Dua ponsel terjangkau dengan prioritas berbeda
Perbandingan itel A300 Plus dan itel S26 Ultra adalah pilihan antara ponsel terjangkau yang mengutamakan baterai besar serta bodi tangguh dan ponsel yang memprioritaskan layar premium untuk hiburan.
Untuk pembeli yang lebih sering beraktivitas jauh dari stopkontak, A300 Plus tampak sebagai pilihan lebih masuk akal. Baterai 7.000 mAh, perlindungan IP65, dan layar belakang interaktif memberi manfaat praktis yang berbeda dari ponsel biasa. Harga resmi yang tercantum adalah Rp2.499.000. S26 Ultra lebih menarik bagi pengguna yang menilai kualitas visual dan kelancaran layar sebagai prioritas: panel AMOLED beresolusi 1,5K dan refresh rate hingga 144Hz menjadi daya tarik utamanya. Jadi, perbandingan ponsel terjangkau ini bukan soal satu pemenang mutlak, melainkan menentukan fitur mana yang paling terasa dalam pemakaian sehari-hari.
| Spesifikasi | itel A300 Plus | itel S26 Ultra |
|---|---|---|
| Layar utama | 6,78 inci, 120Hz, kecerahan puncak 700 nits | 6,78 inci AMOLED 3D Curve, resolusi 1,5K, hingga 144Hz |
| Baterai | 7.000 mAh | 6.000 mAh |
| Fitur pembeda | Layar belakang interaktif 2,01 inci, IP65, uji jatuh berstandar militer | Chipset Unisoc T7300 dan kamera utama 50 MP |
| Harga yang tercantum | Rp2.499.000 | Tidak dicantumkan |
Layar S26 Ultra lebih unggul untuk visual
Jika layar menjadi pertimbangan utama, itel S26 Ultra layar AMOLED punya keunggulan yang jelas di atas kertas. Panel lengkung 6,78 inci beresolusi 1,5K menawarkan kontras dan warna khas AMOLED, sementara refresh rate adaptif hingga 144Hz membuat gulir, perpindahan aplikasi, serta gim yang mendukung laju tinggi terasa lebih mulus. Kecerahan puncak yang diklaim mencapai 4.500 nits juga berpotensi membantu keterbacaan di luar ruangan, meski hasil sebenarnya bergantung pada kondisi penggunaan.
A300 Plus tidak tertinggal sepenuhnya: layar utamanya sama-sama berukuran 6,78 inci dan mendukung refresh rate dinamis 120Hz, dengan kecerahan puncak 700 nits. Namun, S26 Ultra menawarkan resolusi lebih tinggi dan laju penyegaran lebih cepat. Itu membuatnya lebih cocok bagi pengguna yang banyak menonton video, menggulir media sosial, atau bermain gim yang bisa memanfaatkan 144Hz. Perlindungan Gorilla Glass 7i dan fitur AI Rainproof Touch turut menambah nilai layar S26 Ultra. Bagi pembeli yang mengutamakan panel terbaik, keunggulan S26 Ultra lebih terasa daripada layar tambahan A300 Plus.
A300 Plus menang dalam daya dan ketangguhan
Sebaliknya, A300 Plus lebih tepat disebut ponsel budget baterai jumbo. Kapasitas 7.000 mAh mengungguli baterai 6.000 mAh pada S26 Ultra, sehingga A300 Plus punya keunggulan kapasitas untuk pengguna yang sulit mengisi daya sepanjang hari. Perangkat ini dirancang agar dapat bertahan hingga dua hari dalam skenario pemakaian normal; daya tahan nyata tentu mengikuti pola penggunaan.
Nilai tambah A300 Plus bukan hanya baterai. Sertifikasi IP65 memberikan perlindungan terhadap debu dan cipratan air hujan, sedangkan rangkanya telah melewati uji ketahanan jatuh berstandar militer. Kombinasi ini lebih relevan bagi kurir, pengemudi ojek daring, pekerja lapangan, atau siapa pun yang menggunakan ponsel di lingkungan menantang. Layar belakang interaktif 2,01 inci juga bisa menampilkan notifikasi, mengontrol musik, memeriksa baterai, dan menjadi jendela bidik untuk swafoto dengan kamera utama. Fitur itu memang tidak menggantikan layar AMOLED, tetapi menambah fungsi yang praktis. Untuk pemakaian aktif dan daya tahan, A300 Plus menawarkan paket yang lebih meyakinkan.

Pilih berdasarkan manfaat yang paling sering dipakai
Dari sisi nilai, kedua ponsel menawarkan pendekatan berbeda untuk pembeli dengan anggaran terbatas. A300 Plus memadukan harga resmi Rp2.499.000 dengan baterai lebih besar, layar sekunder unik, dan perlindungan bodi yang lebih jelas








