Dua kamera menutup titik buta di depan pintu
Xiaomi Smart Doorbell 4 Pro adalah bel pintu pintar dengan dua kamera dan sensor gerak yang dirancang untuk memantau tamu sekaligus area lantai di depan pintu rumah. Pendekatan ini lebih berguna daripada mengandalkan satu sudut pandang, terutama bagi penghuni yang sering menerima kiriman paket. Kamera utama beresolusi 5 MP menghadap ke depan untuk menangkap tamu, sedangkan kamera sekunder 2 MP menyorot ke bawah agar paket di teras tidak luput dari rekaman. Kedua lensa memiliki bidang pandang diagonal lebih dari 150 derajat. Dengan begitu, kamera ganda Xiaomi tidak hanya menambah jumlah lensa, tetapi membagi tugas pengawasan secara masuk akal: satu memeriksa siapa yang datang, satu lagi melihat apa yang ditinggalkan di ambang pintu.

Deteksi PIR 180 derajat memberi pengawasan lebih luas
Kamera yang luas tetap perlu didukung pemicu gerak yang mampu menjangkau area sekitar pintu. Xiaomi menyematkan sensor deteksi PIR ganda dengan cakupan horizontal hingga 180 derajat dan jarak deteksi sampai lima meter. Pengguna dapat mengatur sensitivitas serta interval perekaman melalui aplikasi Mi Home, sehingga notifikasi dan rekaman bisa disesuaikan dengan kondisi hunian. Sistem AI membedakan manusia, paket, dan hewan peliharaan, sementara pengenalan wajah berbasis cloud tersedia gratis. Kombinasi ini membuat perangkat lebih dari sekadar perekam: pemilik dapat memperoleh konteks tentang gerakan yang tertangkap. Untuk malam hari, LED inframerah 940 nm membantu kamera merekam tanpa pendar merah yang terlihat. Ini pilihan yang lebih bijak untuk koridor bersama, karena pengawasan tidak perlu menyilaukan atau menarik perhatian tetangga.

Baterai besar dan opsi penyimpanan memperkuat fungsi harian
Baterai 9.800 mAh menjadi salah satu alasan Xiaomi Smart Doorbell 4 Pro terasa praktis untuk penggunaan jangka panjang. Xiaomi menyebut hasil uji laboratoriumnya mencapai 172 hari, atau hampir enam bulan, dengan asumsi perangkat merekam 20 klip berdurasi 10 detik yang dipicu gerakan setiap hari. Angka itu tentu bergantung pada pola penggunaan, tetapi memberi gambaran bahwa pengisian daya tidak perlu menjadi rutinitas mingguan. Untuk rekaman, perangkat mendukung kartu microSD hingga 256 GB dan penyimpanan cloud bergulir gratis selama 72 jam. Enkripsi AES-128 melindungi transmisi serta arsip video. Pengguna yang ingin menyimpan rekaman lebih lama dapat mengandalkan kartu lokal, sementara cloud memberi akses singkat tanpa biaya tambahan. Perpaduan keduanya lebih meyakinkan daripada mengandalkan satu jalur penyimpanan saja.
Bel pintu pintar yang dirancang untuk kebutuhan rumah
Smart Doorbell 4 Pro Dual Camera Edition diluncurkan di pasar Tiongkok pada 2026 dengan harga reguler 499 yuan, sekitar Rp1,1 juta, dan harga perkenalan 439 yuan, sekitar Rp1 juta. Selain aplikasi Mi Home, perangkat mendukung Xiaomi HyperConnect untuk menampilkan siaran langsung di televisi atau layar pintar yang kompatibel, serta perintah suara XiaoAI. Pemasangan dapat menggunakan perekat 3M atau sekrup, jadi perangkat ini dapat menyesuaikan kebutuhan rumah sewa maupun properti milik sendiri. Nilai utamanya bukan sekadar banyaknya fitur, melainkan cara fitur tersebut menjawab persoalan nyata: melihat tamu, memeriksa paket, dan merekam gerakan tanpa sering mengisi ulang baterai. Alarm anti-pembongkaran menambah perlindungan jika unit dicopot paksa. Bagi rumah yang kerap menerima kiriman, kamera ganda, deteksi PIR 180 derajat, dan penyimpanan lokal plus cloud menjadikan bel pintu ini paket keamanan yang lebih lengkap daripada bel biasa.






