Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

22 Aplikasi Berbahaya untuk Anak dan Cara Menyikapinya

22 Aplikasi Berbahaya untuk Anak dan Cara Menyikapinya
Minat|Pendidikan Orang Tua dan Anak

Apa Itu Aplikasi Berbahaya Anak dan Mengapa Daftar Komdigi Penting

Aplikasi berbahaya anak adalah layanan digital yang menurut penilaian otoritas resmi mengandung tingkat risiko tinggi terhadap keselamatan, perkembangan, dan pengalaman online anak di bawah usia tertentu, sehingga penggunaannya perlu dibatasi atau dilarang dengan pengawasan orang tua yang jauh lebih ketat dibanding layanan lain yang berisiko rendah. Kementerian Komunikasi dan Digital telah mengungkap adanya aplikasi berbahaya bagi anak dan menyusunnya dalam daftar resmi aplikasi dan platform yang berisiko tinggi maupun rendah bagi anak. Ini bukan sekadar formalitas birokratis, melainkan penanda bahwa keamanan digital anak akhirnya diperlakukan serius sebagai urusan publik, bukan sekadar urusan rumah tangga. Jika orang dewasa mengabaikan daftar ini, anak tak sadar dijadikan “kelinci percobaan” di ekosistem digital yang tidak pernah dirancang khusus untuk mereka.

22 Aplikasi Berbahaya untuk Anak dan Cara Menyikapinya

Profil Risiko Tinggi: 22 Platform yang Harus Diwaspadai

Komdigi telah memverifikasi 22 produk, fitur, dan layanan digital sebagai layanan dengan profil risiko tinggi bagi anak. Daftar ini mencakup aplikasi pesan, jejaring sosial, belanja, hiburan video, hingga game. Aplikasi dan platform risiko tinggi bagi anak antara lain Telegram, Pinterest, Lazada, situs web Lazada, Blibli, BMoney, Vidio, Hago App, SnackVideo, X, Sola Mahjong, Goddess of Victory: NIKKE, Age of Empires Mobile, Valorant, Teamfight Tactics Mobile, Apple Podcasts, WeTV, MAXStream TV, Discord, YouTube, Ludo World-Ludo Superstar, dan Crossfire: Legends. Menurut Menteri Komunikasi dan Digital, profil risiko tinggi merujuk pada layanan yang tidak aman atau dilarang digunakan anak di bawah 16 tahun.

22 Aplikasi Berbahaya untuk Anak dan Cara Menyikapinya

Profil Risiko Rendah Bukan Berarti Aman Tanpa Batas

Di sisi lain, Komdigi juga memverifikasi 38 produk, fitur, dan layanan sebagai berprofil risiko rendah bagi anak dari total 60 yang telah dinilai. Aplikasi dan platform ini termasuk Apple Arcade, Lapak Gaming, Itemku, App Store, Apple Books, situs web Lazada Service, situs web OPPO, Game Center & Games, Google Shopping, Livin’ Next-G, Eidupay, DANA, UniPin, Livin’ by Mandiri, Netflix Kids Profile, FaceTime, iMessage, Google Messages, Gmail, Canva Pendidikan, iCloud Drive & Photos, Siri, YouTube Kids, Google Maps, Gemini, Apple Maps, Apple Invites, Google Classroom, Google Play, PlayStation, Apple Music, Apple TV, Spotify, aplikasi dan situs web Ruangguru, Google Workspace, Google Search, Safari, serta Google Photos. Menyebutnya berprofil risiko rendah bukan berarti anak boleh dibiarkan tanpa pengawasan, melainkan menunjukkan bahwa perlindungan bisa lebih longgar dibanding layanan yang sudah masuk kategori berisiko tinggi.

Penetapan Profil Risiko dan Implikasinya bagi Keamanan Digital Anak

Penetapan profil risiko dilakukan sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas). Menurut Meutya Hafid, profil risiko digunakan untuk menentukan tingkat perlindungan yang perlu diterapkan pada setiap layanan digital, karena setiap layanan memiliki tingkat risiko berbeda pada anak. Sampai 6 September 2026, sebanyak 252 produk, fitur, dan layanan dari 94 Penyelenggara Sistem Elektronik telah menyelesaikan penilaian mandiri, dan Komdigi memverifikasi 60 di antaranya. Ini menunjukkan bahwa keamanan digital anak mulai diukur dan dikelola secara sistematis, bukan sekadar slogan umum. Perlindungan anak online diharapkan menjadi standar bagi penyelenggara layanan, bukan fitur tambahan yang boleh dipasang atau dicabut sesuka hati.

22 Aplikasi Berbahaya untuk Anak dan Cara Menyikapinya

Mengapa Orang Tua Perlu Menjadikan Daftar Ini Sebagai Alarm Awal

Keamanan digital anak bukan lagi isu abstrak; daftar aplikasi berbahaya anak dan platform berisiko tinggi adalah alarm resmi bahwa ruang online sehari-hari anak diisi layanan yang tidak semuanya ramah mereka. Fakta bahwa Komdigi harus memperbarui daftar ini membuktikan bahwa ekosistem digital terus bergerak dan tidak ada jaminan sebuah layanan akan selamanya aman atau berisiko rendah. Orang tua perlu melihat daftar aplikasi terlarang bagi anak bukan sebagai daftar musuh, tetapi sebagai peta risiko yang membantu memutuskan kapan harus melarang, membatasi, atau mendampingi. Tanpa sikap itu, perlindungan anak online hanya akan berhenti di tataran regulasi, sementara di rumah, anak tetap sendirian di depan layar yang diisi layanan dewasa.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!