Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Renovasi Rumah Tasya Menelan Rp5 Miliar, Kakak Sindir Ahmad

Renovasi Rumah Tasya Menelan Rp5 Miliar, Kakak Sindir Ahmad
Minat|Panduan Renovasi

Biaya besar setelah rumah tangga berakhir

Renovasi rumah Tasya adalah perbaikan atas sejumlah masalah konstruksi di hunian mewahnya yang kini harus ia tanggung setelah bercerai, dengan kebutuhan biaya sekitar Rp5 miliar. Kasus ini memperlihatkan bagaimana urusan proyek rumah yang belum beres dapat terus membebani seseorang bahkan setelah hubungan pernikahan berakhir. Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf resmi bercerai pada 2025, tetapi persoalan rumah yang mereka rencanakan dan bangun bersama masih menyisakan pekerjaan. Rumah empat lantai itu memerlukan enam tahun proses pembangunan hingga rampung. Besarnya biaya perbaikan rumah membuat masalah ini lebih dari sekadar keluhan tentang retakan: ada beban finansial dan tanggung jawab proyek yang kini harus dibereskan Tasya. Namun, informasi yang tersedia tidak menetapkan kesimpulan hukum mengenai siapa yang bertanggung jawab atas setiap kekurangan bangunan.

Renovasi Rumah Tasya Menelan Rp5 Miliar, Kakak Sindir Ahmad

Retakan dan selisih yang ditemukan

Pemicu kemarahan Tasya adalah kondisi rumah mewah bermasalah yang ia tampilkan di media sosial, termasuk bagian bangunan yang tampak retak. Ia juga membagikan pemeriksaan sejumlah titik serta perbandingan ukuran di lapangan dengan angka dalam Rencana Anggaran Biaya. Dalam rekaman konsultasi, ditemukan selisih pada beberapa ukuran; misalnya, satu angka aktual disebut 7,39, sementara dokumen RAB mencantumkan 10. Temuan seperti ini memberi alasan bagi Tasya untuk mempertanyakan mutu pekerjaan, tetapi tidak dengan sendirinya membuktikan siapa yang menyebabkan kekurangan tersebut. Ahmad disebut pernah menjadi kontraktor sekaligus penanggung jawab atau pengawas proyek, sedangkan dugaan kelalaian tetap perlu dipahami sebagai dugaan, bukan putusan. Sikap hati-hati itu penting agar kemarahan yang wajar tidak berubah menjadi klaim yang melampaui bukti.

Kecewa, tetapi memilih tidak melapor

Tasya mengungkapkan kekecewaan karena merasa masih harus membereskan masalah yang tertinggal setelah perpisahan. Meski demikian, ia enggan melaporkan Ahmad ke polisi. Pilihan tersebut tidak menghapus besarnya beban yang ia hadapi, tetapi menunjukkan bahwa kekecewaan dan keputusan untuk menempuh jalur hukum adalah dua hal berbeda. Dalam unggahannya, Tasya menulis bahwa pernikahannya telah selesai, sementara persoalan yang tersisa masih ia tanggung. Nada itu menggarisbawahi inti sengketa: bukan hanya kondisi rumah, melainkan juga rasa bahwa pekerjaan dan tanggung jawab belum tuntas. Publik dapat memahami frustrasinya tanpa menganggap keputusan tidak melapor sebagai bukti bahwa masalahnya ringan atau sudah selesai. Yang dapat dipastikan dari informasi yang ada ialah Tasya memilih tidak membawa persoalan ini ke polisi, meski ia kecewa dan harus menyiapkan perbaikan besar.

Sindiran kakak menambah sorotan

Di tengah renovasi ulang, kakak Tasya, Selvi Salavia, ikut menyindir Ahmad melalui media sosial dengan membagikan potret proses perbaikan rumah adiknya. Respons keluarga itu memperlihatkan bahwa dampak persoalan ini tidak berhenti pada pemilik rumah: orang terdekatnya turut menyuarakan dukungan sekaligus kekesalan. Namun, sindiran bukan pengganti pemeriksaan teknis atau pembuktian tanggung jawab. Itu sebabnya, pembacaan yang paling adil tetap membedakan antara temuan kerusakan yang dibagikan Tasya, dugaan tentang penyebabnya, dan keputusan pribadinya untuk tidak melapor. Renovasi rumah Tasya kini menjadi gambaran pahit tentang urusan bersama yang tetap menyisakan beban setelah perceraian. Biaya perbaikan sekitar Rp5 miliar dan respons kakaknya membuat perkara ini mendapat perhatian, tetapi kesimpulan akhirnya tetap harus berpijak pada fakta yang dapat diverifikasi.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!