Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Bloomscrolling: Mengganti Arus Berita Negatif dengan Konten Menenangkan

Bloomscrolling: Mengganti Arus Berita Negatif dengan Konten Menenangkan
Minat|Kesehatan Mental

Apa arti bloomscrolling?

Bloomscrolling adalah tindakan sadar mencari konten daring yang inspiratif, menenangkan, atau membahagiakan untuk mendukung kesehatan mental dan menciptakan pengalaman digital yang lebih seimbang. Gagasan ini menawarkan pilihan yang lebih baik daripada membiarkan linimasa menentukan suasana hati. Kita tetap boleh mengikuti berita, tetapi tidak perlu mengisi setiap jeda dengan kabar buruk yang membuat pikiran semakin sesak. Dengan sengaja memilih konten positif media sosial—seperti karya kreatif, alam, atau cerita yang menghangatkan—pengguna dapat memberi perhatian pada hal-hal yang membantu menenangkan diri. Bloomscrolling bukan berarti menyangkal masalah dunia atau berpura-pura semuanya baik-baik saja. Intinya adalah mengambil kembali kendali atas apa yang dilihat dan kapan berhenti. Sebagai jeda singkat, kebiasaan ini dapat membuat pengalaman menggulir terasa lebih terarah; setelah merasa lebih tenang, tutup aplikasi dan kembali menjalani aktivitas di dunia nyata.

Bloomscrolling: Mengganti Arus Berita Negatif dengan Konten Menenangkan

Mengapa doomscrolling sulit dihentikan?

Doomscrolling adalah kebiasaan terus-menerus mencari, membaca, atau menonton informasi negatif di media sosial dan internet. Meski berawal dari keinginan untuk mengetahui perkembangan terbaru, satu kabar buruk dapat mendorong kita mencari kabar berikutnya, lalu berikutnya lagi. Paparan berlebihan berpotensi meningkatkan kecemasan dan stres. Dampak doomscrolling juga dapat terasa di luar layar: pikiran dipenuhi kekhawatiran meski peristiwa itu tidak terjadi langsung pada diri kita, waktu tersita, produktivitas menurun, dan suasana hati maupun kegiatan sehari-hari terganggu. Karena itu, masalahnya bukan mengikuti berita, melainkan kehilangan kendali atas jumlah dan durasi paparan. Bloomscrolling berbeda karena pengguna secara aktif memilih materi yang memberi perasaan positif, bukan terus terseret ke konten yang memicu cemas. Perbedaan ini membuat pilihan kecil di linimasa penting, meski tidak menghapus kebutuhan untuk tetap mendapat informasi yang tepercaya.

Bloomscrolling: Mengganti Arus Berita Negatif dengan Konten Menenangkan

Langkah sederhana mengubah pola konsumsi

Cara berhenti doomscrolling bukan dengan menuntut diri agar tak pernah membuka media sosial, melainkan membuat penggunaan lebih sadar dan punya batas. Mulailah dengan menata linimasa: berhenti mengikuti akun yang memicu stres, lalu cari akun yang menawarkan informasi bermanfaat, kreativitas, atau ketenangan. Gunakan fitur “tidak tertarik” atau bisukan konten yang membuat Anda tertekan, dan matikan notifikasi yang tidak penting. Pilih sumber berita tepercaya dan tentukan waktu untuk memeriksa kabar, alih-alih membuka aplikasi setiap kali muncul dorongan. Batasi waktu layar, lalu alihkan perhatian ke kegiatan lain, seperti membaca buku, berjalan santai, mengerjakan hobi, atau berbincang dengan orang terdekat. Bloomscrolling sebaiknya menjadi jeda singkat, bukan alasan untuk terus menggulir dengan dalih kontennya positif. Saat suasana hati membaik, letakkan ponsel dan nikmati interaksi di luar layar.

  1. Periksa perasaan setelah membuka media sosial; kenali akun atau jenis konten yang membuat cemas.
  2. Rapikan linimasa dengan berhenti mengikuti, membisukan, atau menandai konten yang tidak ingin dilihat.
  3. Pilih beberapa akun yang memberi inspirasi atau ketenangan, tanpa menganggap semua unggahannya sebagai gambaran utuh kehidupan.
  4. Tentukan batas waktu dan tujuan sebelum membuka aplikasi, lalu berhenti ketika tujuan tercapai.
  5. Ganti kebiasaan menggulir dengan aktivitas luar layar jika perhatian mulai tersita.
Bloomscrolling: Mengganti Arus Berita Negatif dengan Konten Menenangkan

Konten menenangkan bukan pengganti pertolongan

Bloomscrolling dapat membantu menciptakan keseimbangan digital, tetapi jangan menjadikannya obat untuk setiap masalah emosional. Konten menyenangkan bisa memberi jeda dari arus berita yang berat; ia tidak menyelesaikan sumber kecemasan, menggantikan dukungan orang terdekat, ataupun menjadi pengganti bantuan profesional. Menghindari semua berita juga bukan tujuan: lebih sehat memilih sumber yang dapat dipercaya, memenuhi kebutuhan informasi, lalu berhenti ketika mulai kewalahan. Perhatikan pula dampaknya pada tidur, pekerjaan, belajar, dan hubungan dengan orang lain. Jika rasa cemas atau gangguan tidur terus berlanjut, berbicaralah dengan orang dewasa tepercaya atau tenaga kesehatan profesional. Kesimpulannya, bloomscrolling paling berguna sebagai kebiasaan kecil untuk mengarahkan perhatian, bukan sebagai pelarian tanpa batas. Atur linimasa, batasi durasi, dan pilih kapan kembali ke dunia nyata. Kendali atas pola konsumsi konten—bukan sekadar konten yang tampak ceria—yang membuat penggunaan media sosial lebih sehat.

Bloomscrolling: Mengganti Arus Berita Negatif dengan Konten Menenangkan

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!