Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Panggung Futuristik dan Setlist Spektakuler Konser The Weeknd di Jakarta

Panggung Futuristik dan Setlist Spektakuler Konser The Weeknd di Jakarta
Minat|Penyanyi/Band Pop

Apa yang Membuat Konser The Weeknd di JIS Begitu Istimewa?

Konser The Weeknd Jakarta adalah pertunjukan tunggal bertajuk After Hours Til Dawn Tour di Jakarta International Stadium yang memadukan panggung futuristik bernuansa perkotaan masa depan, instalasi patung chrome raksasa, dan teknologi tata suara serta pencahayaan kelas dunia untuk menciptakan pengalaman imersif bagi puluhan ribu penonton di level konser internasional papan atas. Dari semua rekaman konser besar beberapa tahun terakhir, helatan ini layak disebut tolok ukur baru bagaimana sebuah tur stadion seharusnya digarap. Bukan sekadar daftar lagu hits, tetapi sebuah narasi visual yang rapi: dari kostum, arsitektur panggung, hingga alur penonton yang tertata. Keputusan menggelar dua hari konser Asia After Hours Til Dawn Tour di JIS menandai ambisi besar: menjadikan stadion ini rumah bagi konser kelas dunia yang aman, nyaman, dan efektif bagi publik yang haus hiburan skala besar.

Panggung Futuristik: Kota Distopia dan Patung Chrome Raksasa

Daya ledak konser ini datang pertama-tama dari desain panggung futuristik konser yang nyaris mencuri peran utama dari sang superstar. Arsitektur panggung dirancang menyerupai lanskap perkotaan masa depan yang distopis, lengkap dengan gedung-gedung menjulang dan garis-garis cahaya yang terasa seperti keluar dari film sci-fi. Di tengahnya berdiri patung raksasa berlapis chrome yang memantulkan setiap semburat laser dan sorot lampu, menjadikannya pusat perhatian visual yang mengikat mata sejak menit pertama. Sistem tata suara surround berdaya tinggi memberi kejelasan vokal yang presisi di seluruh penjuru stadion, sementara pencahayaan laser dan efek visual membungkus penonton dalam atmosfer megah seakan berada di kota lain di dimensi berbeda. Menurut laporan sumber, "panggung raksasa dirancang menyerupai replika lanskap perkotaan masa depan yang distopis"—kutipan yang merangkum ambisi estetika tur ini.

Panggung Futuristik dan Setlist Spektakuler Konser The Weeknd di Jakarta

Setlist After Hours Til Dawn: Dari "Baptized in Fear" ke Deretan Hits

Tidak ada panggung spektakuler yang berarti tanpa setlist yang dikurasi tajam, dan di sini After Hours Til Dawn Tour menunjukkan gigi. Abel Tesfaye muncul mengenakan topeng futuristik dan jubah panjang hitam-emas ikonik, lalu langsung membuka konser dengan "Baptized in Fear" yang meledak di tengah sorak penonton. Pilihan pembuka ini menegaskan bahwa tur Asia After Hours Til Dawn Tour bukan nostalgia semata, melainkan perayaan fase karier terbaru dengan pendekatan teatrikal yang matang. Walau daftar lengkap lagu tidak diurai satu per satu dalam sumber, atmosfer yang tergambar jelas: rangkaian lagu hits dari era After Hours Til Dawn disusun untuk membangun emosi, bukan sekadar memuaskan permintaan lagu populer. Di tengah tata panggung terbuka yang memberi sudut pandang optimal dari berbagai kategori kursi, setiap transisi lagu terasa seperti bab baru dalam sebuah cerita panjang tentang kota, kesepian, dan hedonisme modern.

Jakarta International Stadium: Logistik, Westgate, dan Pengalaman Penonton

Konser The Weeknd Jakarta juga menjadi ujian nyata bagi Jakarta International Stadium sebagai venue olahraga dan musik internasional—and hasilnya mengesankan. Penataan alur masuk yang terstruktur, mulai dari Westgate atau Pelataran Barat JIS, membuat pergerakan penonton mengalir santai namun tetap tertib ketika sore menjelang. Area Ram Barat dan security checkpoint dibuka lebih awal untuk verifikasi wristband, langkah teknis efektif yang mencegah penumpukan massa di garis depan pemeriksaan. Di luar stadion, geliat ekonomi kreatif terlihat jelas: stan UMKM yang menjual kipas show, merchandise ramah kantong, dan minuman dingin dipadati penonton. Ada pula layanan sewa powerbank seharga Rp60 ribu per hari dan jasa penitipan barang bagi yang membawa perlengkapan berlebih. Koordinasi antara pengelola stadion, aparat keamanan, dan moda transportasi publik seperti Transjakarta menunjukkan bahwa JIS sudah berada di level venue global yang bisa menangani konser besar dengan tenang.

Posisi Jakarta di Peta Tur Asia dan Makna Konser Ini

Dalam konteks tur, konser ini bukan sekadar satu tanggal di kalender. Jakarta tercatat sebagai kota kedua di Asia yang disinggahi The Weeknd setelah pembukaan di Tokyo pekan sebelumnya, lalu bersanding dengan Seoul, Singapura, dan Hong Kong sebagai kota metropolitan yang mendapat jatah dua hari pertunjukan. Fakta ini berbicara lantang tentang reputasi kota dan kesiapan Jakarta International Stadium sebagai venue serbaguna berkelas internasional yang mampu mengawal ajang olahraga, festival musik, sampai kegiatan budaya secara bersamaan. Bagi penonton, pengalaman konser The Weeknd Jakarta menggabungkan tiga hal yang jarang bersinergi sebaik ini: arsitektur panggung futuristik yang ambisius, produksi teknis kelas dunia, dan logistik penonton yang terasa dipikirkan dari awal sampai akhir. Kesimpulannya: jika promotor lain ingin membawa tur stadion berskala global, standar baru sudah ditetapkan di JIS oleh After Hours Til Dawn Tour—dan penonton tak akan mau kembali ke level di bawah ini.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!