Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Cushion-mu Bukan Jelek, Mungkin Cara Pakainya yang Bikin Longsor

Cushion-mu Bukan Jelek, Mungkin Cara Pakainya yang Bikin Longsor
Minat|Makeup

Pernah nggak sih ganti cushion tiga kali dalam sebulan, semuanya dibilang tahan lama sama yang review, tapi di muka kamu semuanya longsor sebelum jam makan siang? Sebelum menyalahkan produknya, ada kemungkinan besar masalahnya bukan di formula, tapi di urutan tanganmu waktu mengaplikasikan. Cushion itu produk yang jujur: layer tipis yang ditempel benar akan duduk manis seharian, layer tebal yang digesek-gesek akan angkat berantakan begitu kena minyak dan keringat.

Sebelum Puff Menyentuh Wajah, Ada Dua Hal yang Sering Dilompati

Yang pertama: skin prep yang benar-benar sudah nyerap. Kulit yang masih basah atau lengket oleh pelembap dan sunscreen akan membuat cushion ikut terangkat saat di-tap, bukan menempel. Untuk kulit berminyak, langkah awalnya malah bukan menambah produk, tapi mengurangi: usap wajah dengan toner di kapas untuk mengangkat sisa minyak dan sel kulit mati yang menumpuk. Moisturizer boleh dilewati kalau kulitmu terasa cukup, tapi sunscreen jangan pernah, karena kulit tanpa lapisan pelindung justru lebih cepat membuat complexion oksidasi dan berubah kusam.

Pilih sunscreen yang tidak meninggalkan residu licin, lalu tunggu sampai benar-benar kering sebelum lanjut. Masa tunggu ini bukan basa-basi; mengaplikasikan cushion di atas sunscreen yang masih basah adalah resep paling pasti untuk makeup yang geser sejak menit pertama.

Yang kedua: jumlah produk di puff. Cushion model mesh seperti yang lagi ramai itu bisa mengeluarkan produk jauh lebih banyak dari dugaan kalau puff-nya ditekan keras-keras ke dalam. Jadi setelah mengambil produk, tap-tap dulu puff di area palet yang biasanya disediakan di dalam kompak, sampai kelebihan produknya pindah ke sana. Pegang puff dengan tiga jari di bagian tengah tali, bukan cuma di ujung, lalu tap juga bagian tengah puff-nya biar produknya merata di seluruh permukaan. Puff yang produknya belum diratakan akan menaruh layer tebal di satu titik dan tipis di titik lain, dan dari situlah tampilan dempul berasal.

Kompak cushion terbuka dengan produk foundation keluar cukup banyak di atas mesh, puff bertali putih dipegang di depannya

Tap, Bukan Gesek: Urutan Area yang Bikin Layer Tipis Tapi Rata

Cushion yang digesek ke wajah akan pecah di permukaan kulit dan bikin pori-pori makin kelihatan. Gerakannya selalu tap, dan satu area diselesaikan sampai rapi dulu sebelum pindah ke area lain. Mulai dari pipi, tepatnya bagian tengah pipi: bukan tengah wajah yang paling berminyak dan paling gampang longsor, bukan juga pinggiran wajah yang kalau ketebalan produk akan bikin muka kehilangan dimensi. Dari tengah pipi, blend ke arah dalam, lalu pakai sisa produk di puff untuk blend ke arah luar.

Jidat dikerjakan per bagian kecil, bukan disapu sekali jalan. Dan yang paling penting: bagian tengah wajah, smile line, pinggiran hidung, dan bawah mata jangan pernah jadi tempat pertama puff mendarat. Area-area ini banyak gerakannya dan cepat creasing kalau ketumpahan produk paling banyak di awal. Mereka cuma dapat jatah sisa, dan justru karena itu hasilnya nyatu.

Tangan dengan puff bertali pink di atas kompak cushion transparan berisi produk, posisi siap menempelkan produk dengan cara tap

Bawah Mata dan Hidung Dapat Jatah Terakhir, dan Paling Sedikit

Kulit bawah mata adalah yang paling tipis dan paling banyak garis halusnya, jadi layer-nya harus paling tipis, apalagi kalau kamu masih akan menimpa concealer di atasnya. Tunggu sampai pipi dan jidat rapi dulu, baru sisa produk di puff ditepuk sangat ringan ke bawah mata.

Hidung cerita tersendiri. Tekstur kulit hidung itu lebih licin dan lebih berminyak dibanding area lain, makanya dia yang pertama menyerah kalau makeup longsor, dan yang pertama bolong kalau kena keringat. Konsekuensinya: skin prep di hidung juga harus lebih sedikit, dan produk cushion untuk hidung adalah yang paling sedikit di seluruh wajah. Caranya bukan ditempel lalu digeser, tapi ditempel lalu dipijat kecil-kecil di tempat tanpa berpindah, pindah titik, pijat lagi, baru terakhir ditepuk halus. Untuk pori yang besar, gerakannya menempel sambil sedikit ditekan masuk biar produknya duduk di dalam pori, bukan menumpang di atasnya.

Pinggiran hidung dikerjakan dengan puff yang dilipat, diselipkan ke lekukan samping hidung, lalu ditarik pelan ke bawah tanpa mengambil produk baru. Layer yang dihasilkan super tipis tapi menutup, jadi nggak ada lagi cerita area samping hidung yang bolong kayak kumis setelah kena keringat. Prinsip yang sama berlaku untuk lapisan berikutnya: tipis itu bukan berarti coverage-nya hilang, karena cushion yang bagus bisa dibangun lapis demi lapis tanpa terasa berat.

Kompak cushion terbuka memperlihatkan mesh berpola sarang lebah, di sampingnya swatch tipis foundation di telapak tangan

Kunci dengan Bedak yang Lebih Tipis Lagi, Baru Nilai Produknya

Untuk mengunci, loose powder dipakai setipis mungkin, dan khusus hidung sebaiknya jangan pakai puff bawaan karena sudah pasti layer-nya ketebalan. Pakai brush yang bulunya jarang, ambil produk sampai ke dalam brush, lalu tepuk tanpa tenaga di atas hidung sampai bedaknya set. Kulit berminyak memang butuh bedak di zona yang paling gampang longsor seperti hidung dan jidat, tapi butuh dalam arti lapisan halus yang mengunci, bukan lapisan tebal yang menumpuk. Tes sederhananya: setelah cushion di-blend, tempelkan jari ke pipi. Kalau produknya sudah tidak terangkat ke jari, artinya base-nya sudah set dan siap dikunci.

Baru setelah semua langkah ini benar, produknya layak dinilai. Untuk kulit berminyak, pilih cushion yang punya sifat self-setting alias bisa mengunci sendiri di kulit dan punya kontrol minyak yang jelas, karena base yang tidak pernah set akan longsor seberapa pun bagusnya teknikmu. Salah satu contoh yang sering dipakai untuk teknik semacam ini adalah Hanasui Next Level Airy Velvet Cushion: isinya 15 g dengan SPF 50+ PA++++, hasil velvet matte dengan coverage medium sampai full, klaim tahan hingga 12 jam, plus teknologi blurring dan kandungan oil balance, apple fruit extract, serta sodium hyaluronate. Shade-nya ada enam, dari C10 Fair Pink sampai W42 Golden Sand, dan harganya terpantau Rp102.600 di Lazada dari harga awal Rp150.000.

Yang disukai

  • SPF 50+ PA++++ sudah termasuk di dalam cushion, jadi reapply complexion sekalian menambah perlindungan
  • Finish velvet matte dengan efek blurring pori, tidak flat seperti matte kering
  • Harga sekitar Rp102.600 untuk isi 15 g tergolong masuk akal untuk cushion ber-SPF tinggi

Yang perlu diingat

  • Mesh-nya bisa mengeluarkan produk cukup banyak kalau puff ditekan keras, jadi wajib tap kelebihan produk di palet dulu
  • Klaim non-comedogenic baru tercantum di listing penjual, bukan keterangan resmi yang terverifikasi
  • Klaim tahan 12 jam adalah klaim brand; ketahanan aslinya sangat tergantung jenis kulit dan teknik pakai
Kompak cushion pink Hanasui terbuka dilihat dari atas, puff bertali ditekan ke bagian mesh untuk mengambil produk

Kalau Semua Langkah Sudah Benar dan Masih Longsor, Baru Ganti Produk

Satu hal terakhir yang bikin banyak orang salah beli: mengganti cushion dan teknik sekaligus, jadi tidak pernah tahu yang mana sebenarnya yang bermasalah. Ubah satu variabel dulu. Pakai cushion yang sudah ada di rumah, tapi dengan urutan dan jumlah produk yang benar, lalu nilai setelah seharian penuh. Kalau dengan teknik yang rapi cushion-mu masih angkat dalam dua sampai tiga jam, baru saat itu formulanya memang tidak cocok dengan produksi minyak kulitmu, dan mencari cushion self-setting dengan oil control lebih kuat jadi langkah yang masuk akal.

Tapi pengalamanku membaca ratusan keluhan makeup longsor sejauh ini bilang hal yang sebaliknya: sebagian besar bukan produknya yang gagal, tapi layer-nya yang dari awal sudah terlalu tebal dan salah urutan. Cushion yang sama, di tangan yang sama, bisa berakhir sangat berbeda hanya karena puff-nya di-tap вместо digesek. Dan kabar baiknya, itu hal yang bisa diperbaiki hari ini juga tanpa keluar uang sepeser pun.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!