Verdikt Awal: Skuter Listrik 135 km yang Hemat, tapi Bukan untuk Touring
Indomobil eMotor QT Pro adalah skuter listrik terjangkau dengan desain retro kompak, motor 2 kW, dua baterai 1,44 kWh tertanam, kecepatan maksimal 70 km/jam, dan jangkauan 135 km per pengisian yang ditujukan terutama untuk pemakaian harian di perkotaan. Dari kacamata pengguna, QT Pro terasa seperti kompromi menarik: performa lincah, konsumsi listrik irit, dan harga yang menempatkannya di segmen motor listrik Rp15 juta-an lewat saudara kandungnya, QT Basic. Namun semua kelebihan itu dibayar dengan posisi berkendara yang cenderung melelahkan untuk perjalanan panjang, panel instrumen yang kurang jelas di siang hari, serta fitur NFC yang tidak selalu praktis. Pada harga yang masih di bawah banyak kompetitor, QT Pro lebih cocok untuk komuter yang bolak‑balik jarak menengah daripada pengendara yang sering melakukan perjalanan jauh.

Desain & Kenyamanan: Retro Manis, Ergonomi Bikin Sedikit ‘Jongkok’
Secara tampilan, QT Pro menarik perhatian. Desainnya memadukan gaya skuter retro Italia dengan garis bodi halus yang agresif, lampu depan bulat berteknologi LED projector lengkap dengan DRL, serta lampu sein beraksen seperti butiran kristal. Ban 12 inci dengan ukuran 100/80 di depan dan 110/70 di belakang memberi tampilan kekar namun tetap kompak. Ruang dek cukup luas dan pijakan memanjang, tapi baterai yang tertanam di bawah dek membuat dek terasa tinggi sehingga pengendara dengan tinggi sekitar 170 cm akan merasa posisi kaki sedikit jongkok. Di satu sisi, jok lebar dan empuk serta suspensi teleskopik depan dan dual shock belakang memberikan bantingan yang lembut, sehingga nyaman untuk pemakaian harian di jalan kota yang bergelombang. Sayangnya, kenyamanan itu berkurang saat perjalanan lebih lama karena postur tubuh yang kurang rileks, terutama bagi pengguna yang sering duduk tegak seperti skuter konvensional.

Performa & Jarak Tempuh: Lincah, Irit, tapi Akselerasi Ulang Agak Lemot
Secara performa, QT Pro memanfaatkan motor hub 2 kW di roda belakang yang disuplai dua baterai 1,44 kWh (total 2,88 kWh), sehingga sanggup melaju hingga 70 km/jam dan diklaim menempuh jangkauan 135 km sekali cas penuh. Dalam pemakaian harian, konsumsi daya terbukti hemat: perjalanan sekitar 15 km dari rumah ke kantor hanya memakan 15 persen baterai, sehingga skuter ini realistis dipakai tiga hari PP kerja tanpa isi ulang. Tersedia tiga mode berkendara, dengan mode 3 memberikan performa tertinggi hingga kecepatan maksimal. Torsi awal terasa instan tapi halus, cocok untuk pengguna pemula yang belum terbiasa dengan hentakan motor listrik. Di sisi lain, akselerasi terasa sedikit lemot ketika motor melambat lalu digas lagi, misalnya setelah mengerem di kemacetan. Sistem pengereman cakram depan‑belakang dengan kaliper dua piston cukup meyakinkan, meski belum ada ABS.
| Spesifikasi | Indomobil eMotor QT Pro |
|---|---|
| Tipe motor | Hub motor listrik 2 kW (2.000 W) |
| Kapasitas baterai | 2 x 1,44 kWh tertanam (total 2,88 kWh) |
| Kecepatan maksimal | 70 km/jam |
| Jangkauan klaim | 135 km per pengisian |
| Ukuran roda/ban | Pelek 12 inci, ban 100/80 depan, 110/70 belakang |
| Suspensi | Teleskopik depan, dual shock belakang |
| Rem | Cakram depan & belakang, kaliper dua piston |

Fitur & Pengalaman Harian: NFC Canggih, Panel Meter Kurang Bersahabat
Sebagai skuter listrik terjangkau, QT Pro cukup berani menawarkan fitur modern. Panelmeter digital menampilkan persentase dua baterai, kecepatan, mode berkendara, dan jarak tempuh. Fitur andalan NFC Tag memungkinkan motor dinyalakan dan dimatikan dengan menempelkan tag ke speedometer, sehingga tidak perlu memutar kunci untuk menyalakan mesin. Namun implementasinya terasa setengah matang: NFC tidak bisa membuka kunci setang, sehingga kunci fisik tetap wajib dipakai; sebaliknya, motor yang hidup dengan NFC tidak bisa dimatikan pakai kunci, tetap harus dengan tag. Panel digital juga kurang terang di siang hari sehingga sulit dibaca saat berkendara. Di sisi lain, lampu LED projector dan seluruh lampu depan‑sein LED membantu visibilitas malam hari. Fitur alarm otomatis menambah rasa aman, tetapi cenderung mengganggu karena bisa berbunyi saat pengguna sekadar membuka jok setelah motor dimatikan. Secara keseluruhan, fitur QT Pro terasa modern tapi belum semuanya ramah pengguna.

Value & Kompromi: Lawan Tangguh di Segmen Skuter Listrik Terjangkau
Di segmen skuter listrik terjangkau, QT Pro menawarkan paket yang sulit diabaikan: performa 70 km/jam, jangkauan 135 km, dan baterai tertanam total 2,88 kWh tanpa biaya sewa bulanan, semua dalam satu unit yang harga on the road‑nya masih di bawah banyak pesaing. Varian QT Basic dengan banderol Rp15 juta menegaskan bahwa keluarga QT menyasar kelas motor listrik Rp15 juta yang ingin berhemat tanpa mengorbankan jarak tempuh. “Dengan harga Indomobil eMotor QT Pro yang dibanderol Rp18,8 juta untuk on the road Jakarta, motor listrik ini punya value yang tinggi untuk dimiliki.” Namun trade‑off jelas: posisi berkendara sedikit jongkok dan panel instrumen redup membuatnya kurang ideal untuk perjalanan jauh yang sering atau pengendara tinggi. Dibanding kompetitor di kelas budget, QT Pro unggul di kombinasi jangkauan dan fitur, tetapi perlu dicoba langsung agar calon pembeli tahu apakah ergonominya cocok dengan tubuh dan kebiasaan berkendara mereka.
Kelebihan
- Skuter listrik terjangkau dengan value tinggi untuk dimiliki.
- Jangkauan 135 km dan kecepatan maksimal 70 km/jam di segmen harga hemat.
- Suspensi dan jok empuk, nyaman untuk pemakaian harian pendek‑menengah.
- Konsumsi listrik irit, cocok untuk komuter yang ingin hemat biaya energi.
Kekurangan
- Dek tinggi membuat posisi berkendara terasa sedikit jongkok bagi pengendara sekitar 170 cm.
- Panel instrumen digital kurang terang di siang hari.
- Fitur NFC Tag belum sepenuhnya praktis dan membingungkan untuk kunci setang.
- Akselerasi ulang agak lemot setelah motor melambat.
Buy if / Skip if
- Buy the Indomobil eMotor QT Pro if Anda mencari skuter listrik terjangkau dengan jangkauan 135 km untuk pemakaian harian di dalam kota.
- Skip the Indomobil eMotor QT Pro if Anda sering menempuh perjalanan jauh dan butuh posisi berkendara yang santai untuk berjam‑jam.
- Buy the Indomobil eMotor QT Pro if Anda ingin motor listrik Rp15 juta‑an (via keluarga QT Basic) tanpa biaya sewa baterai bulanan.
- Skip the Indomobil eMotor QT Pro if Anda mengutamakan panel instrumen yang terang dan mudah dibaca di segala kondisi.
- Buy the Indomobil eMotor QT Pro if Anda butuh skuter listrik lincah dengan kecepatan maksimal 70 km/jam dan rem cakram depan‑belakang.
- Skip the Indomobil eMotor QT Pro if Anda tidak suka fitur NFC yang rumit dan lebih nyaman dengan sistem kunci konvensional.






