Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

5 Tanda Ban Mobil Harus Segera Diganti

5 Tanda Ban Mobil Harus Segera Diganti
Minat|Menggunakan & Merawat Mobil

Kenali lima tanda ban sudah tidak aman

Tanda ban harus diganti adalah perubahan usia, tapak yang menipis, indikator keausan yang rata, retakan, atau benjolan yang membuat ban tak lagi aman mencengkeram jalan. Jangan menunggu ban bocor atau pecah untuk bertindak: pemeriksaan visual dan penggantian tepat waktu merupakan bagian penting dari keselamatan ban mobil. Lima tanda tersebut perlu dilihat bersama kondisi dan riwayat pemakaian. Produsen umumnya merekomendasikan usia pakai ban sekitar 6 sampai 10 tahun, sedangkan dalam penggunaan normal jarak tempuh maksimal biasanya sekitar 40 ribu kilometer. Angka itu bukan jaminan bahwa ban pasti aman sampai batas tersebut; pemakaian, cuaca, dan kondisi jalan ikut memengaruhi keausan. Setelah ban melewati lima tahun, mintalah penilaian profesional setidaknya setahun sekali. Jika usianya sudah lebih dari 10 tahun, penggantian disarankan meski penampilannya masih tampak layak.

Periksa alur, retakan, dan benjolan

Tapak yang pudar atau botak adalah tanda jelas bahwa kemampuan ban mencengkeram jalan sudah menurun. Untuk memeriksa kedalaman alur dengan cara sederhana, cari Tread Wear Indicator (TWI), yaitu tonjolan kecil di dalam alur ban. Simbol segitiga pada sisi ban membantu menunjukkan letak indikator ini. Jika permukaan TWI sudah rata dengan tapak, ban telah mencapai batas keausan dan perlu diganti. Bila masih ragu, bengkel ban dapat mengukur ketebalan dengan alat khusus. Jangan abaikan retakan pada alur maupun dinding ban. Retak dapat muncul meski tapak belum botak dan berisiko menyebabkan kebocoran atau ban meletus. Benjolan juga bukan cacat kosmetik: kerusakan ini dapat muncul di tapak atau dinding, terasa sebagai getaran, atau membuat mobil bergoyang. Jika terlihat atau terasa, hentikan kebiasaan menunda penggantian.

Jangan kompromi dengan risiko di jalan

Menggunakan ban aus bukan sekadar mengurangi kenyamanan. Daya cengkeramnya menurun, pengendalian dan pengereman terganggu, dan mobil lebih mudah melintir—risiko yang makin besar saat melaju kencang atau melewati jalan licin ketika hujan. Ban retak dapat bocor atau meletus sewaktu-waktu, sementara benjolan menandakan kerusakan yang tidak patut diabaikan. Karena ban merupakan satu-satunya bagian mobil yang bersentuhan langsung dengan jalan, menunda penggantian saat kerusakan sudah tampak adalah keputusan yang tidak sebanding dengan risikonya. Lakukan pemeriksaan kondisi ban secara berkala, termasuk melihat permukaan tapak dan dinding ban serta memeriksa tekanan angin. Perhatikan juga getaran atau rasa goyang saat mobil berjalan, karena gejala itu bisa mengungkap benjolan yang luput dari pandangan. Jika menemukan kerusakan, mintalah pemeriksaan bengkel; jangan menganggap ban masih layak hanya karena mobil tetap bisa melaju.

Pilih pengganti sesuai rekomendasi pabrikan

Saat mengganti ban, ikuti spesifikasi pabrikan kendaraan, bukan sekadar memilih ukuran yang terlihat pas pada pelek. Dalam konferensi pers digital pada 19/11, Fachrul Rozi, Product Marketing Manager Michelin Indonesia, menekankan bahwa ukuran ban dirancang sesuai beban kendaraan. Cocokkan kode ukuran pada dinding ban—misalnya 195/65R14 89S—dengan rekomendasi di stiker pada sisi pintu pengemudi atau spesifikasi bawaan kendaraan. Perhatikan pula indeks beban dan peringkat kecepatan, bukan hanya lebar atau diameter ban. Jika memilih spesifikasi berbeda, jangan turun dari standar pabrikan; kapasitas yang lebih rendah dapat meningkatkan risiko ban pecah akibat beban berlebih. Untuk kebiasaan perawatan, periksa ban dan tekanan angin secara berkala, lalu lakukan penilaian profesional minimal setahun sekali setelah usia ban melewati lima tahun. Kesimpulannya, begitu terlihat aus sampai TWI, retak, benjol, atau melewati batas usia, penggantian adalah langkah keselamatan—bukan pengeluaran yang layak ditunda.

5 Tanda Ban Mobil Harus Segera Diganti

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!