Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Cara Memadupadankan Batik dan Kebaya dengan Gaya Casual Kekinian

Cara Memadupadankan Batik dan Kebaya dengan Gaya Casual Kekinian
Minat|Busana Kasual

Batik dan Kebaya: Bukan Hanya untuk Kondangan

Cara memadupadankan batik dan kebaya dengan gaya casual kekinian adalah strategi berpakaian yang menggabungkan busana etnik dengan item modern seperti pakaian polos, jeans, atau aksesori kontemporer agar tampilan terasa santai, fresh, dan relevan untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari hangout hingga acara semi-formal. Kain etnik sering baru keluar lemari saat ada undangan resmi, padahal dengan padu padan yang tepat, batik bisa dipakai untuk aktivitas sehari-hari dengan gaya yang lebih santai. Fashion designer Rokhmi Fitria Ekowati menegaskan kain etnik dapat dikemas dengan gaya casual dan kontemporer tanpa menghilangkan karakter tradisionalnya. Artinya, masalahnya bukan pada batik atau kebaya, tetapi pada cara kita men-styling. Jika berani bereksperimen, busana etnik kekinian bukan sekadar tren, melainkan cara menonjolkan identitas dalam bahasa gaya yang modern dan mudah dipakai.

Cara Memakai Batik Casual: Polos, Motif, dan Jeans

Kunci cara memakai batik casual adalah menurunkan kesan formal lewat pasangan yang tepat. Salah satu cara paling mudah adalah memadukan atasan atau bawahan batik dengan pasangan polos, sehingga kain etnik tidak mendominasi seluruh tampilan dan terasa lebih santai. Rokhmi mengatakan, atasan atau bawahan batik dapat dipasangkan dengan atasan atau bawahan polos sebagai strategi aman untuk kebutuhan sehari-hari.

Untuk kamu yang lebih berani, padukan batik dengan motif lain seperti garis atau polkadot agar tampilan terasa modern dan kontemporer. Di sisi lain, pilihan paling klasik untuk tampilan kasual adalah padukan batik dengan jeans; Rokhmi menyebut jeans sebagai salah satu pakaian yang sangat cocok berpadu dengan kain etnik. Celana jeans straight, mom jeans, atau bahkan rok denim bisa langsung mengubah kesan batik dari "kondangan" menjadi busana etnik kekinian yang siap dipakai ke mall, kafe, atau nonton konser.

Styling Kebaya Modern: Dari Hangout hingga Kondangan

Kebaya top sekarang bukan lagi item yang hanya muncul saat lamaran atau kondangan; kini kebaya juga mudah dikombinasikan untuk gaya berpakaian sehari-hari, termasuk hangout, piknik di taman, hingga outfit konser. Intinya, styling kebaya modern bergantung pada bagaimana kamu menyeimbangkan siluet kebaya dengan bawahan dan aksesori.

BeauPicks bahkan merangkum empat kebaya top yang versatile dan cocok dipakai untuk beragam acara, dari hangout hingga kondangan. Salah satunya Sandhayu Casual Kebaya Kutubaru (Chiffon) yang hadir dalam berbagai motif dengan model kutubaru khas dan harga mulai dari Rp 175.000. Ada pula Elara Top dari Benari, atasan kebaya modern berbahan jacquard premium dengan tekstur bunga timbul yang memberi tampilan elegan, anggun, dan classy, namun tetap nyaman dipakai sepanjang hari; modelnya clean dan timeless, cocok sebagai kebaya kondangan, kebaya hangout, hingga kebaya untuk baju wisuda.

Cara Memadupadankan Batik dan Kebaya dengan Gaya Casual Kekinian

Contoh Mix-and-Match Kebaya Top yang Versatile

Jika ingin bermain layering, Seroja Vest Kebaya dari Assojar bisa jadi inspirasi. Desain vest dengan potongan kebaya dari material soft tulle dan soft organza premium ini punya detail renda penuh dan tali yang bisa disesuaikan bentuk badan, dengan harga mulai dari Rp 256.000. Dipakai di atas tank top polos dan jeans, tampilanmu langsung berubah jadi busana etnik kekinian yang ringan untuk hangout. Tinggal ganti bawahan dengan rok satin dan heels, look yang sama siap naik kelas untuk kondangan.

Untuk kamu yang suka gaya bersih dan minimalis, Larasati Kebaya dari Merona patut dilirik. Kebaya ini dibuat pre-order dengan bahan pure linen warna putih tulang, motif bordir manual, dan aksen kancing kait hidup; bahan tidak menerawang dan model kebaya modern. Dengan harga mulai dari Rp 942.500, Larasati bisa dipadu celana kulot untuk tampilan santai atau kain lilit untuk acara resmi. Contoh ini menunjukkan bahwa kebaya top yang tepat bisa berpindah fungsi dari hangout ke kondangan hanya dengan mengganti styling.

Tips Desainer: Menjaga Busana Etnik Tetap Casual dan Tidak Kaku

Menurut fashion designer sekaligus pemilik brand Kaenina, Rokhmi Fitria Ekowati, kain etnik dapat dikemas dengan gaya casual dan kontemporer tanpa menghilangkan karakter tradisionalnya. Kuncinya ada pada cara memadukan pakaian, motif, aksesori, dan warna agar busana tidak tampak seperti setelan resmi semata.

Pertama, mulai dari satu highlight etnik saja: atasan batik, rok batik, atau kebaya top. Selebihnya, biarkan item polos dan basic yang menetralkan. Kedua, manfaatkan jeans sebagai “penyeimbang” formalitas agar tampilan otomatis lebih santai. Ketiga, bila belum siap memakai batik sebagai item utama, munculkan unsur etnik lewat aksesori; Rokhmi memberi contoh obi batik pada pakaian polos atau bandana berbahan batik sebagai aksen. Strategi mix-and-match ini membuat busana etnik terasa fresh, tidak kaku, dan relevan untuk aktivitas sehari-hari—mulai dari kantor, kafe, hingga acara santai lain. Penutupnya sederhana: jangan takut bereksperimen, karena busana etnik kekinian lahir dari keberanian mencampur tradisi dengan gaya hidup hari ini.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!