Capaian global yang memberi sinyal kuat
“ADDICTED” adalah single kedua dari album penuh pertama Jisoo yang akan datang, dirilis pada 30 Oktober 2026 dan langsung mendapat sambutan internasional. Puncak iTunes di 28 wilayah bukan sekadar angka promosi: capaian itu menunjukkan bahwa daya tarik Jisoo sebagai solois mampu menjangkau pendengar di berbagai pasar. Lagu ini menjadi keberhasilan terbaru dalam perjalanan solonya, sekaligus memperkuat perhatian publik menjelang aktivitas musik berikutnya. Bagi Jisoo, momentum seperti ini penting karena menempatkan karyanya di pusat percakapan global sebelum ia kembali ke panggung promosi Korea. Jisoo ADDICTED dengan demikian hadir bukan hanya sebagai rilisan baru, melainkan sebagai penanda bahwa karier solonya tetap bergerak dengan jangkauan internasional.
Peta tangga lagu melampaui iTunes
Kekuatan single terbaru Jisoo terlihat dari sebaran capaian di berbagai layanan. Selain menempati posisi pertama iTunes Top Songs di 28 wilayah, “ADDICTED” memuncaki Worldwide Songs Chart dan masuk tangga lagu Top Songs Apple Music di 15 wilayah. Lagu ini juga tercatat di Spotify Daily Top Songs Global. Di China, single tersebut berada di posisi teratas pada tiga tangga QQ Music: penjualan musik digital, lagu yang sedang naik, dan popularitas berbagi sosial. Rangkaian hasil ini memberi gambaran lebih meyakinkan daripada satu posisi puncak saja: lagu tersebut mendapat respons di sejumlah jenis layanan dan pasar. Bagi pengamat chart global Jisoo, keluasan sebaran ini merupakan ukuran penting dari momentum, meski tangga lagu yang berbeda tetap mencerminkan perilaku pendengar yang berbeda pula.
Kembali ke program musik setelah 21 bulan
Capaian daring itu hadir tepat sebelum Jisoo kembali ke program musik Korea. Pekan ini ia dijadwalkan tampil, dalam penampilan pertamanya di program musik setelah sekitar 21 bulan; sebelumnya ia menjalani promosi “AMORTAGE” pada Februari 2025. Jeda panjang tersebut membuat panggung ini lebih dari sekadar agenda promosi rutin. Ia menjadi kesempatan bagi Jisoo untuk membawa respons global “ADDICTED” ke hadapan penonton musik Korea dan memperlihatkan karya barunya secara langsung. Namun, capaian tangga lagu dan penampilan televisi mengukur hal yang berbeda: yang pertama menunjukkan jangkauan rilisan, sedangkan yang kedua memberi ruang bagi lagu untuk diperkenalkan melalui performa. Pertemuan keduanya membuat kembalinya Jisoo terasa tepat waktu, dengan perhatian publik yang sudah terbentuk.
Momentum perlu diteruskan
“ADDICTED” mengawali fase album penuh Jisoo dengan hasil internasional yang kuat, tetapi pencapaian awal bukan garis finis. Posisi tinggi di berbagai tangga lagu membuktikan bahwa rilisan ini menarik perhatian lintas pasar; penampilan program musik pekan ini akan menjadi langkah berikutnya untuk menjaga percakapan tetap terarah pada lagu dan proyek solonya. Nilai terbesar dari momentum ini terletak pada kesinambungan: keberhasilan digital memperoleh konteks baru saat dibawa ke panggung, sementara penampilan tersebut dapat menguatkan hubungan Jisoo dengan audiens Korea setelah jeda panjang. Kesimpulannya, “ADDICTED” sudah memberi Jisoo pijakan yang menjanjikan sebagai solois. Kini, kembalinya ia ke program musik menjadi ujian penting untuk mengubah sorotan global menjadi fase promosi yang berkelanjutan.






