Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Anak Mengalami Perundungan? Cara Orang Tua Membuka Percakapan

Anak Mengalami Perundungan? Cara Orang Tua Membuka Percakapan
Minat|Pengetahuan Parenting

Mulai dari perubahan yang terlihat

Perundungan adalah perlakuan menyakiti atau merendahkan anak yang dapat mengganggu rasa percaya diri dan membuatnya merasa tidak aman dalam pergaulan maupun di sekolah. Dampaknya bisa menetap setelah kejadian berlalu, sehingga perhatian orang tua tidak seharusnya berhenti pada satu insiden saja. Anak korban bullying mungkin tidak langsung bercerita; perubahan perilaku dapat menjadi alasan untuk membuka percakapan dengan tenang.

Perhatikan bila anak mendadak enggan ke sekolah, mengalami gangguan tidur, barang pribadinya hilang atau rusak, menarik diri dari pergaulan, atau menunjukkan perubahan emosi dan perilaku. Itu adalah tanda anak dirundung yang patut ditanyakan, bukan bukti pasti bahwa perundungan terjadi. Perubahan yang sama bisa berkaitan dengan masalah lain. Karena itu, jangan langsung menyimpulkan atau mendesak anak mengaku. Pilih momen santai dan ajukan pertanyaan terbuka, seperti, “Kamu bilang hari ini tidak menyenangkan. Mau cerita?” AAP menyarankan percakapan tanpa menghakimi ketika orang tua melihat perubahan pada anak.

Anak Mengalami Perundungan? Cara Orang Tua Membuka Percakapan

Dengarkan sebelum memberi nasihat

Saat anak mulai bercerita, tahan dorongan untuk langsung menyelidiki siapa pelaku, menuntut kronologi lengkap, atau menyusun solusi. UNICEF Indonesia menyarankan orang tua mendengarkan dengan tenang dan terbuka. Beri anak waktu untuk menjelaskan apa yang terjadi dan bagaimana perasaannya. Pertanyaan sederhana seperti “Apa yang terjadi setelah itu?” atau “Apakah kamu takut hal ini terulang?” membantu memahami pengalaman tanpa membuat percakapan terasa seperti pemeriksaan.

Hindari pertanyaan seperti “Kenapa kamu tidak melawan?” atau “Apa yang kamu lakukan sampai dirundung?” Anak dapat menangkapnya sebagai tanda bahwa ia ikut bertanggung jawab atas perlakuan yang diterima. Dengarkan tanpa memotong, akui perasaannya, dan jangan memaksa ia bercerita lebih banyak daripada yang siap ia sampaikan. Cara menghadapi bullying yang berawal dari rasa aman membuat anak lebih mungkin kembali berbicara ketika ia membutuhkan pertolongan.

Anak Mengalami Perundungan? Cara Orang Tua Membuka Percakapan

Tegaskan bahwa anak tidak bersalah

Setelah mendengar ceritanya, sampaikan dengan jelas bahwa Anda percaya kepadanya, menghargai keberaniannya untuk berbicara, dan perundungan itu bukan kesalahannya. Anak mungkin merasa malu, takut keadaan memburuk, atau mengira ia harus menyelesaikan masalah sendiri. Dukungan orang tua yang konsisten—bersedia mendampingi dan mencari jalan keluar bersama—membantu anak tahu bahwa ia tidak sendirian.

Jangan menjanjikan bahwa semuanya akan segera selesai jika Anda belum tahu langkah yang diperlukan. Lebih baik katakan bahwa Anda akan mendengarkan dan membantu mencari pertolongan. Pastikan rumah tetap menjadi tempat aman untuk menyampaikan kekhawatiran, baik tentang sekolah maupun pertemanan. Hindari pula memaksa anak segera melupakan kejadian atau kembali beraktivitas seperti biasa sebelum ia merasa siap. Nasihat yang terlalu cepat dapat menutup percakapan; kepercayaan dan kesediaan untuk menemani justru memberi dasar bagi pemulihan.

Nilai kebutuhan dan cari bantuan yang sesuai

Mendengarkan cerita adalah awal, bukan seluruh penanganan. Tanyakan apakah anak masih merasa terancam dan bantuan apa yang ia butuhkan. Jika situasi melibatkan sekolah atau lingkungan pertemanan, bicarakan langkah perlindungan yang sesuai dengan pihak yang dapat membantu. Utamakan keselamatan anak, jelaskan rencana dengan bahasa yang mudah dipahami, dan terus periksa bagaimana perasaannya setelah tindakan diambil. Penanganan perlu mengikuti kebutuhan dan keadaan anak, bukan sekadar keinginan orang dewasa agar masalah cepat dianggap selesai.

Jaga komunikasi tetap terbuka, sebab dampak perundungan bisa berlanjut pada rasa percaya diri dan rasa aman anak saat berinteraksi. Tidak ada satu respons yang cocok untuk semua situasi, tetapi anak perlu tahu bahwa ceritanya dipercaya dan orang tua akan mendampinginya mencari pertolongan. Kesimpulannya, cara menghadapi bullying yang paling membantu dimulai dengan peka terhadap perubahan, mendengarkan tanpa menghakimi, lalu mencari bantuan yang sesuai. Anak tidak membutuhkan tekanan untuk segera pulih; ia membutuhkan orang tua yang hadir dan berpihak kepadanya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!