Perpanjangan Pendaftaran: Sinyal Serius Dukungan ke Startup Muda
Pertamuda Seed and Scale adalah program entrepreneur muda yang menggabungkan kompetisi, workshop, mentoring, networking, dan akses peluang pendanaan untuk membantu mahasiswa mengubah ide menjadi solusi bisnis yang bernilai dan berdampak luas, sekaligus memperkuat ekosistem pendanaan startup Indonesia melalui dukungan investor dan alumni yang aktif terlibat dalam pengembangan kapasitas peserta. Perpanjangan pendaftaran startup 2026 hingga 27 September oleh Pertamina bukan sekadar penyesuaian jadwal; ini adalah pesan tegas bahwa talenta muda masih memiliki ruang masuk ke arena. Ketika banyak kompetisi menutup pintu saat tenggat awal, keputusan ini membuka babak tambahan bagi mereka yang baru menyadari potensi ide atau terlambat menyiapkan materi. Justru di fase inilah teruji siapa yang sanggup merespons peluang dengan cepat. Bagi mahasiswa dan calon founder, tambahan waktu beberapa hari adalah margin tipis yang bisa menentukan apakah ide tetap menjadi wacana di grup chat, atau naik kelas menjadi kandidat startup yang dilirik investor.
Ruang Belajar dan Kapasitas Bisnis: Nilai Utama yang Kerap Diabaikan
Banyak mahasiswa menganggap program seperti Pertamuda Seed and Scale hanya soal menang kompetisi dan meraih pendanaan startup Indonesia. Padahal, “hadiah” paling strategis justru ada di proses belajarnya. Pertamina secara eksplisit menyebut bahwa perpanjangan registrasi ditujukan untuk memperluas akses dan kesempatan bagi mahasiswa mengembangkan gagasan inovatif sekaligus membangun kapasitas sebagai calon entrepreneur masa depan. Artinya, fokus program entrepreneur muda ini bukan mencari ide paling heboh, melainkan membentuk founder yang paham bisnis, bisa memvalidasi masalah, dan sanggup tumbuh bersama ekosistem. Melalui 8 Pertamuda Workshop Series (4 online, 4 hybrid dari berbagai kota), peserta dibekali perspektif mulai dari pengembangan ide, validasi, penyusunan proposal, sampai strategi pitching dan pertumbuhan bisnis. Jika kamu hanya datang demi kompetisi, kamu melewatkan sekolah lapangan gratis yang sebetulnya jauh lebih mahal nilainya daripada satu kali kemenangan.

Dari Kampus ke Investor: Mengapa Pendekatan Pertamuda Tepat Sasaran
Keputusan Pertamuda turun langsung ke kampus, seperti Universitas Mulawarman di Samarinda, menunjukkan strategi yang cerdas dan membumi. Workshop PWS 8 “What Investors Really Look For?” bukan sekadar seminar, tapi pembongkaran cara berpikir investor terhadap startup: ide menarik tidak ada artinya jika tidak menyelesaikan masalah nyata dan tidak punya potensi nilai jangka panjang. Di sesi itu, dosen dan praktisi menekankan bahwa founder harus jatuh cinta pada masalah, bukan pada ide, serta membuktikan dari langkah terkecil sebelum bermimpi besar. Kehadiran alumnus TOP 3 Pertamuda 2022 sebagai pembicara juga menjadi sinyal penting: program ini bukan menara gading, melainkan jalur yang sudah terbukti melahirkan pelaku usaha nyata. Dengan kombinasi sosialisasi kampus, materi yang jujur soal ekspektasi investor, dan akses jaringan, Pertamuda Seed and Scale memotong jarak psikologis antara mahasiswa dan dunia pendanaan startup Indonesia yang selama ini terasa jauh dan “eksklusif”.
Kategori Early Stage dan Energy Founder: Filter Bagi Ide yang Serius
Pertamuda Seed and Scale tidak membuka pendaftaran startup 2026 secara serampangan. Dua kategori utama—Early Stage Startup dan Energy Founder (Energy Future dan Energy Optimization)—adalah filter agar ide yang masuk punya relevansi dan potensi pengembangan. Di sisi lain, ini juga tes awal: apakah founder mampu memetakan posisinya dan memilih kategori yang tepat. Menariknya, program ini terbuka untuk mahasiswa yang menempuh pendidikan di dalam maupun luar negeri, selama mereka mendaftar via laman resmi. Menurut VP Corporate Communication Muhammad Baron, langkah perpanjangan dan pembukaan kategori ini adalah bagian dari komitmen mendorong lahirnya inovasi yang berdampak nyata dan mendukung transformasi sektor energi. Kutipan ini penting karena menunjukkan orientasi jangka panjang: Pertamuda bukan lomba tahunan yang putus di malam final, tetapi bagian dari strategi korporasi mendukung ekosistem startup dan solusi bisnis muda yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Peluang Terakhir: Apa yang Harus Dilakukan Founder Muda Sekarang?
Dengan perpanjangan pendaftaran hingga 27 September, mahasiswa yang belum submit proposal tidak sedang diberi kelonggaran untuk menunda lagi; mereka sedang diberi kesempatan terakhir untuk bersikap serius. Pertamuda Seed and Scale 2026 menawarkan dana pembinaan, mentoring, networking, akses peluang pendanaan, kolaborasi, hingga global ecosystem exposure dan Overseas Benchmark bagi peserta terbaik. Jika kamu menunggu momentum “sempurna”, kamu akan kalah dari tim yang memilih berangkat dengan versi terbaik yang mereka punya saat ini. Langkah praktisnya jelas: perjelas masalah yang ingin diselesaikan, susun narasi solusi yang konkret, siapkan deck pitching, dan manfaatkan materi PWS yang sudah tersedia sebagai panduan. Di titik ini, perbedaan antara penonton dan pemain hanya satu: keberanian mengisi formulir registrasi dan mengirimkan ide ke www.pertamuda.id sebelum seluruh tahapan Open Call ditutup. Setelah tenggat lewat, yang tersisa hanyalah penyesalan melihat teman satu angkatan melaju bersama investor sementara kamu tetap di bangku teori.






