Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Sonos Beam Ultra dan Ace Ultra: Ambisi Audio Premium Berbasis AI

Sonos Beam Ultra dan Ace Ultra: Ambisi Audio Premium Berbasis AI
Minat|Audio Hi-Fi

Sonos 27: Saat Soundbar dan Headphone Menjadi Bagian dari Sistem, Bukan Sekadar Perangkat

Sonos Beam Ultra dan Sonos Ace Ultra adalah perangkat audio premium yang dirancang untuk bekerja erat dengan sistem operasi Sonos 27 berbasiskan AI, menghadirkan ekosistem suara rumah yang terhubung, adaptif, dan cerdas, di mana soundbar, headphone, serta speaker portabel saling berinteraksi tanpa aplikasi rumit dan memprioritaskan pengalaman pengguna sebagai satu sistem menyeluruh. Pengumuman di New York ini bukan sekadar rilis hardware baru, melainkan langkah strategis Sonos untuk menebus kesalahan masa lalu ketika pembaruan aplikasi tahun 2024 membuat banyak pelanggan kecewa dan memaksa perusahaan masuk ke mode perbaikan. CEO Tom Conrad secara terbuka mengakui bahwa pelanggan menginginkan produk Sonos menjadi satu kesatuan sistem utuh, bukan perangkat individual yang berdiri sendiri. Dengan menamai software sebagai Sonos 27 OS dan menekankan integrasi AI voice assistant audio, Sonos jelas menyatakan ambisi: menjadi “operating system” untuk audio rumah, bukan sekadar produsen speaker. Penamaan berbasis tahun bahkan disiapkan berkelanjutan, dengan rencana Sonos 28 dan Sonos 29 di masa depan.

Beam Ultra: True 7.1.2 Dolby Atmos untuk Ruang Keluarga yang Tidak Mau Berkompromi

Beam Ultra adalah jawaban Sonos untuk pengguna yang menginginkan Dolby Atmos soundbar berukuran kompak, tetapi menolak kompromi pada pengalaman sinematik. Soundbar ini menghadirkan True 7.1.2 Dolby Atmos dengan sembilan driver, termasuk dua driver up-firing pertama dalam lini Beam, sehingga efek suara vertikal seperti hujan, helikopter, atau ambience ruangan terasa lebih hidup dan imersif. Secara posisi, Beam Ultra ditempatkan di tengah: lebih canggih dari Beam Gen 2, namun tetap di bawah Arc Ultra sebagai opsi midsize yang ideal ditempatkan di bawah TV di atas credenza. Fokus utamanya tampak jelas: dialog yang lebih jernih dan center soundstage yang diperkuat, sehingga percakapan film tidak tertelan efek surround, serta bass yang cukup berbobot tanpa memaksa pengguna membeli subwoofer tambahan. Pendekatan ini menarik, karena Sonos menolak tren “lebih besar selalu lebih baik” dan memilih mengoptimalkan form factor menengah dengan rekayasa akustik dan perangkat lunak adaptif dalam Sonos 27 OS.

Spesifikasi KunciBeam UltraBeam Gen 1
Konfigurasi channelTrue 7.1.2 Dolby Atmos5.0 (sekitar 5.1.2 pengalaman surround)
Jumlah driver9 driver dengan 2 up-firingKonfigurasi tanpa driver up-firing khusus Atmos
Posisi produkMidsize di antara Beam Gen 2 dan Arc UltraOpsi lebih terjangkau dengan pengalaman 5.1.2
Sonos Beam Ultra dan Ace Ultra: Ambisi Audio Premium Berbasis AI

Ace Ultra: Headphone yang Akhirnya Mengerti Makna ‘Ekosistem Sonos’

Ace Ultra terlihat seperti evolusi biasa dari Ace, tetapi secara konsep ini adalah headphone yang “seharusnya menjadi Sonos Ace dari awal”. Dengan driver 40 mm baru dan sepuluh mikrofon untuk kontrol kebisingan, Sonos mengklaim active noise cancelling Ace Ultra dua kali lebih efektif daripada Ace pada frekuensi penting: 2,2 kali lebih efektif di 65 Hz dan 1,8 kali lebih baik di 120 Hz. Klaim angka ini bukan sekadar marketing; di pasar headphone premium, detail seperti kemampuan meredam dengung HVAC atau mesin pesawat adalah pembeda yang terasa jelas di penggunaan harian. Namun yang lebih strategis adalah Headphone Engine 2, chip baru yang membuat Ace Ultra menjadi bagian standar dari ekosistem Sonos. Kredensial keamanan Wi-Fi disimpan langsung di silikon headphone, sementara teknologi virtualisasi dalam Sonos 27 OS memungkinkan headphone menunjuk speaker lain sebagai proxy. Hasilnya: pengguna cukup berjalan mendekati speaker yang memutar musik, menekan tombol di headphone, dan musik berpindah ke headphone tanpa aplikasi atau Bluetooth. Inilah integrasi sistem yang sebelumnya diabaikan Sonos pada Ace generasi pertama, dan sekarang dijadikan fitur utama.

Sonos Beam Ultra dan Ace Ultra: Ambisi Audio Premium Berbasis AI

Sonos 27 OS dan AI Voice Assistant: Dari Sekadar Kontrol Suara ke Agen Audio Pribadi

Inti rilis ini bukan hardware, melainkan Sonos 27 OS yang menanamkan AI ke dalam cara kita berinteraksi dengan audio di rumah. Sonos 27voice adalah AI voice assistant audio yang dibangun sendiri Sonos untuk mengontrol musik dan sistem, dirancang agar percakapan terasa natural dan spesifik pada konteks audio rumahan. Lebih jauh lagi, Sonos 27mcp membuka koneksi ke model AI eksternal seperti ChatGPT atau Google Gemini, menjadikan speaker Sonos semacam hub untuk agen AI yang bisa dikustomisasi. Pengguna dapat membuat hingga sepuluh agen khusus dengan model pilihan, masing-masing diberi suara dan peran berbeda—mulai dari “agen detektif” yang menyajikan berita pagi hingga “pelatih motivasi” yang berbisik saat pengguna bangun tidur—meski fitur ini baru akan hadir pada 2027. Menariknya, semua produk yang saat ini kompatibel dengan aplikasi Sonos bisa dikontrol lewat Sonos 27mcp, sementara perangkat yang memiliki mikrofon akan bekerja dengan Sonos 27voice. Secara praktis, ini mengubah speaker dan headphone Sonos dari sekadar endpoint audio menjadi antarmuka utama untuk berbagai pola interaksi AI di rumah.

Dampak Nyata bagi Pengguna: Ekosistem Audio Terdistribusi yang Lebih Cerdas

Di luar jargon AI, yang paling menarik adalah dampak konkret bagi pengguna biasa. Sonos Fabric—nama sistem koneksi seluruh rumah—kini memungkinkan speaker portabel seperti Play dan Move 2 digunakan sebagai speaker surround dalam sistem home theater; setelah dipasang, speaker otomatis mengonfigurasi posisi dan perannya tanpa perlu pengaturan manual di aplikasi. Headphone Sonos yang kompatibel juga masuk ke sistem rumah dan mendukung perpindahan suara antara speaker dan headphone: sistem mendeteksi speaker terdekat dan mengirim audio ke headphone melalui fitur headphone linking, yang hadir dalam early access pada 29 September. Ditambah lagi, pembaruan aplikasi menghadirkan tab Home, System, dan Search, pengurutan ruangan yang bisa disematkan, hingga kenop volume virtual dua jari dan kontrol lock screen yang kembali hadir. Pre-order Sonos Beam Ultra dan Sonos Ace Ultra dibuka pada 1 September 2026, sedangkan Sonos 27mcp memasuki fase early access pada 8 September, menandai awal integrasi MCP untuk ekosistem audio terdistribusi. Dengan penamaan OS berbasis tahun dan rencana berkelanjutan ke Sonos 28 serta 29, Sonos jelas ingin pengguna melihat sistem mereka sebagai platform jangka panjang, bukan hanya rangkaian perangkat yang cepat usang.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!