Verdik Awal: Tablet Serius untuk Profesional Serius
iPad Pro M5 adalah tablet profesional desain yang memadukan chip Apple M5 berperforma tinggi, layar tandem OLED Ultra Retina XDR, dan penyimpanan hingga 2 TB untuk menangani beban kerja kreatif berat seperti editing video, pengolahan gambar, dan pemrosesan AI langsung di perangkat. Dari awal terlihat jelas: ini bukan tablet untuk pemakaian ringan, melainkan investasi mahal bagi kreator yang ingin menjadikan tablet sebagai mesin kerja utama. Dengan harga mulai sekitar Rp26,5 juta untuk model 11 inci 256 GB Wi-Fi dan mencapai Rp61,499 juta untuk varian 13 inci 2 TB nano-texture glass, iPad Pro M5 berada di kelas premium yang menuntut alasan kuat sebelum dibeli. Jika kebutuhan Anda sebatas konsumsi konten, perangkat ini berlebihan; tapi untuk desainer, editor, dan pekerja konten yang hidup dari layar, ia sangat menarik.
| Spesifikasi Utama iPad Pro M5 | 11 inci | 13 inci |
|---|---|---|
| Jenis layar tandem OLED tablet | Ultra Retina XDR tandem OLED | Ultra Retina XDR tandem OLED |
| Kapasitas penyimpanan | 256 GB – 2 TB | 256 GB – 2 TB |
| Memori terintegrasi | 12 GB (256/512 GB) | 16 GB (1/2 TB) |
| Performa chip M5 | CPU hingga 10-core, GPU 10-core, Neural Engine 16-core | CPU hingga 10-core, GPU 10-core, Neural Engine 16-core |
Performa Chip M5 dan Kemampuan AI: Siap untuk Workload Berat
Daya tarik utama iPad Pro M5 adalah performa chip M5 yang jelas dirancang untuk pekerjaan komputasi berat, pengolahan grafis, dan tugas berbasis kecerdasan buatan. Chip ini membawa CPU hingga 10-core, GPU 10-core dengan Neural Accelerators, serta Neural Engine 16-core, didukung bandwidth memori hingga 153 GB/s. Dalam praktik profesional, konfigurasi ini berarti timeline video dengan banyak layer, ilustrasi kompleks, dan render 3D seharusnya berjalan lebih mulus dibanding generasi sebelumnya. Model 256 GB dan 512 GB mendapat 12 GB memori terintegrasi, sementara varian 1 TB dan 2 TB naik ke 16 GB, yang lebih cocok sebagai mesin utama editing dan komputasi AI. Ditambah iPadOS 26 dengan multitasking dan dukungan Apple Intelligence, iPad Pro M5 terasa seperti laptop tipis yang kebetulan berbentuk tablet, bukan sekadar perangkat konsumsi konten.
Kelebihan
- Performa chip M5 sanggup menangani komputasi berat, pengolahan grafis, dan tugas AI profesional.
- Neural Engine 16-core dan Apple Intelligence mendukung pemrosesan AI langsung di perangkat untuk alur kerja kreatif modern.
- Memori hingga 16 GB dan bandwidth 153 GB/s memberi ruang lega untuk multitasking dan proyek besar.
Kekurangan
- Potensi performa tinggi akan terasa berlebihan bagi pengguna kasual yang tidak menjalankan aplikasi profesional berat.
- iPadOS 26, meski kuat untuk multitasking, tetap memiliki batas ekosistem aplikasi tablet dibanding workstation desktop.
- Konfigurasi memori berbeda per kapasitas penyimpanan bisa membingungkan pembeli yang tidak terbiasa membaca spesifikasi mendetail.
Layar Tandem OLED dan Penyimpanan: Dirancang untuk Konten Visual Besar
Untuk kreator visual, layar adalah alasan utama melirik iPad Pro M5. Tablet ini menggunakan Ultra Retina XDR berbasis tandem OLED, yang disiapkan untuk pekerjaan penyuntingan video, pembuatan konten, pengolahan gambar, dan rendering 3D. Layar tandem OLED tablet seperti ini tidak hanya memberi tampilan lebih kaya, tetapi juga konsisten untuk kerja kolor grading dan ilustrasi detail. Pilihan ukuran 11 inci mendukung mobilitas, sementara 13 inci menyediakan ruang kerja lapang untuk timeline panjang dan kanvas besar. Di sisi penyimpanan, rentang 256 GB hingga 2 TB sangat relevan bagi profesional yang rutin bekerja dengan footage 4K, file RAW, atau proyek 3D yang memakan tempat. Kombinasi layar dan storage besar menjadikan iPad Pro M5 nyaman sebagai pusat kerja visual, bukan hanya alat pendamping.
Harga, Baterai, dan Aksesori: Investasi Serius, Bukan Tablet Mainstream
Dari sisi harga, iPad Pro M5 jelas bermain di level investasi profesional. Laporan terbaru menyebut model 11 inci standard glass 256 GB Wi-Fi berada di kisaran Rp26,5 juta, sedangkan 13 inci 256 GB Wi-Fi sekitar Rp33 juta; konfigurasi kapasitas tinggi dapat melampaui Rp50 juta dan varian 13 inci 2 TB dengan nano-texture glass tercatat mencapai Rp61,499 juta. Untuk daya tahan, tablet ini diklaim mampu digunakan hingga 10 jam untuk menjelajah internet lewat Wi-Fi atau menonton video, dengan baterai 31,29 watt-jam di model 11 inci dan 38,99 watt-jam di 13 inci. Pengisian melalui USB-C dengan dukungan fast charging hingga 50 persen dalam sekitar 30 menit menggunakan adaptor 60 watt atau lebih. Dukungan Apple Pencil Pro, Thunderbolt/USB 4, dan ekosistem aksesori premium membuatnya sangat menarik untuk workflow profesional yang bergantung pada stylus dan konektivitas cepat.
Buy if / Skip if
- Buy the iPad Pro M5 if Anda adalah desainer, ilustrator, atau editor video yang butuh tablet profesional desain dengan layar tandem OLED dan performa chip M5 untuk proyek berat.
- Skip the iPad Pro M5 if kebutuhan Anda hanya streaming, browsing, dan catatan ringan karena spesifikasi dan harga puluhan juta rupiah akan berlebihan.
- Buy the iPad Pro M5 if Anda bekerja dengan file besar seperti footage 4K, RAW fotografi, atau project 3D dan membutuhkan penyimpanan hingga 2 TB di satu perangkat.
- Skip the iPad Pro M5 if Anda tidak memanfaatkan fitur AI, Apple Intelligence, atau aplikasi kreatif profesional; banyak tablet yang lebih murah sudah cukup untuk tugas umum.
- Buy the iPad Pro M5 if Anda ingin menjadikan tablet sebagai pengganti laptop ringan, memaksimalkan multitasking iPadOS 26 dan dukungan aksesori seperti Apple Pencil Pro serta Thunderbolt/USB 4.
- Skip the iPad Pro M5 if anggaran Anda terbatas dan Anda lebih mengutamakan nilai ekonomis daripada memiliki perangkat premium dengan spesifikasi maksimal.







