Gambaran Umum: Dua Flagship POCO dengan DNA Extreme Performance
POCO F9 Ultra dan POCO F9 Pro adalah dua ponsel flagship POCO F Series dengan DNA Extreme Performance dan Extreme Value yang dibedakan terutama oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 penuh pada F9 Ultra dan varian Snapdragon 8 Elite Gen 5V pada F9 Pro, disertai perbedaan ukuran layar, kapasitas baterai, sistem audio, dan konfigurasi kamera telefoto yang membuat keduanya menyasar profil pengguna yang berbeda meski sama-sama menargetkan pengalaman gaming dan multitasking kelas atas.
Secara garis besar, F9 Ultra adalah opsi “segala-galanya dimaksimalkan”: layar lebih besar, baterai jauh lebih besar, RAM lebih lega, dan GPU lebih lengkap. Sebaliknya, F9 Pro menawarkan performa flagship yang lebih berkonsisten dengan harga lebih rendah dan bodi lebih ringkas. Jadi, keputusan utama bukan soal mana yang kuat, melainkan karakter performa: Anda mau puncak tertinggi atau kestabilan dan nilai beli yang lebih manis?
| Spec | POCO F9 Ultra | POCO F9 Pro |
|---|---|---|
| Chipset utama | Snapdragon 8 Elite Gen 5 | Snapdragon 8 Elite Gen 5V |
| RAM + storage | 16GB + 512GB | 12GB + 512GB |
| Ukuran layar | 6,9" HyperRGB AMOLED 185Hz | 6,59" HyperRGB AMOLED 185Hz |
| Kamera utama | 200MP Ultra-Clear + OIS | 200MP Ultra-Clear + OIS |
| Telefoto | Periskop 5x, 10x lossless, 20x AI Ultra Zoom | Floating 50MP 2,5x, fokus hingga 10 cm |
| Baterai | 8.050mAh silicon-carbon | 6.330mAh |
| Wired / wireless charging | 100W kabel, 50W nirkabel + reverse 27W/22,5W | 100W kabel, 50W nirkabel + reverse 27W/22,5W |
| Audio | Stereo 2.1-channel dengan subwoofer fisik, kolaborasi BOSE | Stereo dual symmetrical dengan desain Sealed Cavity BOSE |
| Skor AnTuTu | 4.165.108 (tertinggi di sejarah POCO) | Tidak disebut, chipset 8 Elite Gen 5V |
| Harga SRP | Rp13.999.000 (16GB+512GB) | Rp12.499.000 (12GB+512GB) |

Performa Prosesor: CPU Sama Kencang, GPU dan Suhu yang Memisahkan
Perbedaan utama POCO F9 Ultra vs Pro terletak pada GPU dalam keluarga Snapdragon 8 Elite Gen 5. Varian penuh di F9 Ultra memakai GPU dengan tiga compute slices, sedangkan 8 Elite Gen 5V di F9 Pro punya dua compute slices, sehingga potensi performa grafis puncaknya lebih rendah. Di sisi CPU, keduanya setara: octa-core dengan kecepatan puncak 4,6GHz dan fabrikasi 3nm TSMC. Artinya, untuk tugas berat berbasis CPU—multitasking, editing, aplikasi produktivitas—performa processor ponsel ini berada di level flagship yang sama.
Yang menarik, hasil benchmark yang dikutip menunjukkan F9 Pro tidak kalah menggigit. Dalam Geekbench 6, F9 Pro sempat berada di posisi ketiga untuk performa CPU di antara perangkat yang diuji. Untuk pengujian GPU berkelanjutan, F9 Pro mencatat stabilitas sekitar 76–77 persen, sedangkan F9 Ultra berada di kisaran 69–70 persen, dengan F9 Ultra menyentuh suhu rata-rata 44–45°C dan puncak 52°C. Kutipan pentingnya: “kemampuan mempertahankan performa dalam beban panjang tidak selalu sama dengan performa puncak”. Jadi, F9 Ultra unggul di ledakan performa sesaat, sementara F9 Pro terasa lebih tenang dan konsisten dalam sesi gaming panjang.
Gaming dan Multitasking: 185Hz, VisionBoost, dan Bedanya di Praktik
Untuk gaming, kedua flagship ini membawa layar HyperRGB AMOLED dengan refresh rate hingga 185Hz serta touch response hingga 4.800Hz, 10-point touch sampling 480Hz, dan sensor gyro 200Hz. Keduanya juga memakai Dedicated VisionBoost D8 Chipset yang mengaktifkan fitur Smart Frame Rate dan AI Super Resolution, plus WildBoost Engine yang sanggup menjalankan lebih dari 20 game populer hingga 185 FPS secara native dan lima game lain via akselerasi frame. Di atas kertas, pengalaman visual dan respons kendali di F9 Ultra dan F9 Pro serupa untuk judul-judul kompetitif yang sensitif terhadap frame rate.
Dalam praktik, perbedaan GPU dan manajemen suhu membuat karakter gaming keduanya berbeda. F9 Ultra adalah pilihan Anda bila ingin mengejar setting grafis tertinggi, efek visual maksimum, dan skor benchmark puncak—skor AnTuTu 4.165.108 yang disebut sebagai tertinggi dalam sejarah POCO menegaskan ambisinya. Di sisi lain, hasil pengujian menunjukkan F9 Pro punya stabilitas performa GPU lebih baik dalam beban panjang, sehingga untuk sesi bermain lama tanpa throttling terasa agresif, F9 Pro lebih bersahabat. Multitasking berat sehari-hari, berkat CPU setara, tidak memberi jarak lebar; di sinilah harga dan faktor kenyamanan thermal jadi penentu.
Baterai, Kamera 200MP, Audio, dan Harga: Nilai Beli Nyata
Di luar prosesor, F9 Ultra menekan gas hampir di semua sektor. Baterai 8.050mAh berbasis silicon-carbon dengan kandungan silicon 16 persen diklaim mampu bertahan hingga dua hari pemakaian normal. F9 Pro membawa baterai 6.330mAh—masih besar, tetapi jelas kalah angka. Keduanya mendukung 100W wired HyperCharge, 50W wireless HyperCharge, plus reverse charging hingga 27W melalui kabel dan 22,5W nirkabel. Untuk kamera, sama-sama 200MP Ultra-Clear dengan OIS di kamera utama, tetapi F9 Ultra menang telefoto periskop 5x dengan 10x lossless zoom dan hingga 20x AI Ultra Zoom, sedangkan F9 Pro memakai telefoto floating 50MP 2,5x dengan keunggulan jarak fokus dekat 10 cm.
Di audio, F9 Ultra kembali tampil ekstrem dengan sistem fisik 2.1-channel hasil kolaborasi dengan BOSE: dual symmetrical 1115D master-grade stereo speakers plus ultra-large 1620 independent subwoofer. F9 Pro memakai dual symmetrical 1115F super-linear stereo speakers dengan desain Sealed Cavity dari BOSE—tetap kuat, tapi tanpa subwoofer fisik. Soal desain, F9 Ultra punya dynamic light interaktif di belakang, sedangkan F9 Pro tampil beda dengan varian Aurora Green berteknologi full-panel luminous yang bisa digambar menggunakan pointer laser biru-violet. Untuk harga, SRP F9 Ultra 16GB+512GB adalah Rp13.999.000, sementara F9 Pro 12GB+512GB Rp12.499.000, dengan periode harga Extreme Value yang sempat menurunkannya ke Rp12.499.000 vs Rp10.499.000 dan kemudian Rp13.699.000 vs Rp12.099.000.

Buy if / Skip if
- Buy the POCO F9 Ultra if Anda mengejar performa grafis maksimum, skor benchmark tertinggi, dan layar besar 6,9 inci untuk gaming serta konten multimedia.
- Skip the POCO F9 Ultra if Anda sensitif terhadap suhu perangkat saat bermain lama dan lebih mengutamakan kestabilan performa GPU jangka panjang daripada puncak sesaat.
- Buy the POCO F9 Pro if Anda ingin perbandingan flagship POCO dengan performa processor ponsel yang tetap kelas atas, kestabilan GPU lebih baik, bodi lebih ringkas, dan harga lebih ramah.
- Skip the POCO F9 Pro if Anda membutuhkan baterai dua hari yang sangat besar, audio 2.








