Kemenangan yang Menegaskan Momentum Persib
Persib vs Isenmulang adalah laga Super League di Stadion Si Jalak Harupat yang dimenangi Maung Bandung 4-0, hasil yang sekaligus memperpanjang tren positif dan mengangkat mereka ke empat besar. Pada Minggu (1/11/2026) sore WIB, Persib menundukkan tim promosi asal Kalimantan Tengah itu tanpa balas di hadapan pendukungnya sendiri. Hasil Persib terbaru ini terasa lebih berarti daripada sekadar tambahan tiga poin: setelah meraih kemenangan atas Melbourne Victory di AFC Champions League Two dan Garudayaksa FC di liga, Persib kembali menunjukkan bahwa momentumnya terjaga. Kemenangan telak di kandang memberi pesan kuat kepada para pesaing, tetapi tantangan berikutnya adalah mengubah rentetan hasil baik menjadi konsistensi sepanjang kompetisi.

Gol Beruntun, Ancaman dari Banyak Arah
Persib memulai laga dengan inisiatif menyerang. Baru dua menit berjalan, Ragnar Oratmangoen menguji pertahanan Isenmulang lewat tembakan mendatar kaki kiri dari luar kotak penalti, meski upayanya masih diblok. Tekanan itu berbuah gol pada menit ke-14 ketika Peralta melepaskan tembakan keras dari luar kotak yang gagal dijangkau Lucas Frigeri. Namun, sorotan utama pesta gol ini adalah Menalo cetak gol dua kali, melengkapi dominasi tuan rumah dan mempertegas bahwa ancaman Persib tidak bertumpu pada satu pemain saja. Dwigol Menalo memberi bobot lebih pada kemenangan: ketika lawan harus mengantisipasi beberapa sumber serangan, lini belakang mereka semakin sulit menjaga keseimbangan. Skor akhir 4-0 pun mencerminkan efektivitas Persib, bukan sekadar penguasaan wilayah.
Naik ke Empat Besar, Persib Punya Modal Baru
Tambahan tiga poin mengantar Persib ke posisi keempat klasemen Super League dengan 16 poin dari delapan pertandingan. Jarak mereka dengan Persija Jakarta, pemuncak klasemen yang mengoleksi 18 poin, kini hanya dua angka. Ini membuat kemenangan atas Isenmulang punya dampak langsung dalam persaingan papan atas, bukan sekadar mempercantik catatan hasil. Persib meraih kemenangan tersebut tanpa pelatih kepala Igor Tolic, yang absen karena sanksi larangan mendampingi tim akibat akumulasi kartu kuning. Asisten pelatih Zlatko Runje mengambil alih arahan di pinggir lapangan, dan koordinasi tim tetap berjalan mulus. Ketidakhadiran Tolic bisa menjadi kendala, tetapi respons para pemain menunjukkan bahwa Persib mampu menjaga fokus. Kini, posisi empat menjadi modal sekaligus tuntutan: tren positif perlu dipertahankan agar jarak menuju puncak terus terpangkas.
Kesimpulan: Pesta Gol yang Harus Jadi Tolok Ukur
Kemenangan 4-0 atas Isenmulang merupakan hasil Persib terbaru yang memadukan ketajaman, kedalaman ancaman, dan dampak nyata di klasemen. Dwigol Menalo menjadi pusat cerita, sementara gol Peralta dan tekanan sejak awal memperlihatkan bahwa Persib mampu menciptakan peluang melalui lebih dari satu jalur. Naiknya Maung Bandung ke posisi keempat dengan 16 poin memberi alasan kuat bagi Bobotoh untuk optimistis, terlebih selisih dengan pemuncak hanya dua angka. Namun, satu kemenangan besar belum cukup untuk menjamin posisi itu bertahan. Persib perlu meneruskan disiplin dan efektivitas yang terlihat di Si Jalak Harupat. Jika mampu menjaga standar tersebut, pesta gol ini bisa menjadi pijakan penting dalam perburuan papan atas, bukan sekadar malam yang menyenangkan.






