Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

SUV Listrik AWD dengan DNA Land Cruiser: bZ4X Touring Serius di Jalur Off-Road

SUV Listrik AWD dengan DNA Land Cruiser: bZ4X Touring Serius di Jalur Off-Road
Minat|Memilih dan Membeli Mobil

Definisi Baru SUV Listrik AWD: Bukan Hanya Senyap, tapi Juga Sangar di Tanah Merah

Toyota bZ4X Touring adalah SUV listrik AWD berbasis baterai yang menggabungkan sistem penggerak motor ganda, teknologi off-road warisan Land Cruiser, dan ground clearance tinggi untuk menghadapi medan tanah, pasir, lumpur, serta tanjakan dan turunan terjal, sekaligus tetap menawarkan karakter berkendara bebas emisi dan kabin senyap bagi pengemudi dan penumpang. Dari awal, mobil ini jelas tidak ditujukan hanya sebagai SUV listrik bergaya futuristik untuk mal dan perkantoran. Keputusan PT Toyota Astra Motor (TAM) mengajak jurnalis menguji New bZ4X Touring Battery EV langsung di medan off-road adalah pernyataan sikap: teknologi listrik mereka harus sanggup menggantikan peran SUV konvensional, bukan sekadar jadi pelengkap garasi. Di tengah keraguan bahwa mobil listrik kurang cocok untuk aktivitas luar ruang, bZ4X Touring tampil sebagai antitesis, memamerkan grip dan traksi di tanah merah ekstrem dengan keheningan yang justru membuat performanya terasa lebih berani.

Teknologi Land Cruiser di Tubuh SUV Listrik: AWD Pintar, Offroad Mode, dan Grip Control

Inti daya saing Toyota bZ4X Touring ada pada cara Toyota memindahkan logika Land Cruiser ke platform listrik. Sistem penggerak All Wheel Drive (AWD) memakai dua motor listrik di as roda depan dan belakang; masing‑masing menyuplai tenaga 167 kW dan torsi 268,6 Nm, dengan total output sistem 280 kW. Secara angka, ini bukan gimmick: tenaga tersebut disalurkan dengan sangat presisi, bukan sekadar besar di brosur. Fitur Offroad Capability Drive Mode diadaptasi dari Multi Terrain Select pada Land Cruiser, dengan dua pilihan utama SNOW/DIRT dan DEEP SNOW/MUD. Mode pertama menjaga traksi dan stabilitas di jalan licin atau tidak rata, sementara mode kedua sengaja mengizinkan sedikit selip agar ban tetap menggali traksi di lumpur dan pasir. Di atas itu, Grip Control—turunan dari fitur CRAWL Land Cruiser—mengatur akselerasi dan pengereman tiap roda pada lima level kecepatan 2, 4, 6, 8, dan 10 km/jam, membuat pengemudi bisa fokus mengendalikan arah tanpa panik bermain pedal. Inilah titik di mana teknologi off-road klasik bertemu karakter instan torsi motor listrik, dan hasilnya terasa sangat alami di jalur light off-road.

Ground Clearance 216 mm dan Dinamika Off-Road: Bukan Sekadar Angka di Brosur

Banyak SUV listrik mengklaim rupa gagah, tetapi runtuh di jalur tanah. bZ4X Touring berusaha membantah stereotip itu dengan pendekatan yang lebih serius. Ground clearance 216 mm memperkuat karakter SUV dan memberi ruang kerja yang memadai saat menghadapi gundukan, batu, dan cekungan. Dalam uji jalan di medan tanah merah ekstrem, SUV bertenaga setrum ini tampil lincah, tidak tampak seperti mobil listrik yang alergi kotor. Kabin senyap, dengan hanya suara desingan halus motor listrik saat mobil menerabas rintangan, justru membuat setiap gerakan kaki‑kaki lebih terasa oleh pengemudi. Angle of approach 17,3 derajat dan angle of departure 21,1 derajat membantu mobil melintasi tanjakan dan turunan tanpa rasa was‑was berlebih. Ketika roda terbenam di pasir, kombinasi AWD dan Grip Control menyalurkan tenaga ke roda lain sehingga mobil tetap bisa bergerak keluar hambatan. Start dari posisi ban terbenam pun dirancang sistematis: gunakan DEEP SNOW/MUD untuk menggerakkan mobil, lalu pindah ke SNOW/DIRT untuk menjaga stabilitas ketika mobil sudah kembali melaju. Pendekatan ini membuat bZ4X Touring terasa seperti SUV off-road sungguhan yang kebetulan bertenaga listrik, bukan sebaliknya.

Jarak Tempuh Hampir 500 km dan Pengisian Cepat: Rasional untuk Petualangan Jarak Jauh

Off-road tanpa daya jelajah masuk akal adalah resep frustrasi. Di sinilah baterai lithium‑ion 74,69 kWh bZ4X Touring mengambil peran penting, dengan klaim jarak tempuh sekitar 487 km per pengisian penuh, bergantung kondisi jalan dan gaya berkendara. Rentang 462–487 km yang disebut Toyota cukup untuk menjawab kekhawatiran mayoritas pengguna soal kecemasan jarak, khususnya yang ingin menjajal rute luar kota sekaligus aktivitas light adventure. Satu kutipan yang patut digarisbawahi: "Baterai 74,69 kWh menawarkan daya jelajah hingga 487 km dan mendukung fast charging DC 150 kW yang mengisi penuh dalam sekitar 28 menit." Waktu pengisian sekitar 28 menit dengan DC 150 kW membuat agenda jalan jauh lebih mudah direncanakan, terutama bila dikombinasikan dengan rute yang masih menyisakan segmen tanah dan gravel. Perpaduan teknologi penggerak listrik dan fitur pengendalian yang terinspirasi dari Land Cruiser menawarkan pendekatan berbeda terhadap kendaraan petualang berbasis listrik: minim suara, bebas emisi, namun tetap punya kemampuan mengendalikan medan sulit. Secara praktis, bZ4X Touring tidak hanya nyaman dipakai harian di kota, tetapi juga relevan sebagai SUV listrik AWD untuk petualangan luar ruang yang serius.

Respons Pasar dan Implikasinya: Konsumen Mulai Serius Melirik SUV Listrik Off-Road

Ketangguhan di lintasan tentu penting, tetapi sinyal paling menarik datang dari respons pasar. Mobil listrik Toyota bZ4X Touring mendapat sambutan hangat dari pecinta otomotif, dengan antusiasme yang dilaporkan melampaui ekspektasi awal pabrikan. Bansar Maduma, Marketing Director PT Toyota‑Astra Motor, menyebut bahwa Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) bZ4X Touring terus terkumpul, terutama dari ajang GIIAS 2026, meski data total masih direkap. Fakta bahwa Toyota tidak memasang target jualan khusus untuk varian Touring namun kemudian terkesan oleh respon pengunjung menunjukkan satu hal: pasar mulai menerima konsep SUV listrik AWD dengan teknologi off-road sebagai produk yang layak, bukan sekadar eksperimen. Secara strategis, kehadiran bZ4X Touring menjadi bukti komitmen Toyota memperluas ekosistem kendaraan listrik lewat pendekatan multi‑pathway dan menambah jajaran BEV di segmen premium. Jika SPK yang terkumpul di GIIAS berujung pada penjualan yang kuat, produsen lain tak punya alasan lagi untuk menunda masuk ke ceruk SUV listrik off-road. Kesimpulannya, bZ4X Touring menunjukkan bahwa masa depan petualangan tidak harus berasap: dengan AWD, Grip Control, dan jangkauan hampir 500 km, SUV listrik bisa menjadi teman serius di medan berat, bukan hanya poster di ruang pamer.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!