuk transmitter saja, Rp1.699.000 untuk kombinasi 1 transmitter + 1 receiver, dan Rp2.980.000 untuk paket lengkap 2 transmitter + 1 receiver + charging case. Melihat kombinasi fitur, harga ini terasa bersaing dibanding mikrofon profesional lain, tetapi tetap merupakan investasi yang lebih tinggi daripada lavalier kabel atau mikrofon USB entry-level.
Buy if / Skip if
- Buy the DJI Mic Mini 2S if Anda kreator konten, streamer, atau podcaster yang ingin kualitas audio mendekati mikrofon profesional dalam bentuk mikrofon nirkabel ringkas yang mudah dibawa.
- Skip the DJI Mic Mini 2S if Anda hanya sesekali merekam video pendek untuk media sosial dan merasa mikrofon smartphone atau lavalier kabel sudah cukup.
- Buy the DJI Mic Mini 2S if Anda sering merekam di lingkungan tak terduga dengan perubahan volume ekstrem dan ingin memanfaatkan penuh 32-bit float recording untuk editing yang aman.
- Skip the DJI Mic Mini 2S if Anda menginginkan daya tahan baterai maksimal dan tidak butuh rekaman internal maupun fitur multi-transmitter; Mic Mini 2 atau sistem lebih sederhana bisa lebih hemat.
- Buy the DJI Mic Mini 2S if Anda membutuhkan setup hingga empat mikrofon sekaligus untuk wawancara panel, podcast multi-orang, atau diskusi grup tanpa perangkat audio tambahan.
- Skip the DJI Mic Mini 2S if workflow Anda sangat sederhana, satu pembicara saja, dan Anda tidak ingin berurusan dengan banyak unit transmitter/receiver serta charging case.






