Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Jakarta Perluas RTH dari Bantaran Kali hingga Kolong Tol

Jakarta Perluas RTH dari Bantaran Kali hingga Kolong Tol
Minat|Asia Tenggara

Ruang hijau harus hadir dalam banyak bentuk

Ruang terbuka hijau adalah area kota yang ditumbuhi vegetasi dan dapat memberi manfaat ekologis sekaligus ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat. Karena itu, perluasan RTH Jakarta sebaiknya tidak berhenti pada taman yang sudah dikenal warga: lahan kosong di bantaran sungai dan ruang di bawah jalan tol juga bisa diubah menjadi aset publik. Pemerintah Provinsi DKI menargetkan revitalisasi 49 RTH, sebuah agenda yang baru akan terasa berarti jika perbaikan fisik diikuti perawatan dan akses yang berguna bagi warga. Pendekatan yang beragam ini lebih menjanjikan daripada mengejar jumlah lokasi semata. Taman yang diperbarui dapat memperbaiki ruang rekreasi, pohon di tepi kali menambah naungan, sedangkan kolong tol yang tertata dapat menghidupkan kawasan yang sebelumnya gelap dan kurang dimanfaatkan. Ketiganya bukan pengganti satu sama lain; masing-masing menjawab kebutuhan kota yang berbeda.

Bantaran Kali Sunter mendapat tambahan naungan

Penghijauan Kali Sunter di Jalan Inspeksi Kali Sunter, Rawa Badak Utara, Koja, dimulai dengan penanaman 10 pohon tabebuya merah muda pada Jumat (30/10). Lahan kosong di bantaran itu sebelumnya belum dimanfaatkan optimal; kini penanaman diarahkan untuk memperindah kawasan, memberi manfaat ekologis, dan membuat lingkungan lebih nyaman. Nilai utama langkah ini bukan hanya warna bunga, melainkan peluang menambah tutupan tajuk, memperbaiki kualitas udara, dan menghadirkan suasana yang lebih sejuk ketika pohon tumbuh. Namun, sepuluh pohon baru belum cukup untuk mengubah kualitas lingkungan secara luas tanpa kesinambungan perawatan. Catatan penanaman di Jakarta Utara menunjukkan 994 pohon pelindung telah ditanam sejak Januari hingga laporan tersebut dibuat. Angka itu memperlihatkan skala kerja yang lebih besar, tetapi manfaat akhirnya tetap bergantung pada pemilihan tanaman yang sesuai lahan serta keterlibatan warga menjaga pohon.

Kolong tol dirancang sebagai ruang publik

Di depan Halte Transjakarta Plumpang, kolong Tol Jalan Yos Sudarso seluas sekitar 4.700 meter persegi ditata menjadi ruang terbuka hijau bagi warga Jakarta Utara. Rencana ini melampaui penambahan tanaman: desainnya mencakup taman vertikal, vegetasi, jalur pedestrian, bangku, dan pencahayaan. Kombinasi tersebut penting karena ruang di bawah tol perlu terasa aman dan nyaman untuk digunakan, bukan sekadar tampak hijau dari jalan. Dengan demikian, kolong tol jadi taman menawarkan fungsi sosial yang lebih nyata dibanding penanaman pohon di bantaran, sementara bantaran tetap berperan penting bagi tutupan hijau dan lingkungan. Pekerjaan dimulai pada September 2026, ditargetkan selesai pada Desember 2026, dan direncanakan dapat digunakan pada awal 2027. Setelah rampung, petugas akan melakukan pemeliharaan dan pengawasan berkala agar kawasan tetap bersih, terawat, aman, dan nyaman.

Ukuran keberhasilan adalah manfaat yang bertahan

Tiga pendekatan ini seharusnya dinilai berdasarkan fungsi, bukan hanya jumlah proyek atau daya tarik visual. Revitalisasi taman dapat memperbaiki ruang rekreasi yang sudah ada; penghijauan bantaran menambah vegetasi dan keteduhan; penataan kolong tol mengubah ruang yang muram menjadi tempat publik dengan fasilitas untuk pejalan kaki dan warga. Perbedaan itu membuat strategi berlapis lebih masuk akal daripada mengandalkan satu jenis proyek. Penghijauan Kali Sunter baru akan memberi manfaat penuh jika tabebuya dirawat hingga tumbuh, sementara kolong tol di Yos Sudarso perlu pemeliharaan rutin setelah dibuka. Sasaran revitalisasi 49 RTH patut menjadi dorongan, bukan ukuran akhir keberhasilan. Warga perlu bisa menikmati ruang yang aman, bersih, teduh, dan mudah digunakan. Pada akhirnya, Jakarta akan lebih hijau bukan karena satu proyek mencolok, melainkan karena ruang-ruang yang berbeda benar-benar hidup dan terawat.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!