Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Musisi ke Kurator: RM Membuka Ruang Baru di SFMOMA

Dari Musisi ke Kurator: RM Membuka Ruang Baru di SFMOMA
Minat|Penyanyi/Band Pop

RM x SFMOMA: Ketika Koleksi Pribadi Menjadi Dialog Publik

RM x SFMOMA: Between You and Me adalah sebuah pameran di SFMOMA yang dibangun dari koleksi seni pribadi RM BTS serta karya dari koleksi museum, dikurasi untuk mengeksplorasi emosi, budaya, dan hubungan antara seni dan kehidupan melalui lukisan, patung, keramik, tekstil, dan desain yang dipilih sendiri oleh sang musisi. Pameran ini tidak sekadar “fan service” dalam format museum; ia adalah pernyataan bahwa seorang idol pop dapat membentuk percakapan serius di ranah fine art. RM membuka kisah kecintaannya pada seni dalam pratinjau media untuk pameran bertajuk RM x SFMOMA: Between You and Me di SFMOMA, sebuah momen yang menggeser posisinya dari sekadar pengunjung galeri menjadi mitra kuratorial. Di sini, koleksi seni pribadi musisi berubah fungsi: dari konsumsi privat menjadi pengalaman publik yang mengundang tafsir dan empati.

Dari Musisi ke Kurator: RM Membuka Ruang Baru di SFMOMA

Dari Museum Visitor ke Kurator: Emosi sebagai Jangkar

Pameran ini lahir dari perjalanan panjang, bukan keputusan mendadak. RM mengungkapkan bahwa ketertarikannya mengoleksi seni bermula sekitar delapan tahun lalu saat ia rutin mengunjungi museum. Gagasan pameran mulai terbentuk dua tahun lalu ketika ia menjalani wajib militer dan SFMOMA mengajukan proposal, tawaran yang ia terima tanpa ragu. Yang menarik, motivasi RM bukan soal prestise, melainkan kebutuhan emosional: seni menjadi jangkar ketika ia merasa kehilangan arah, baik saat berada di Amerika Serikat maupun Seoul. Di tengah citra glamor idol, pengakuan bahwa ia sempat ragu karena khawatir terlihat seperti “orang kaya yang hanya menimbun barang” membuat proyek ini terasa lebih jujur. Pameran RM pameran seni SFMOMA pun berfungsi sebagai pengakuan publik: koleksi itu ada agar orang lain ikut merasakannya, bukan untuk disimpan diam-diam di gudang pribadi.

Musik vs Seni Visual: Dua Medium, Satu Narasi

RM menilai musik dan seni visual adalah dua medium berbeda yang tetap berbagi misi: bercerita dan mengekspresikan emosi. Melalui BTS fine art curation ini, ia menguji sejauh mana sensibilitas lirik dan produksi musiknya bisa diterjemahkan ke dinding museum. Karya yang ditampilkan mencakup lukisan, gambar, patung, keramik, tekstil, serta berbagai karya desain dari koleksi RM, digabung dengan koleksi SFMOMA. Titik tekannya bukan pada nama besar senimannya, melainkan percakapan emosional “between you and me” yang terjadi antara karya dan pengunjung. Pameran yang dikurasi bersama RM itu akan dibuka untuk publik pada tanggal 3 Oktober dan berlangsung hingga 7 Februari 2027, memberi waktu panjang bagi publik untuk menguji klaim bahwa seorang rapper K-pop mampu menyusun narasi visual yang koheren di salah satu institusi seni paling bergengsi.

Paralel dengan ARIRANG: BTS dan Strategi Menjembatani Warisan

Proyek RM di SFMOMA tidak berdiri sendiri; ia paralel dengan cara BTS memadukan warisan budaya dengan budaya pop modern dalam merchandise ARIRANG. Dalam seri DALMAJUNG 2026, BTS mengintegrasikan seni rakyat tradisional Dinasti Joseon munjado ke dalam semesta visual album studio kelima mereka, ARIRANG, melalui 13 produk mulai dari sapu meja mini hingga kantong gonggi tradisional berisi tujuh batu permainan. Menurut pernyataan resmi National Museum Foundation of Korea, mereka melanjutkan kerja sama setelah proyek 2024 yang turut memperkenalkan warisan budaya melalui cendera mata BTS. Mereka menegaskan, “Ke depannya, kami akan secara aktif mencari peluang di mana nilai merek para artis dan nilai warisan budaya kami dapat bersinar bersama.” Jika merchandise ARIRANG menjembatani seni rakyat dan fandom, RM x SFMOMA menjembatani koleksi pribadi dan ruang institusional.

Masa Depan: Dari Pop-up HYBE ke Ruang Museum Global

Ekosistem yang melingkupi RM dan BTS bergerak ke arah yang konsisten: memperluas seni ke ruang-ruang baru. Pop-up HYBE Yongsan untuk seri DALMAJUNG akan berlangsung hingga 11 Oktober, sementara merchandise juga dijual melalui platform resmi dan toko suvenir Museum Nasional Korea. Di sisi lain, RM x SFMOMA: Between You and Me mengokohkan koleksi seni pribadi musisi sebagai bahan kuratorial yang sah dalam institusi besar. Pameran ini menjadi yang pertama di museum yang dibangun berdasarkan koleksi pribadi RM dan karya dari koleksi SFMOMA, sebuah preseden yang berpotensi mendorong artis lain untuk keluar dari pola promosi musik konvensional. Kesimpulannya, RM tidak sedang “meninggalkan” musik; ia memperluas medan ceritanya. Dari toko pop-up hingga galeri museum, ia menunjukkan bahwa seni kontemporer dan budaya pop bisa berjalan berdampingan tanpa saling mengecilkan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!