Flagship audio Nothing resmi dijual
Nothing Headphone (1) Pro adalah headphone flagship dengan desain transparan khas Nothing, sistem tiga driver, peredam bising adaptif, dan daya tahan baterai panjang untuk mendengarkan musik maupun menemani aktivitas sehari-hari. Produk ini resmi hadir dan mulai dijual di Indonesia pada 28 Oktober 2026 dengan harga Rp6.999.000. Untuk kelas premium, daya tariknya bukan semata tampilan yang berbeda: Nothing juga membekalinya dengan sejumlah pilihan pengaturan suara dan fitur peredam kebisingan yang menyesuaikan lingkungan. Namun, harga Nothing Headphone ini membuat kualitas audio dan kenyamanan pemakaian menjadi pertimbangan penting, bukan sekadar gaya desain. Headphone berbobot 327 gram ini memakai material aluminium dan titanium serta tersedia dalam warna putih dan hitam. Kombinasi tersebut memberi kesan premium, meski bobotnya patut diperhitungkan bagi pengguna yang berencana memakainya dalam waktu lama.

Tiga driver untuk karakter suara lebih terarah
Nilai jual utamanya adalah konfigurasi headphone triple-driver yang dikembangkan bersama Metropolis Studios. Sistem ini memadukan driver dinamis 40 mm untuk bass, driver berdiafragma PEN untuk vokal, dan driver xMEMS untuk nada tinggi. Pembagian tugas itu dirancang menghasilkan suara yang kaya detail, tetapi hasil akhirnya tetap bergantung pada selera pendengar dan materi audio. Pengguna dapat memilih Flat EQ untuk karakter netral, mengaktifkan Dynamic Spatial Audio untuk kesan lebih imersif, atau mengatur suara melalui lima profil Custom EQ. Dukungan LDAC dan Hi-Res Audio juga tersedia, sementara audio lossless hingga 24-bit/192 kHz dapat dinikmati melalui kabel USB-C. Kelengkapan ini membuat Nothing Headphone Pro menarik bagi pendengar yang ingin mencoba berbagai karakter suara, alih-alih terpaku pada satu setelan bawaan.

ANC adaptif dan batas klaim baterai
ANC adaptif pada headphone ini menggunakan 10 mikrofon untuk mendeteksi dan meredam kebisingan sekitar, dengan kemampuan peredaman yang diklaim mencapai 46 dB. Sistemnya menyesuaikan peredaman berdasarkan kondisi lingkungan, sedangkan Transparency Mode membantu pengguna mendengar suara sekitar tanpa melepas headphone. Perpaduan ini berguna di transportasi umum, tempat kerja, atau ruang ramai, meski efektivitas nyata tetap bergantung pada situasi dan kecocokan headphone. Klaim baterai headphone 68 jam perlu dibaca dengan catatan: angka tersebut berlaku ketika ANC dinonaktifkan. Nothing tidak merinci durasi pemakaian saat ANC menyala maupun waktu pengisian cepat, sehingga angka maksimum itu belum menggambarkan semua pola penggunaan. Bagi calon pembeli, itulah celah informasi yang layak dipertimbangkan sebelum menjadikan daya tahan baterai sebagai alasan utama memilihnya.

Kesimpulan: fitur lengkap, tetapi pertimbangkan kebutuhan
Nothing Headphone (1) Pro menawarkan paket yang kuat: tiga driver dengan konfigurasi berbeda, opsi penyesuaian EQ, Dynamic Spatial Audio, ANC adaptif, dan baterai yang diklaim tahan hingga 68 jam dalam kondisi ANC mati. Desain transparan serta material aluminium dan titanium juga memberi identitas yang jelas dibanding headphone konvensional. Dengan harga Rp6.999.000, perangkat ini paling masuk akal bagi pendengar yang akan memanfaatkan fitur audio dan peredam bisingnya secara rutin, bukan hanya tertarik pada tampilannya. Pengguna yang sering bepergian sebaiknya menimbang kebutuhan ANC aktif dan bobot 327 gram, sementara pecinta audio dapat menilai dukungan codec dan pengaturan suaranya. Kesimpulannya, Nothing menawarkan headphone flagship dengan fitur yang meyakinkan, tetapi klaim baterai perlu dibaca sesuai kondisi pengujian dan harga premium menuntut kecocokan yang nyata dengan kebiasaan mendengar.







