Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Penampilan Spektakuler Tulus Tutup Puncak Indonesia Sports Summit di Jakarta

Penampilan Spektakuler Tulus Tutup Puncak Indonesia Sports Summit di Jakarta
Minat|Penyanyi/Band Pop

Musik Menutup Tiga Hari Ekosistem Olahraga

Penampilan live Tulus pada malam penutupan Indonesia Sports Summit 2026 di Hall B Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, adalah konser yang memadukan energi musik populer dengan atmosfer acara olahraga skala besar, menghadirkan hiburan yang meriah sekaligus menjadi simbol berakhirnya rangkaian diskusi, pameran, dan kompetisi olahraga selama tiga hari penuh. Dari sudut pandang penonton, momen ini bukan sekadar bonus hiburan, tetapi penanda bahwa olahraga, industri, dan budaya populer kini dirajut dalam satu narasi yang sama: ekosistem olahraga yang ingin terasa dekat dengan publik. ISS 2026 sendiri digelar dari 11 hingga 13 September di JICC, Senayan, dan menjadi ruang pertemuan masyarakat, komunitas olahraga, pelaku industri, serta pemangku kepentingan lain untuk melihat lebih dekat perkembangan dan peluang di ekosistem olahraga, termasuk sektor industri dan ekonomi olahraga. Menutup forum dan pameran seperti ini dengan konser berskala besar adalah pilihan berani yang mengirim pesan jelas: olahraga butuh panggung yang hangat dan emosional agar tetap relevan di mata generasi penonton baru.

Setlist Tulus: Dari "Satu Kali" Hingga "Monokrom"

Begitu Tulus naik ke panggung, suasana Hall B JICC langsung berubah menjadi ruang sing-along masif yang menghapus batas antara konser musik dan acara olahraga Jakarta. Ia membuka penampilan dengan perkenalan sederhana namun hangat: ia menyebut dirinya sebagai penyanyi dan penulis lagu, lalu mengundang semua orang untuk tidak menahan suara dan bernyanyi bersama sepanjang malam. Cara ini efektif, karena sejak lagu pertama, penonton terasa diajak menjadi bagian dari pertunjukan, bukan sekadar penonton pasif. "Satu Kali" menjadi pembuka yang disambut sorak dan nyanyian para fan dan pengunjung lainnya, diteruskan dengan "Sewindu" yang seketika mengubah hall besar menjadi paduan suara spontan. Lagu-lagu berikut seperti "Labirin" dan "Monokrom" menjaga ritme emosi: dari reflektif, hangat, hingga penuh nostalgia. Di tengah rangkaian agenda serius ISS 2026, pilihan setlist ini terasa tepat—menghadirkan lagu-lagu yang sudah akrab di telinga publik, sehingga transisi dari sesi olahraga ke konser berjalan mulus tanpa jeda canggung.

Momen Highlight: Flash Ponsel dan Antusiasme Ribuan Penonton

Hal paling mencolok dari Tulus konser Jakarta 2026 di penutupan ISS adalah bagaimana ribuan penonton menjadikan setiap lagu sebagai pengalaman kolektif. Pengunjung tidak hanya berdiri menonton dari kejauhan; mereka bernyanyi bersama, mengangkat ponsel, dan menyalakan flash sehingga hall berubah menjadi lautan cahaya yang mendukung panggung utama. Secara visual, momen ini mengubah penutupan acara olahraga menjadi perayaan emosional yang sulit dilupakan. Di antara ribuan penonton, ada cerita seperti Fajar yang rela antre sekitar tiga jam demi mendapatkan posisi yang layak untuk menyaksikan penampilan live Tulus. Kutipannya jelas dan lugas: ia berterima kasih kepada kementerian yang menginisiasi ISS dan berharap acara serupa terus berlanjut tiap tahun. Pernyataan ini mewakili perasaan banyak pengunjung: mereka datang untuk olahraga, forum, dan pameran, tetapi pulang membawa memori musik yang kuat. Konser penutup bukan sekadar hiburan tambahan; ia menjadi puncak emosional seluruh rangkaian acara.

Ketika Olahraga, Industri, dan Musik Bertemu di Satu Panggung

Secara konseptual, penampilan Tulus sebagai penutup resmi Indonesia Sports Summit 2026 di JICC Jakarta pada Minggu, 13 September, menunjukkan ambisi baru dalam merancang acara olahraga skala besar. ISS bukan hanya forum serius tentang ekosistem olahraga, industri, dan ekonomi, melainkan ruang yang mencoba membangun kedekatan emosional antara publik dan dunia olahraga. Mengakhiri tiga hari program dengan konser pop populer menegaskan bahwa olahraga perlu diceritakan lewat medium yang akrab: musik dan hiburan. Penampilan Tulus membawa elemen musik dan hiburan ke jantung acara olahraga Jakarta, mengubah malam terakhir ISS 2026 menjadi kombinasi olahraga, musik, dan hiburan yang utuh. Energi spektakuler yang ia tampilkan berhasil mencuri perhatian ribuan penonton dan mengikat mereka hingga akhir acara. Dalam konteks ini, ISS 2026 memberi contoh menarik bagi penyelenggara acara sejenis: jika ingin ekosistem olahraga tumbuh, jangan hanya bicara data dan kebijakan; beri juga ruang bagi panggung yang menggerakkan perasaan. Penutupan lewat konser adalah cara konkret menegaskan bahwa olahraga adalah bagian dari budaya sehari-hari, bukan dunia yang terpisah dari musik dan hiburan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!