Dua konfigurasi, satu kelas laptop besar
Asus ROG Strix Scar 18 adalah laptop gaming berlayar 18 inci yang memadukan panel Mini LED beresolusi tinggi dengan prosesor kelas atas dan kartu grafis diskret untuk bermain game serta pekerjaan kreatif berat. Pilihan antara G835LXG dan G835LWG pada dasarnya ditentukan oleh seberapa besar kebutuhan grafis dan kapasitas VRAM yang diinginkan, bukan oleh perbedaan ukuran layar.
Scar 18 G835LXG memasangkan Core Ultra 9 290HX+ dengan GeForce RTX 5090, sedangkan G835LWG memakai Core Ultra 9 290HX Plus dan RTX 5080. Keduanya menggunakan prosesor Arrow Lake 24 inti dan 24 utas dengan konfigurasi inti serta frekuensi yang tercantum sama. Karena itu, pembeda paling jelas untuk memilih varian adalah GPU: RTX 5090 menyediakan VRAM 24 GB, sementara RTX 5080 memiliki 16 GB. Angka spesifikasi ini menjadi dasar perbandingan, bukan bukti bahwa satu model menghasilkan laju bingkai tertentu; klaim performa nyata memerlukan hasil pengujian.
Perbandingan spesifikasi utama
Kedua laptop memiliki fondasi yang mirip: layar Mini LED 4K UHD 240 Hz, RAM 64 GB, dan dukungan peningkatan RAM hingga 128 GB. Perbedaan GPU disertai selisih kapasitas SSD, sehingga G835LXG lebih menarik bagi pengguna yang membutuhkan ruang penyimpanan bawaan lebih besar, sementara G835LWG tetap menawarkan konfigurasi memori dan tampilan yang sekelas.
| Spesifikasi | Scar 18 G835LXG | Scar 18 G835LWG |
|---|---|---|
| Prosesor | Intel Core Ultra 9 290HX+, 24 inti/24 utas | Intel Core Ultra 9 290HX Plus, 24 inti/24 utas |
| GPU diskret | Nvidia GeForce RTX 5090, TGP 175 W | Nvidia GeForce RTX 5080, TGP 175 W |
| VRAM | 24 GB GDDR7 | 16 GB GDDR7 |
| Layar | Mini LED 18 inci, 3840 × 2400, 240 Hz, 1200 nit | Mini LED 18 inci, 3840 × 2400, 240 Hz, 1200 nit |
| RAM | 64 GB DDR5-5600, dapat ditingkatkan hingga 128 GB | 64 GB DDR5-5600 dual-channel, dapat ditingkatkan hingga 128 GB |
| Penyimpanan | SSD PCIe 4.0 x4 4 TB, konfigurasi RAID 0 | SSD PCIe 4.0 x4 2 TB, konfigurasi RAID 0 |
| Harga yang tercantum | Rp 112.999.000 | Rp 95.999.000 |
RTX 5090 untuk kapasitas grafis lebih besar
Scar 18 RTX 5090 adalah pilihan lebih tepat bagi pembeli yang mengutamakan GPU tertinggi di antara dua konfigurasi ini dan membutuhkan VRAM 24 GB. Model tersebut juga mencantumkan SSD 4 TB, dua kali kapasitas bawaan versi RTX 5080. Kombinasi itu membuat G835LXG lebih mudah dibenarkan untuk beban kerja grafis besar atau koleksi gim yang memakan ruang, asalkan kebutuhan tersebut sepadan dengan harga yang tercantum.
Scar 18 RTX 5080 bukan varian dengan layar atau jumlah RAM yang lebih rendah: panel 4K Mini LED 240 Hz dan RAM 64 GB tetap tersedia. Pengorbanan spesifiknya ada pada VRAM 16 GB dan SSD 2 TB. Selisih harga yang tercantum adalah Rp 17.000.000, tetapi nilai penghematan itu perlu ditimbang terhadap kapasitas grafis dan penyimpanan yang dilepas. Tanpa pengujian komparatif, angka inti CUDA atau VRAM saja tidak cukup untuk menjanjikan selisih kinerja dalam gim tertentu.

Pilih sesuai kebutuhan, bukan sekadar angka tertinggi
Layar besar dan spesifikasi tinggi datang dengan konsekuensi praktis: laptop ini besar, dan G835LWG tercatat berbobot 3,3 kg. Harga kedua konfigurasi juga berada di kelas premium. Jadi, sebelum memilih GPU, pertimbangkan apakah laptop 18 inci yang berat cocok dengan pola pemakaian—terutama jika perangkat harus sering dibawa bepergian. Spesifikasi mengesankan tidak menghapus batas kenyamanan dan mobilitas.
- Beli G835LXG jika Anda membutuhkan RTX 5090 dengan VRAM 24 GB, SSD 4 TB, dan anggaran Rp 112.999.000 sesuai kebutuhan.
- Beli G835LWG jika RTX 5080 dengan VRAM 16 GB dan SSD 2 TB sudah mencukupi, dengan harga tercantum Rp 95.999.000.
- Lewati G835LXG jika kapasitas VRAM dan SSD tambahannya tidak penting bagi penggunaan Anda.
- Lewati kedua model jika ukuran besar, bobot, atau harga laptop gaming premium tidak cocok dengan prioritas Anda.
Kesimpulannya, G835LXG layak dipilih untuk kapasitas grafis dan penyimpanan yang lebih besar, sedangkan G835LWG menjadi alternatif yang lebih terjangkau tanpa mengubah kelas layar dan kapasitas RAM. Core Ultra 9 290HX pada kedua konfigurasi memberi dasar komputasi yang serupa di atas kertas; keputusan paling masuk akal tetap bertumpu pada kebutuhan GPU, bukan asumsi performa yang belum dibuktikan lewat pengujian.






