Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Noda Sebagai Fashion Statement: Rinso x OTHMAN Menantang Cara Kita Melihat Pakaian

Noda Sebagai Fashion Statement: Rinso x OTHMAN Menantang Cara Kita Melihat Pakaian
Minat|Busana Kasual

Dari Musuh Lemari Menjadi Bahasa Desain: Inti Gagasan The Stained Drop Collection

The Stained Drop Collection adalah sebuah koleksi fashion bernoda yang sengaja menjadikan noda sebagai elemen desain, mengubah persepsi dari kegagalan mencuci menjadi pernyataan gaya yang merayakan ekspresi diri, keberanian bereksperimen, dan identitas generasi muda yang akrab dengan estetika ketidaksempurnaan. Koleksi ini lahir dari Rinso OTHMAN kolaborasi yang tidak mau berhenti pada gimmick kampanye cuci baju. Sebaliknya, koleksi ini menantang budaya rapi dan bersih yang selama ini mendominasi, dengan menghadirkan intentional stains, noda yang sengaja dihadirkan sebagai bagian dari rancangan busana, bukan kecelakaan dapur atau kesalahan minum kopi. Alih-alih menganggap noda sebagai musuh, The Stained Drop Collection memposisikannya sebagai narasi: sisa aktivitas, eksperimen, dan momen hidup yang menempel pada kain. Inilah fashion statement tren yang menyatakan dengan jelas bahwa hidup aktif dan berani kotor lebih menarik daripada tampil sempurna tapi tidak punya cerita.

Rinso x OTHMAN x Mata Clothier: Kolaborasi Lintas Dunia yang Mengubah Makna Noda

Yang membuat koleksi fashion bernoda ini relevan bukan hanya idenya, tetapi siapa saja yang berdiri di baliknya. Rinso membawa filosofi "Berani Kotor Itu Baik", sementara OTHMAN menghadirkan pendekatan desain dan styling yang kuat, lalu Mata Clothier menambahkan sentuhan artisanal dalam proses kreatif. Homecare Marketing Director Unilever, Berto Kotze, menyebut kolaborasi sebagai cara memodernisasi Rinso dan mendekatkannya dengan generasi baru melalui budaya dan hal-hal yang dekat dengan kehidupan mereka. Ini bukan sekadar kerja sama brand deterjen dan desainer, tetapi pertemuan dunia fungsional (mencuci), kreatif (mode), dan craft (artisanal tailoring). Kehadiran Mata Clothier penting karena menjadikan noda bukan tempelan grafis kosong, melainkan elemen desain yang dipikirkan secara matang. Kolaborasi ini menegaskan bahwa desain pakaian unik tidak harus lahir dari kain sempurna; ia bisa tumbuh dari imperfection yang diolah dengan tangan dan perspektif yang berpengalaman.

Desain Pakaian Unik: Intentional Stains dan Warna Berani untuk Generasi Antikonformis

Secara visual, The Stained Drop Collection bermain dengan palet hijau, merah muda, dan biru yang berani dan ekspresif, dipadukan dengan siluet dan styling khas OTHMAN. Hasilnya adalah desain pakaian unik yang terasa seperti pernyataan sikap: baju bukan lagi kanvas bersih, melainkan ruang dialog antara warna, noda, dan pemakainya. Elemen intentional stains diperlakukan seperti motif: diletakkan pada titik-titik tertentu, menyeimbangkan komposisi warna dan bentuk, sehingga tampak jelas bahwa noda di sini adalah keputusan desain, bukan kecelakaan. Perpaduan karakter Rinso Quick Wash dan DNA desain OTHMAN membuat koleksi ini terasa dekat dengan cara generasi muda mengekspresikan diri—tidak takut tampil beda, tidak terikat aturan "harus rapi". Dalam konteks fashion statement tren, koleksi ini mendorong estetika non-konformis: menerima keruwetan hidup sehari-hari dan menjadikannya bagian dari gaya. Untuk anak muda yang lelah dengan estetika seragam media sosial, noda yang dirayakan ini bisa terasa lebih jujur daripada feed yang terlalu dipoles.

Berani Kotor, Tapi Tetap Bisa Bersih: Dimensi Fungsional dan Dampaknya ke Konsumen

Yang menarik, koleksi fashion bernoda ini tidak mengglorifikasi noda tanpa memikirkan kenyamanan hidup sehari-hari. Di sisi lain kolaborasi, Rinso Quick Wash diperkenalkan sebagai solusi praktis ketika noda hadir dalam keseharian, dengan teknologi Pro-S yang diklaim dapat membantu menghilangkan noda dalam 15 menit tanpa perlu dikucek dan memberi wangi tahan lama. Bagi pengguna, pesannya jelas: noda adalah bagian dari kehidupan, bukan hal yang harus ditakuti. "Dengan begitu, pesan yang dibawa bukan berarti noda harus dibiarkan begitu saja. Sebaliknya, generasi muda diajak tetap aktif dan berani mencoba berbagai pengalaman tanpa harus terus-menerus takut pakaian kotor," kata Sr. Brand Manager Rinso & Unilever Professional, Aninda Fariza. Secara praktis, ini membebaskan konsumen muda: mereka bisa ngopi, berkarya, berolahraga, dan bereksperimen dengan fashion tanpa panik setiap kali baju terkena tumpahan. Noda menjadi simbol kebebasan, sementara deterjen menangani konsekuensinya.

Dari Jakarta ke Tokyo: Noda sebagai Bahasa Global dan Masa Depan Tren Fashion

The Stained Drop Collection pertama kali diperkenalkan melalui acara The Fitting supported by The Stained Drop Collection Rinso x OTHMAN di Kopikalyan Wijaya, Jakarta, pada Jumat, 9 Oktober 2026. Acara itu menggabungkan diskusi kreatif, trunk show koleksi, dan demonstrasi bagaimana Rinso Quick Wash bekerja menghilangkan noda di depan pengunjung. Kolaborasi ini juga melibatkan Kopikalyan sebagai ruang pertemuan fashion dan budaya ngopi, menggarisbawahi bahwa coffee shop adalah tempat generasi muda berkumpul, bertukar ide, dan berkarya—konteks ideal untuk konsep noda sebagai bagian dari kehidupan. Setelah debut di Jakarta, The Stained Drop Collection dijadwalkan hadir di Kopikalyan Harajuku, Tokyo, sekaligus merayakan 10 tahun perjalanan Kopikalyan. Perluasan ke kota lain menandakan bahwa bahasa desain berbasis noda ini punya potensi lintas budaya. Ke depan, kita layak menganggap koleksi seperti ini sebagai penanda gerakan: dari budaya menutupi ketidaksempurnaan menuju generasi yang mengakuinya, memakainya, dan menganggapnya keren.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!