Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Emas dan Nikel Mengangkat Laba ANTAM

Emas dan Nikel Mengangkat Laba ANTAM
Minat|Asia Tenggara

Laba naik seiring penguatan operasi

Kinerja keuangan tambang adalah gambaran kemampuan perusahaan pertambangan menghasilkan laba, mengelola arus kas, dan mengembangkan aset melalui penjualan komoditas serta efisiensi operasional yang menopang usaha dalam jangka panjang. Pada tolok ukur itu, ANTAM mencatat hasil kuat selama Januari–September 2026: laba bersih mencapai Rp9,66 triliun, naik 46 persen dari Rp6,61 triliun setahun sebelumnya. Angka laba ANTAM 2026 ini disertai EBITDA Rp13,48 triliun, tumbuh 45 persen dari Rp9,33 triliun. Perusahaan juga membukukan laba kotor Rp15,56 triliun dan laba usaha Rp12,05 triliun. Kenaikan laba dan EBITDA yang berjalan beriringan memberi sinyal bahwa pertumbuhan tak hanya bertumpu pada penjualan, tetapi juga pada kemampuan menjaga operasi. Direktur Utama Untung Budiharto menyebut optimalisasi operasional, strategi komersial, dan pengembangan portofolio sebagai upaya memperkuat fundamental bisnis.

Emas menjadi jangkar, nikel mempercepat laju

Penjualan bersih ANTAM mencapai Rp88,48 triliun, naik 23 persen dari Rp72,03 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Emas menjadi sumber pendapatan terbesar: penjualan 25.217 kilogram menghasilkan Rp68,41 triliun, tumbuh 17 persen, dengan porsi 77 persen dari total penjualan. Besarnya kontribusi emas membuat komoditas ini menjadi penyangga utama pertumbuhan pendapatan pertambangan. Namun, cerita kinerjanya tidak berhenti di sana. Pendapatan feronikel dan bijih nikel naik 52 persen menjadi Rp16,98 triliun, sementara volume penjualan feronikel meningkat 71 persen menjadi 13.971 ton nikel dalam feronikel. Produksi bijih nikel mencapai 12,16 juta wmt dan penjualannya 10,73 juta wmt. Segmen bauksit dan alumina pun tumbuh 35 persen menjadi Rp2,64 triliun. Kombinasi penjualan emas dan nikel memperlihatkan manfaat portofolio yang lebih beragam: emas memberi skala, sedangkan nikel menambah dorongan pertumbuhan.

Ujian berikutnya: mengubah skala menjadi nilai jangka panjang

Kekuatan kinerja keuangan tambang ANTAM juga terlihat pada neraca dan kas. Per September 2026, aset mencapai Rp59,74 triliun, naik 24 persen; ekuitas Rp41,22 triliun, naik 17 persen; dan kas serta setara kas Rp10,54 triliun, naik 14 persen. Arus kas operasional tumbuh 26 persen menjadi Rp5,06 triliun. Pasar domestik menyumbang Rp83,86 triliun atau 95 persen dari penjualan bersih. Fondasi ini memberi ruang bagi perusahaan untuk melanjutkan proyek hilirisasi, termasuk ekosistem baterai kendaraan listrik di Halmahera Timur bersama konsorsium yang melibatkan Grup CATL dan Zhejiang Huayou Cobalt. Proyek SGAR Mempawah Fase 1, berkapasitas 1 juta ton alumina per tahun, ditujukan untuk memperkuat rantai pasok industri aluminium. Prospek jangka panjang akan bergantung pada pelaksanaan proyek dan kemampuan mempertahankan efisiensi. Lonjakan laba menjadi capaian penting, tetapi kesinambungan nilai tambah yang akan menentukan kekuatan pertumbuhan berikutnya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!