Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Liverpool Siapkan Museum The Beatles dan Menara Yellow Submarine

Liverpool Siapkan Museum The Beatles dan Menara Yellow Submarine
Minat|Musik Rock

Pilihan baru bagi penggemar Beatles

Atraksi wisata Beatles di Liverpool adalah rangkaian tempat dan pengalaman yang menghubungkan pengunjung dengan sejarah band, kehidupan para personelnya, serta perkembangan musik kota asal mereka. Dua proyek baru yang direncanakan di pusat kota—museum The Beatles dan menara bertema Yellow Submarine—akan membuat perjalanan penggemar lebih beragam, bukan sekadar berhenti di lokasi-lokasi lama. Apple Corps mengumumkan pengembangan museum The Beatles Story yang dijadwalkan dibuka pada 2028. Bagi wisatawan yang sudah mengincar wisata Beatles Liverpool, kabar ini memberi alasan untuk merencanakan kunjungan dengan lebih leluasa. Namun, kedua atraksi tersebut masih merupakan rencana, sehingga tanggal pembukaan menara dan rincian operasionalnya perlu ditunggu. Nilai terbaiknya bukan hanya menambah jumlah tempat untuk berfoto, melainkan membuka peluang untuk memahami bagaimana kisah sebuah band tumbuh bersama kota yang membentuknya.

Museum baru, cerita yang lebih imersif

Museum The Beatles Story yang kini berada di kawasan dermaga direncanakan pindah ke bekas St John’s Market, bangunan seluas sekitar 9.290 meter persegi di seberang Stasiun Kereta Lime Street. Lokasi pusat kota ini berpotensi memudahkan wisatawan memasukkan museum ke dalam perjalanan tanpa harus menjadikannya kunjungan terpisah. Pameran akan menelusuri kehidupan John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr, dari masa kecil di Liverpool setelah Perang Dunia II hingga masa mereka bermain musik di bar-bar Hamburg sebelum terkenal. Artefak asli akan dipadukan dengan teknologi imersif dan rekonstruksi tempat bersejarah, termasuk Cavern Club, Abbey Road Studios, serta Shea Stadium. CEO Apple Corps, Tom Greene, menyebut kota tempat kisah band bermula layak memiliki destinasi kelas dunia bagi penggemar. Rencana ini menjanjikan konteks yang lebih kaya daripada koleksi memorabilia semata, asalkan pengalaman sejarahnya tetap menjadi pusat perhatian.

Liverpool Siapkan Museum The Beatles dan Menara Yellow Submarine

Yellow Submarine dari ketinggian

Pelengkap museum yang paling mencolok adalah bekas menara pemancar radio St Johns Beacon setinggi 122 meter, yang direncanakan menjadi atraksi wisata bertema lagu dan film animasi Yellow Submarine. Berada dekat pusat kota, menara ini akan menawarkan pemandangan Liverpool sekaligus menghadirkan sisi visual dari warisan Beatles. Bagi penggemar, Yellow Submarine Liverpool bisa menjadi pengalaman yang berbeda dari kunjungan museum: satu mengajak menelusuri perjalanan band, sedangkan yang lain memberi sudut pandang atas kota tempat kisah mereka bermula. Detail tentang bentuk pengalaman, jadwal buka, dan tarif resmi belum tersedia. Harga atraksi Beatles dapat berbeda menurut pameran atau paket tur, jadi sebaiknya periksa kanal resmi pariwisata Liverpool sebelum berangkat. Menunggu informasi itu lebih bijak daripada menyusun rencana perjalanan berdasarkan asumsi, terutama jika kunjungan bergantung pada tanggal pembukaan.

Warisan musik harus lebih dari sekadar hiburan

Dua proyek ini memperluas pilihan wisata bertema Beatles, tetapi ukuran keberhasilannya semestinya bukan hanya jumlah pengunjung. Liverpool sudah menawarkan tempat seperti Penny Lane, Strawberry Field, Cavern Club, dan tur tematik yang membantu penggemar menelusuri jejak band. Museum baru dan menara dapat melengkapi rute itu, terlebih jika cerita lokal disampaikan dengan cermat. Pakar The Beatles dari University of Liverpool, Mike Jones, memperingatkan agar hubungan band dengan kota tidak dikemas semata-mata sebagai hiburan komersial. Peringatan tersebut penting: kekuatan Liverpool terletak pada hubungan nyata antara para musisi, tempat, dan komunitas yang membentuk perjalanan mereka. Museum juga direncanakan menyalurkan sebagian pendapatan tiket kepada badan amal yang mendukung seniman baru di Liverpool. Jika unsur sejarah dan manfaat bagi komunitas dijaga, kedua atraksi ini bisa memberi alasan baru untuk berkunjung sekaligus memperkaya wisata musik kota.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!