Verdict awal: ponsel AMOLED murah yang berani melawan kelas menengah
Itel S26 Ultra adalah smartphone entry-level dengan layar AMOLED 144Hz, RAM 8 GB, memori 256 GB, dan baterai 6.000 mAh yang dijual di bawah Rp3 juta, menyasar pengguna yang menginginkan fitur ala kelas menengah dengan harga budget dan siap menerima beberapa kompromi pada sisi lain seperti kecepatan pengisian daya.
Dari sudut pandang nilai, Itel S26 Ultra terasa agresif: panel AMOLED, refresh rate 144Hz, RAM 8 GB, penyimpanan 256 GB, kamera 50 MP dan baterai 6.000 mAh semuanya hadir di banderol di bawah Rp3 juta. Di atas kertas, ini menekan banyak rival di kisaran Rp2–3 jutaan yang masih memakai LCD atau memori lebih kecil. Namun, ia bukan ponsel sempurna. Pengisian hanya 18W membuat baterai besar itu lama terisi, dan chipset Unisoc T7300 lebih cocok untuk pemakaian harian ketimbang gaming berat. Jadi, ini bukan ponsel untuk mengejar performa paling kencang, melainkan untuk pengguna yang peduli layar, baterai, dan ruang simpan besar dengan budget minim.

Desain tipis dan layar AMOLED 144Hz: highlight utama S26 Ultra
Daya tarik pertama Itel S26 Ultra ada pada desainnya yang tipis dan modern. Ponsel ini memiliki bodi dengan ketebalan sekitar 6,8 mm sehingga terasa ramping dan ringan ketika digenggam. Di depan, ia memakai layar lengkung 3D berukuran 6,8 inci dengan panel AMOLED. Untuk kelas harga di bawah Rp3 juta, kombinasi layar curved dan AMOLED membuat S26 Ultra terasa jauh lebih premium dibanding kebanyakan ponsel LCD datar di segmen yang sama, terutama bagi pengguna yang sering menonton video atau scrolling media sosial dalam waktu lama.
Layar ini mendukung refresh rate hingga 144 Hz, yang membuat animasi, scrolling, dan navigasi antarmuka terasa lebih mulus. Di kelas layar 144Hz budget, angka ini biasanya hanya ditemukan di perangkat gaming yang jauh lebih mahal, sehingga kehadirannya di S26 Ultra merupakan nilai tambah besar bagi pengguna yang sensitif terhadap kelancaran tampilan. Layar juga sudah dilindungi Corning Gorilla Glass 7i, meski disarankan tetap memakai pelindung tambahan karena biaya ganti layar curved biasanya tidak murah. Dari sisi pengalaman visual, ini adalah ponsel AMOLED murah yang secara meyakinkan mendekati rasa pakai mid-range.
| Komponen | Jenis / Kapasitas | Catatan |
|---|---|---|
| Layar | 6,8 inci AMOLED 3D curved | Kontras tinggi, warna lebih pekat |
| Refresh rate | Hingga 144 Hz | Sangat mulus untuk scrolling dan animasi |
| Ketebalan bodi | ±6,8 mm | Terlihat ramping dan ringan digenggam |
| Pelindung layar | Corning Gorilla Glass 7i | Tetap disarankan pakai tempered glass tambahan |

Performa, RAM 8GB, dan penyimpanan 256GB: cukup untuk pengguna kasual
Untuk dapur pacu, Itel S26 Ultra memakai chipset Unisoc T7300 dengan fabrikasi 6 nm yang dipadukan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Kombinasi ini jelas mengincar pengguna kasual yang ingin multitasking lancar tanpa khawatir memori cepat penuh. Ruang 256 GB memberi napas lega untuk menyimpan foto, video, aplikasi, hingga file besar seperti dokumen kerja atau materi kuliah. Menurut spesifikasi resmi, “chipset tersebut dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB” sehingga pengguna bisa berpindah aplikasi tanpa sering reload.
Dalam konteks Itel S26 Ultra review, RAM 8 GB membantu sistem menangani multitasking: berpindah dari aplikasi chat ke media sosial dan streaming video terasa cukup mulus selama tidak memaksa banyak game berat terbuka bersamaan. Prosesor Unisoc T7300 sendiri lebih condong ke efisiensi daya daripada performa tinggi, sehingga penggunanya adalah mereka yang fokus pada aplikasi harian, bukan kompetitif gaming. Jika dibandingkan dengan lini Itel lain seperti S25 atau S25 Ultra yang memakai Unisoc T620 di harga sekitar Rp1–2 jutaan, S26 Ultra menawarkan lompatan di refresh rate 144Hz, baterai 6.000 mAh, dan kapasitas 256 GB yang lebih menguntungkan bagi pemakai jangka panjang.
Baterai 6.000 mAh: tahan lama, tapi pengisian 18W jadi titik lemah
Salah satu alasan utama Itel S26 Ultra layak dilirik adalah baterainya. Ponsel ini membawa baterai 6.000 mAh yang dirancang untuk menunjang penggunaan sepanjang hari. Di segmen harga di bawah Rp3 juta, kapasitas sebesar ini biasanya ditemukan di seri yang mengorbankan kualitas layar, sementara S26 Ultra menggabungkannya dengan AMOLED dan refresh rate tinggi. Untuk pengguna yang sering bepergian, ini berarti bisa menonton video, bermain game ringan, dan aktif di media sosial tanpa terlalu sering mencari colokan. Ia sekaligus menjadi alternatif yang lebih premium dari model baterai besar lain seperti Itel P70 yang juga menonjol lewat kapasitas 6.000 mAh namun belum menggabungkan layar AMOLED dan refresh rate ekstrem.
Komprominya adalah pengisian daya. Pengisian cepat Itel S26 Ultra masih di angka 18W. Dengan kapasitas 6.000 mAh, waktu isi ulang tentu terasa lebih lama dibanding ponsel yang sudah mendukung fast charging berdaya lebih tinggi. Ini menjadi salah satu kekurangan utama perangkat ini, terutama bagi pengguna yang terbiasa mengisi baterai sebentar lalu kembali beraktivitas. Selain itu, layar curved AMOLED dan bodi tipis berpotensi lebih rentan ketika terjatuh, sehingga wajib memakai casing dan pelindung tambahan. Jadi, baterai 6.000 mAh memberi ketahanan luar biasa untuk ponsel harga di bawah Rp3 juta, tetapi pengguna perlu merencanakan waktu pengisian dengan lebih sabar.
Kelebihan
- Layar AMOLED dengan refresh rate 144Hz di kelas harga budget
- RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB lega untuk pengguna kasual dan jangka panjang
- Baterai 6.000 mAh mampu menunjang penggunaan seharian lebih untuk aktivitas harian
- Desain tipis 6,8 mm dengan layar lengkung 3D terasa jauh lebih premium di kelasnya
Kekurangan
- Pengisian daya hanya 18W sehingga baterai 6.000 mAh butuh waktu lebih lama untuk penuh
- Chipset Unisoc T7300 lebih fokus efisiensi, bukan performa gaming berat jangka panjang
- Layar curved berpotensi lebih mahal jika harus diganti saat rusak, perlu proteksi ekstra
- Brand dan ekosistem aplikasi/aksesori belum sekuat pemain besar di kelas mid-range
Buy if / Skip if
- Buy the Itel S26 Ultra if kamu mencari ponsel AMOLED murah dengan refresh rate 144Hz untuk pengalaman scrolling dan konten yang sangat mulus.
- Skip the Itel S26 Ultra if kamu tidak sabar menunggu baterai besar terisi dan lebih mengutamakan fast charging di atas 18W.
- Buy the Itel S26 Ultra if kamu butuh RAM 8GB dan memori 256GB lega untuk multitasking kasual, menyimpan foto, video, dan aplikasi tanpa sering bersih-bersih.
- Skip the Itel S26 Ultra if fokus utama kamu adalah gaming berat dengan fps stabil dan kamu lebih memilih chipset yang lebih kuat.
- Buy the Itel S26 Ultra if kamu ingin baterai 6.000 mAh yang sanggup dipakai seharian penuh di harga di bawah Rp3 juta.
- Skip the Itel S26 Ultra if kamu tidak suka layar lengkung karena khawatir soal durabilitas dan biaya penggantian layar.
- Buy the Itel S26 Ultra if kamu mencari layar 144Hz budget yang terasa mendekati ponsel kelas menengah dalam tampilan dan desain.
- Skip the Itel S26 Ultra if kamu lebih nyaman dengan brand besar yang punya ekosistem aksesori dan layanan purna jual lebih luas.







