Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Keselamatan Jalan Dimulai dari Ruang Kelas

Keselamatan Jalan Dimulai dari Ruang Kelas
Minat|Pendidikan Orang Tua dan Anak

Disiplin jalan perlu dikenalkan sejak dini

Keselamatan berlalu lintas anak adalah pengetahuan dan kebiasaan yang membantu anak mengenali risiko di jalan, mengikuti aturan dasar, serta meminta orang dewasa menjaga perjalanan tetap aman. Anak TK memang belum mengemudi, tetapi mereka sudah menjadi penumpang dan menyaksikan kebiasaan orang dewasa. Karena itu, sekolah dapat menjadi tempat awal untuk membangun kesadaran, bukan sekadar ruang untuk menghafal rambu. Pada Senin, 26 Oktober 2026, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Latif Usman mengajak siswa Al-Wildan Islamic School 21 Banda Aceh membiasakan diri tertib berlalu lintas melalui lingkungan pendidikan. Edukasi tersebut merupakan bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), yang mendukung pendekatan kepolisian yang humanis dan edukatif. Arah ini tepat: keselamatan perlu dipahami sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya urusan petugas atau pengendara.

Keselamatan Jalan Dimulai dari Ruang Kelas

Belajar lewat percakapan dan pengalaman

Edukasi lalu lintas TK akan lebih melekat ketika anak diajak bicara dan menghubungkan pesan keselamatan dengan perjalanan sehari-hari. Di TK Kemala Bhayangkari 23 Kayuagung, Kapolres OKI AKBP Agung Adhitya Prananta bertanya kepada siswa tentang kebiasaan mereka pergi dan pulang sekolah, termasuk apakah mereka diantar dengan sepeda listrik atau sepeda motor. Pertanyaan sederhana itu membuka jalan untuk mengingatkan anak agar meminta orang tua memakai helm berstandar SNI saat berkendara. Pesan tersebut praktis: anak mungkin belum dapat mengendalikan lalu lintas, tetapi bisa mengenali perlindungan dasar dan menyampaikannya kepada orang dewasa. Dalam kegiatan yang sama, siswa menyaksikan simulasi pemadaman kebakaran dan belajar menjauh dari bahaya serta meminta bantuan, bukan mencoba memadamkan api sendiri. Pembelajaran interaktif membantu aturan terasa dekat dengan pengalaman anak, bukan sekadar larangan.

Keselamatan Jalan Dimulai dari Ruang Kelas

Sekolah, polisi, dan keluarga harus sejalan

Program keamanan jalan anak akan lebih berarti bila pesan dari kepolisian tidak berhenti setelah kunjungan ke sekolah. Di Kayuagung, kegiatan Polres OKI menghubungkan edukasi dengan peran keluarga, sementara para siswa diajak memahami bahwa aturan dan perlengkapan keselamatan melindungi diri sendiri maupun orang lain. Di Banda Aceh, Polidik juga menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama dan mendorong anak mengingatkan orang tua untuk memakai helm. Dua contoh ini menunjukkan fondasi yang masuk akal: polisi membawa pengetahuan praktis, guru menguatkan pesan di lingkungan belajar, dan keluarga mencontohkannya dalam perjalanan harian. Kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh melalui pengulangan dan teladan, bukan satu kali ceramah. Karena itu, kolaborasi sekolah dan institusi keamanan patut dipandang sebagai bagian dari pendidikan karakter. Anak yang terbiasa mengutamakan keselamatan hari ini berpeluang membawa kebiasaan itu ke kehidupan sehari-hari.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!