Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Car Free Night Belungguk Point Ramai, UMKM Minta Digelar Rutin

Car Free Night Belungguk Point Ramai, UMKM Minta Digelar Rutin
Minat|Makanan Kaki Lima

Keramaian yang terasa langsung di lapak

Car Free Night adalah kegiatan malam di ruang publik yang memberi warga kesempatan menikmati hiburan dan aktivitas bersama, sekaligus membuka ruang usaha bagi pedagang kecil. Di Belungguk Point, Kota Bengkulu, acara pada Sabtu malam, 24 Oktober, menjadi salah satu malam paling ramai bagi pedagang yang berjualan di kawasan itu. Pengunjung yang memadati lokasi membawa dampak nyata: penjualan pedagang meningkat dibandingkan hari biasa, sementara warga mendapat pilihan untuk menghabiskan akhir pekan di luar rumah. Ramainya suasana bukan sekadar ukuran sukses sebuah acara; bagi pedagang UMKM, jumlah pengunjung menentukan apakah stok yang dibawa akan terjual. Karena itu, keberhasilan malam tersebut patut dinilai bukan hanya dari keramaian, tetapi juga dari manfaat ekonomi yang dirasakan pelaku usaha.

Reni, pedagang asal Kelurahan Kebun Beler yang menjual es pisang hijau, ayam geprek, dan pentol mercon, menyebut malam itu sebagai salah satu yang paling ramai sejak ia berjualan di sana. Ia mengatakan penjualan meningkat hampir 100 persen sejak Belungguk Point hadir. Bahkan setelah membawa stok lebih banyak dari biasanya, sejumlah produknya habis sekitar pukul 19.00 WIB.

Car Free Night Belungguk Point Ramai, UMKM Minta Digelar Rutin

Alasan pedagang meminta acara mingguan

Harapan agar Car Free Night digelar setiap minggu bukan sekadar keinginan akan suasana ramai. Jadwal yang rutin dapat memberi pedagang kesempatan lebih teratur untuk menjangkau pelanggan dan merencanakan stok. Reni berharap acara yang melibatkan UMKM terus berlangsung setiap pekan agar pedagang memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan pendapatan. Andi, penjual sate usus dan sate pentol dari Kelurahan Sawah Lebar, juga mengatakan dagangannya lebih laku dibanding hari biasa dan hampir habis pada malam itu. Ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang, menurutnya, memberi ruang bagi pedagang kecil untuk mengembangkan usaha.

Sambutan serupa datang dari Satria, penjual jus di Belungguk Point, yang mengatakan dagangannya laris dan berharap acara diteruskan. Namun, agar manfaatnya bertahan, penyelenggara perlu menjaga akses dan kenyamanan kawasan serta memberi ruang yang tertata bagi pedagang. Keramaian sesekali memang membantu, tetapi konsistensi yang disertai pengelolaan baik akan lebih berarti bagi usaha kecil. Harapan agar acara hadir setiap pekan layak dipertimbangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi lokal.

Ruang publik yang bermanfaat bagi warga

Nilai Belungguk Point tidak berhenti pada transaksi. Warga juga memperoleh tempat untuk berkumpul, menikmati pertunjukan, dan mengisi akhir pekan dengan kegiatan yang lebih beragam. Adrian, pengunjung dari Kelurahan Kebun Kenanga yang telah tiga kali datang, menilai kawasan itu terang dan tertata, dengan kegiatan seni serta hiburan yang membuat malam minggu lebih menarik. Pengalaman semacam ini membantu menjelaskan mengapa pengunjung datang dan mengapa lapak pedagang ikut ramai: kegiatan publik yang menyenangkan dapat menghubungkan kebutuhan rekreasi warga dengan kesempatan usaha.

Car Free Night dan Car Free Day juga dipandang warga sebagai wadah kegiatan positif. Dalam kegiatan CFD, pengunjung dapat berolahraga, termasuk memanfaatkan fasilitas seperti bulu tangkis dan tenis meja, sementara komunitas lokal berharap agenda Minggu dapat berlangsung rutin dan diperluas agar lebih nyaman. Pandangan itu memperlihatkan bahwa program publik dapat melayani lebih dari satu tujuan: rekreasi, aktivitas sehat, dan pergerakan ekonomi UMKM. Agar manfaat tersebut tidak berhenti pada satu malam yang ramai, acara perlu berkelanjutan dan disertai upaya mengajak warga menjaga lingkungan serta tertib berlalu lintas.

Konsistensi akan menentukan dampaknya

Keramaian Car Free Night di Belungguk Point menunjukkan bahwa agenda publik yang menarik dapat mendatangkan pembeli sekaligus memberi warga pilihan kegiatan yang bermanfaat. Bagi pedagang UMKM, malam ketika stok cepat habis adalah bukti konkret bahwa acara semacam ini membuka peluang penjualan yang lebih baik. Bagi pengunjung, ruang yang terang, tertata, dan hidup dengan kegiatan seni maupun olahraga membuat waktu luang terasa lebih bermakna.

Karena itu, harapan agar Car Free Night dan Car Free Day digelar rutin patut ditindaklanjuti. Penyelenggaraan berkala, pengaturan area yang nyaman, dan keterlibatan warga dapat membantu menjaga keseimbangan antara keramaian dan kebutuhan pedagang. Kesimpulannya, keberhasilan Belungguk Point sebaiknya tidak diukur hanya dari banyaknya orang yang datang, melainkan dari manfaat yang terus dirasakan: kesempatan usaha bagi pedagang dan ruang positif bagi masyarakat.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!