Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Beralih dari iPhone 17 Pro Max ke iPhone Duo: Apa yang Berubah?

Beralih dari iPhone 17 Pro Max ke iPhone Duo: Apa yang Berubah?
Minat|Menguasai Ponsel Anda

Layar lipat mengubah cara memakai iPhone

iPhone Duo adalah ponsel lipat Apple dengan layar luar untuk penggunaan cepat dan layar utama yang lebih besar untuk membaca, menonton, serta menjalankan dua aplikasi bersamaan. Sebagai perangkat premium yang mulai dijual seharga Rp 45.678.910, iPhone Duo paling menarik bagi pengguna yang akan rutin memanfaatkan layar dalamnya; bagi yang mengutamakan kemudahan iPhone konvensional, iPhone 17 Pro Max masih lebih praktis. Dalam review iPhone Duo ini, perubahan terasa sejak perangkat digenggam: saat tertutup, bentuknya pendek dan lebar seperti paspor, bukan memanjang seperti Pro Max. Layar luar 5,38 inci nyaman untuk mengecek pesan, tetapi terasa sempit untuk mengetik panjang. Dibuka, layar 7,58 inci memberi ruang lebih lapang. Rangka titanium Grade 5 terasa premium, tetapi bobot 254 gram tetap terasa saat digunakan satu tangan. Bodinya setebal 5,2 mm saat terbuka dan 11,3 mm ketika dilipat. Touch ID di tombol samping juga menuntut adaptasi setelah terbiasa dengan Face ID.

Manfaat iPhone Duo layar lipat paling jelas saat membaca dan menonton. Ketika sedikit ditekuk, halaman di Books tampak seperti buku terbuka; lapisan nano-texture pada layar dalam membantu mengurangi pantulan. Belum semua aplikasi e-book yang dicoba sudah dioptimalkan, sehingga pengalaman itu bergantung pada dukungan aplikasi. Untuk Netflix, perangkat dapat diletakkan setengah terbuka sebagai penyangga, tanpa perlu memegang ponsel atau mencari stand. Layar penuh lebih lega, tetapi video lebar tetap menyisakan bidang hitam. Kamera juga dapat digunakan dengan perangkat setengah terbuka untuk foto bersama atau merekam video tanpa tripod. Meski praktis, lipatan masih terlihat dari sudut tertentu dan bobotnya membuat pemakaian satu tangan lama kurang nyaman. Perubahan desain ikut terasa pada tombol volume yang berada di bagian atas. Apple menyediakan iPhone Duo Case serta Case Folio with Kickstand, tetapi casing tambahan berarti pengguna perlu memilih aksesori sesuai cara perangkat akan dipakai.

Multitasking membantu, tetapi belum sebebas tablet

Multitasking iPhone terasa lebih berguna di Duo daripada di iPhone 17 Pro Max karena layar dapat menampilkan dua aplikasi sekaligus, dalam orientasi lanskap maupun potret. Saat menonton Netflix, YouTube, atau Apple TV, saya bisa membiarkan video di bagian atas dan memakai bagian bawah untuk membaca atau membuka aplikasi lain, tanpa bolak-balik berpindah. Split View juga memudahkan membuka Safari sambil mencatat di Notes, sedangkan pada Instagram konten dan komentar dapat tampil berdampingan. Saat mengetik dengan layar sedikit tertekuk, papan ketik terbagi ke sisi kanan dan kiri, menyerupai posisi tangan saat membuka buku. Namun, batas dua aplikasi dengan pembagian 50:50 terasa kaku: ukuran jendela tidak bisa disesuaikan, dan pilihan ini belum menyamai fleksibilitas tablet atau sejumlah ponsel lipat pesaing. Dukungan aplikasi pun belum merata. Jadi, layar besar memberi ruang kerja baru, tetapi manfaatnya bergantung pada aplikasi yang digunakan dan kebiasaan multitasking.

Kamera menjanjikan fleksibilitas, belum kemenangan

Kamera iPhone Duo terdiri dari dua kamera belakang 48 MP untuk kamera utama dan ultralebar, kamera depan 12 MP, serta kamera di balik layar dalam yang diperkirakan sekitar 4 MP. Angka dan susunan itu memberi pilihan untuk foto, panggilan video, dan selfie, tetapi belum cukup untuk menyatakan hasilnya mengalahkan kamera iPhone 17 Pro Max yang sudah menjadi andalan pengulas. Penggunaan langsung yang tersedia belum mencakup pengujian mendalam atas ketajaman, warna, zoom, foto malam, atau kualitas video, jadi belum ada dasar untuk memberi pemenang. Fitur Smart Take diklaim memotret otomatis ketika subjek siap berpose, sementara Kid Cue menampilkan animasi Snoopy dan karakter Peanuts di layar luar untuk menarik perhatian anak. Perangkat setengah terbuka juga dapat membantu mengambil foto kelompok tanpa tripod. Semua itu menambah pilihan cara memotret, tetapi bukan bukti kualitas gambar lebih baik. Jika kamera menjadi alasan utama beralih dari Pro Max, hasil foto nyata masih perlu dibandingkan langsung.

Kesimpulan: perangkat untuk kebiasaan yang berbeda

iPhone Duo bukan pengganti langsung iPhone 17 Pro Max untuk semua orang. Nilai utamanya adalah bentuk lipat yang berguna saat membaca, menonton tanpa penyangga terpisah, dan menjalankan dua aplikasi bersamaan; kekurangannya mencakup layar luar yang sempit untuk mengetik, bobot yang terasa, dukungan aplikasi yang belum merata, serta multitasking terbatas pada dua jendela sama besar. Perubahan dari Face ID ke Touch ID juga bisa mengganggu kebiasaan awal. Harga mulai Rp 45.678.910 menempatkannya sebagai pilihan premium, sehingga layar lipat harus menjadi bagian penting dari pemakaian harian agar pengeluaran itu terasa sepadan. Kamera membawa fitur dan konfigurasi yang menjanjikan, tetapi pengujian yang tersedia belum membuktikan kualitasnya melampaui Pro Max. Jika Anda ingin layar lebih luas dan siap menyesuaikan diri dengan desain lipat, Duo menawarkan pengalaman berbeda. Jika menginginkan iPhone yang praktis, familier, dan tak menuntut adaptasi, Pro Max tetap lebih masuk akal.

Buy if / Skip if

  • Buy the iPhone Duo if Anda sering membaca, menonton, atau ingin memakai dua aplikasi berdampingan di layar besar.
  • Skip the iPhone Duo if Anda banyak mengetik di layar luar atau mengutamakan penggunaan satu tangan yang ringan.
  • Buy the iPhone Duo if mode setengah terbuka untuk menonton dan memotret tanpa stand tambahan berguna bagi rutinitas Anda.
  • Skip the iPhone Duo if kamera yang terbukti lebih baik daripada iPhone 17 Pro Max menjadi alasan utama Anda beralih.
  • Buy the iPhone Duo if Anda siap menerima aplikasi yang belum optimal, Touch ID, dan multitasking dua aplikasi demi fleksibilitas layar lipat.
  • Skip the iPhone Duo if Anda lebih nyaman dengan pengalaman iPhone konvensional tanpa perlu beradaptasi dengan desain lipat.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!