Mix Fold 5: Definisi Baru Ponsel Lipat Premium Xiaomi
Xiaomi Mix Fold 5 adalah ponsel lipat premium generasi terbaru dari Xiaomi yang hadir dengan desain layar luar lebih lebar, menjalankan HyperOS 4 berbasis Android 17, memakai chip buatan sendiri XRING O3, kamera utama 200MP, serta baterai 6000 mAh, dan diposisikan sebagai penantang langsung flagship lipat seperti Samsung Galaxy Z Fold 8 di kelas atas. Bocoran foto dunia nyata yang beredar mengonfirmasi bahwa perangkat ini sudah berada di tahap akhir pengembangan dan bukan sekadar konsep di atas kertas. Jadi, pertanyaannya bukan lagi “apakah Mix Fold 5 hadir”, melainkan “seberapa agresif Xiaomi ingin mengguncang pasar ponsel lipat premium dengan perangkat ini”.
Kunci utamanya: Xiaomi tidak lagi puas menjadi alternatif murah. Melalui Mix Fold 5, perusahaan tampak sengaja mengincar mahkota ponsel lipat premium dengan pendekatan “overkill” spesifikasi. Layar lipat fleksibel sekitar 7,5–7,6 inci, kamera 200MP, dan baterai 6000 mAh menempatkan perangkat ini langsung di garis tembak Galaxy Z Fold 8, yang selama ini nyaman menjadi standar de facto di segmen foldable kelas atas. Jika bocoran ini akurat, Mix Fold 5 berpotensi mengubah ekspektasi pengguna terhadap apa yang seharusnya ditawarkan sebuah ponsel lipat flagship.

Desain Lebih Lebar dan HyperOS 4: Kenyamanan, Bukan Sekadar Gimmick
Bocoran foto menunjukkan Xiaomi mengubah filosofi desain seri Fold dengan bodi lebih ringkas namun rasio layar luar lebih lebar. Ini keputusan berani sekaligus strategis. Pengguna foldable selama ini sering mengeluh soal layar cover yang terlalu sempit, yang membuat mengetik, chatting, dan membaca terasa canggung. Dengan rasio lebih lapang, Mix Fold 5 mencoba menyelesaikan keluhan paling nyata ponsel lipat: usability sehari-hari. Perubahan itu diharapkan membuat pengalaman mengetik, membaca, hingga menjalankan aplikasi jadi lebih nyaman, bukan hanya saat layar dalam dibuka.
Di sisi software, Mix Fold 5 kabarnya menjadi perangkat pertama Xiaomi yang menjalankan HyperOS 4 berbasis Android 17. Kombinasi sistem operasi terbaru dan chip XRING O3 memberi ruang optimasi antarmuka lipat, multitasking, hingga integrasi AI yang lebih kuat ketimbang sekadar memakai skin di atas Android generik. Tangkapan layar yang beredar menunjukkan HyperOS 4.0 sudah berjalan di unit berkode nama “lhasa”, yang selama ini dikaitkan dengan Mix Fold 5. Ini mengirim pesan jelas: Xiaomi ingin pengalaman software-nya terasa sekelas, atau bahkan lebih matang, daripada ponsel lipat premium yang selama ini mendominasi.

Kamera 200MP dan Baterai 6000 mAh: Senjata Melawan Galaxy Z Fold 8
Pada sektor kamera, Xiaomi tetap menggandeng Leica dan menyematkan sensor utama 200MP dalam modul horizontal di belakang Mix Fold 5. Angka 200MP mungkin terdengar bombastis, tapi di kelas ponsel lipat premium, ini sekaligus menjadi pembeda yang mencolok. Sementara banyak foldable fokus pada desain ramping namun mengorbankan modul kamera, Xiaomi tampak mengambil arah sebaliknya: membawa standar kamera flagship candybar ke form factor lipat. Jika pemrosesan gambar HyperOS dan XRING O3 matang, Mix Fold 5 berpeluang menjadi salah satu ponsel lipat dengan kamera paling serius untuk foto dan video.
Namun senjata terbesarnya ada di baterai. Mix Fold 5 digosipkan memakai baterai 6000 mAh, lengkap dengan dukungan pengisian daya nirkabel. Untuk ponsel lipat dengan layar internal sekitar 7,6 inci, angka ini agresif, apalagi jika dibandingkan Galaxy Z Fold 8 yang hanya 4800 mAh. Seperti salah satu bocoran menegaskan, "dengan kapasitas sebesar itu, Xiaomi Mix Fold 5 berpotensi menawarkan daya tahan yang jauh lebih lama dibandingkan kompetitornya". Bagi pengguna yang sering merasa foldable cepat kehabisan daya saat memakai dua layar, ini bisa menjadi alasan utama melirik Xiaomi ketimbang tetap setia pada Fold 8.
XRING O3, Ketipisan, dan Posisi Mix Fold 5 di Puncak Foldable
Di balik layar, Mix Fold 5 dikabarkan mengandalkan chipset XRING O3, penerus XRING O1 berbasis 3 nm yang tahun lalu sudah menunjukkan performa tinggi dan efisiensi daya yang baik. Berbeda dari seri flagship Xiaomi yang mengandalkan Snapdragon, keputusan memakai chip buatan sendiri memberi dua keuntungan: kontrol penuh atas pemrosesan gambar dan AI, serta optimasi daya yang bisa disesuaikan dengan karakter baterai 6000 mAh dan dua layar besar. Ini menjadikan Mix Fold 5 bukan sekadar ponsel lipat premium lain; ia bisa menjadi etalase kemampuan ekosistem chip–software Xiaomi.
Bocoran juga menyebut kehadiran teknologi seamless crease yang meminimalkan bekas lipatan, sertifikasi tahan air, sensor sidik jari di sisi bodi, dan ketebalan yang ditingkatkan agar lebih tipis sekaligus tetap kokoh. Di atas kertas, paket ini jelas diarahkan untuk menantang Galaxy Z Fold 8 yang baru saja hadir dengan bodi lebih pendek dan bobot 201 gram. Xiaomi tampak memilih formula berbeda: bukan teringan, tapi paling lengkap. Jika eksekusinya rapi, Mix Fold 5 bisa menggeser persepsi bahwa ponsel lipat premium harus kompromi pada baterai, kamera, atau performa demi mengejar bentuk yang ultra-ramping.
Harga, Waktu Rilis, dan Apakah Layak Ditunggu?
Sertifikasi perangkat lipat Xiaomi bernomor model 2608BPX34C di database CMIIT menguatkan bahwa Mix Fold 5 sudah mendekati garis finis. Perangkat ini juga disebut telah mengantongi sertifikasi di China, bahkan lebih dulu dari seri Xiaomi 18. Sejumlah laporan memperkirakan peluncuran pada Agustus, dengan debut diperkirakan antara Agustus hingga September di pasar awal. Hingga kini, Xiaomi belum mengumumkan tanggal rilis maupun spesifikasi final, tetapi ritme bocorannya menunjukkan pola yang sama seperti menjelang peluncuran flagship Xiaomi sebelumnya.
Soal harga, bocoran menyebut angka sekitar 10.000 yuan, atau kira-kira Rp22,6 juta. Ini menempatkan Mix Fold 5 tepat di jantung segmen ponsel lipat premium, bukan opsi murah. Namun melihat kombinasi baterai 6000 mAh, kamera 200MP, XRING O3, dan HyperOS 4, strategi Xiaomi jelas: menawarkan lebih banyak hardware di harga yang menyerang kenyamanan kompetitor. Kesimpulannya, bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai, kamera serius, dan layar cover yang nyaman dipakai sepanjang hari, Xiaomi Mix Fold 5 pantas ditunggu. Galaxy Z Fold 8 mungkin tetap unggul di reputasi dan ekosistem, tapi di atas kertas, Mix Fold 5 adalah penantang paling agresif yang muncul dalam generasi ponsel lipat terakhir.
