Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Xiaomi Pad 9 Pro Max: Ambisi Tablet Flagship Bertenaga Xring O3

Xiaomi Pad 9 Pro Max: Ambisi Tablet Flagship Bertenaga Xring O3
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

Xiaomi Pad 9 Pro Max: Tablet Produktivitas yang Mengincar Kelas Pro

Xiaomi Pad 9 Pro Max adalah tablet flagship berlayar besar yang dirancang untuk menggabungkan performa tinggi, fitur AI, dan kemampuan multitugas tingkat profesional melalui chip Xring O3, HyperOS 4 versi stabil, serta ekosistem perangkat yang saling terhubung untuk menggantikan peran laptop ringan dalam pekerjaan dan hiburan sehari-hari.

Posisi tablet ini jelas: bukan sekadar layar gede untuk nonton, tetapi mesin kerja utama bagi kreator, pelajar, hingga pekerja kantoran yang butuh performa multi-core dan fitur produktivitas serius. Peluncurannya akan dibarengi dengan Xiaomi 18 Fold dalam sebuah acara pada 7 September pukul 19.00 waktu setempat di China, menjadikannya panggung besar untuk debut resmi prosesor AI internal pertama Xiaomi, XRING O3, sekaligus HyperOS 4 versi stabil. Ini adalah pernyataan ambisi: Xiaomi tidak lagi puas bergantung pada chip pihak ketiga untuk mengangkat kelas tablet Android, mereka ingin mengendalikan sendiri arah hardware dan software.

Xiaomi Pad 9 Pro Max: Ambisi Tablet Flagship Bertenaga Xring O3

Chip Xring O3 dan Geekbench: Menyerang di Kinerja Multi-core

Daya tarik utama Xiaomi Pad 9 Pro Max adalah chip Xring O3, prosesor flagship buatan sendiri yang langsung memicu perbandingan dengan kelas Snapdragon papan atas. Dalam pengujian Geekbench 6, tablet ini mencatat skor 3.471 poin untuk single-core dan 13.229 poin untuk multi-core, angka yang menempatkannya di jajaran terdepan perangkat Android modern. Skor single-core disebut sedikit di bawah Snapdragon 8 Elite Gen 5, tetapi multi-core diklaim unggul sekitar 15–20 persen, menunjukkan fokus Xring O3 pada beban kerja paralel berat.

Menariknya, ada dua lapis informasi soal Xring O3. Di satu sisi, daftar Geekbench menggambarkan CPU 10‑core dengan konfigurasi 2 inti hingga 4,36 GHz, 4 inti 3,69 GHz, dan 4 inti 3,15 GHz, dipadukan dengan RAM 16 GB dan Android 17 pada unit uji. Di sisi lain, Xiaomi menjelaskan XRING O3 sebagai SoC dengan CPU 20‑core, mesin AI 24‑core, dan NPU 14‑core yang sanggup mencapai 200 TOPS, lengkap dengan memori LPDDR6 terintegrasi 160 GB untuk skenario lintas perangkat. "Hasil Geekbench 6 ini menunjukkan potensi besar dari chip Xring O3," tulis salah satu laporan, menegaskan bahwa ini bukan eksperimen, melainkan upaya serius menantang dominasi chip yang selama ini memimpin pasar tablet premium.

Xiaomi Pad 9 Pro Max: Ambisi Tablet Flagship Bertenaga Xring O3

Spesifikasi Tablet Flagship: Layar Besar, RAM 16 GB, dan Port Serba Bisa

Sebagai tablet flagship, Xiaomi Pad 9 Pro Max dibekali spesifikasi yang jelas menargetkan produktivitas. Perangkat ini memakai layar berukuran besar dengan resolusi 3,4K yang dirancang untuk mendukung pekerjaan serius, mulai dari pengeditan dokumen hingga konsumsi konten detail tinggi. Di belakangnya, SoC XRING O3 menjadi dapur pacu, sementara konfigurasi yang muncul di Geekbench memperlihatkan RAM 16 GB dan Android 17, kombinasi yang lebih dekat ke laptop tipis dibanding tablet kasual.

Ada beberapa detail yang sengaja dibuat fungsional, bukan sekadar kosmetik. Port USB Type‑C misalnya, bukan hanya untuk isi daya dan transfer data, tetapi dapat mengubah Pad 9 Pro Max menjadi layar sekunder komputer, layar digital profesional, atau layar permainan. Tablet ini juga membawa satu kamera belakang, cukup untuk kebutuhan pemindaian dokumen atau panggilan video, tanpa berpretensi menggantikan kamera ponsel flagship. Di level seri, Xiaomi menyiapkan tiga model: Pad 9 dengan layar 11,2 inci, Pad 9 Pro 12,5 inci, dan Pad 9 Pro Max 13,3 inci, memperlihatkan strategi membagi segmen pengguna dari konsumsi konten hingga power user.

Xiaomi Pad 9 Pro Max: Ambisi Tablet Flagship Bertenaga Xring O3

HyperOS 4 dan Fitur AI: Tablet yang Serius untuk Multitasking

HyperOS 4 adalah bagian lain yang membuat Xiaomi Pad 9 Pro Max terasa lebih mirip komputer portabel daripada sekadar tablet besar. Sistem operasi ini debut versi stabilnya bersama Pad 9 Pro Max dan Xiaomi 18 Fold, menjadikan keduanya perangkat pertama yang menggabungkan XRING O3 dan HyperOS 4 dalam satu paket. Fokus HyperOS 4 di tablet layar besar sangat jelas: produktivitas dan AI. Pengguna bisa menjalankan hingga enam aplikasi sekaligus dalam mode layar terpisah, sesuatu yang secara praktis mengubah tablet ini menjadi kanvas multitugas yang sulit disaingi tablet Android lain.

Di atas kemampuan multitasking, HyperOS 4 menambah lapisan AI yang konkret. Ada plugin peramban profesional dengan fitur terjemahan halaman web dan tanya jawab berbasis AI, membantu riset dan konsumsi informasi lintas bahasa. Aplikasi Xiaomi Notes mendapat fitur penyortiran terstruktur sekali klik, memudahkan pengguna yang menumpuk catatan rapat, ide konten, hingga sketsa proyek. Semua ini terhubung ke strategi lebih besar Xiaomi: membangun ekosistem perangkat yang terintegrasi, di mana tablet, ponsel lipat, dan perangkat lain berbagi fondasi hardware dan software yang sama untuk pemrosesan AI dan produktivitas.

Xiaomi Pad 9 Pro Max: Ambisi Tablet Flagship Bertenaga Xring O3

Peluncuran 7 September dan Taruhan Xiaomi di Ekosistem AI

Peluncuran Xiaomi Pad 9 Pro Max pada 7 September pukul 19.00 waktu setempat bukan sekadar rilis tablet baru, tetapi titik penting strategi jangka panjang Xiaomi. Bersamaan dengan 18 Fold, perangkat ini menjadi bukti ambisi perusahaan membangun platform hardware AI sendiri, bukan lagi hanya memanfaatkan chip mitra. Kehadiran XRING O3 di kategori tablet dan ponsel lipat, lalu rencana memperkenalkan dua chip lain, D100 dan O100, pada September, menunjukkan upaya melebar ke lebih banyak jenis perangkat dan skenario pemakaian.

Bagi pengguna, dampak terdekat dari semua ini sederhana: jika klaim Geekbench dan janji HyperOS 4 terwujud konsisten di penggunaan nyata, Xiaomi Pad 9 Pro Max berpotensi menjadi salah satu tablet Android paling bertenaga untuk kerja dan hiburan. Pertanyaannya bukan lagi apakah tablet ini cukup kuat, tetapi apakah ekosistem aplikasinya, aksesori pendukung, dan ketersediaannya di luar pasar awal akan mengikuti ambisi hardware dan software yang sudah dipertaruhkan. Untuk saat ini, Xiaomi sudah mengirim pesan jelas: masa depan tablet Android premium tidak harus ditentukan oleh satu atau dua nama chip besar saja.

Xiaomi Pad 9 Pro Max: Ambisi Tablet Flagship Bertenaga Xring O3

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!