Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

5 Ponsel Budget Terbaik: Adu Redmi A7 Pro, POCO C81 Pro, Realme Note 80, POCO C71, dan Infinix Smart 20

5 Ponsel Budget Terbaik: Adu Redmi A7 Pro, POCO C81 Pro, Realme Note 80, POCO C71, dan Infinix Smart 20
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

Inti Pertarungan: Ponsel Budget Bukan Lagi Sekadar Murah

Perbandingan ponsel budget adalah proses menilai beberapa ponsel terjangkau dari sisi performa, layar, kamera, baterai, dan software untuk mencari kombinasi paling sepadan antara harga, kenyamanan dipakai harian, serta daya tahan jangka panjang bagi pengguna dengan kebutuhan dasar hingga menengah. Di kelas ini, murah saja tidak cukup; ponsel harus mampu dipakai setidaknya 2–3 tahun tanpa terasa menyebalkan. Itulah kenapa Redmi A7 Pro, POCO C81 Pro, Realme Note 80, POCO C71, dan Infinix Smart 20 layak ditempatkan head-to-head. Kelimanya membidik dompet yang sama, tetapi dengan pendekatan berbeda: ada yang mengejar 5G, ada yang menonjol di baterai, ada juga yang sekadar numpang nama merek. Jika Anda asal pilih, selisih ratusan ribu bisa berakhir pada performa yang menggangu aktivitas harian.

Dari sisi layar, empat ponsel—Redmi A7 Pro, POCO C81 Pro, POCO C71, dan Infinix Smart 20—sudah kompak memakai panel IPS LCD 120Hz, sementara Realme Note 80 tertinggal dengan refresh rate 90Hz dan brightness hanya 450 nits, yang menjadi paling redup di kelasnya. Redmi A7 Pro dan POCO C81 Pro berbagi spesifikasi layar identik: 6,9 inci, resolusi 720 x 1600 piksel (~254 ppi) dengan peak brightness 800 nits. Kekurangannya, seluruh lini ini masih 720p; teks dan detail antarmuka tidak akan setajam layar FHD+, terutama bila Anda terbiasa membaca banyak artikel atau dokumen panjang di ponsel. Namun refresh rate tinggi pada empat model membuat scrolling media sosial dan game kasual tetap terasa mulus meski resolusinya hemat biaya.

5 Ponsel Budget Terbaik: Adu Redmi A7 Pro, POCO C81 Pro, Realme Note 80, POCO C71, dan Infinix Smart 20

Performa dan Gaming: Unisoc T8300 Mengubah Definisi Ponsel Murah

Jika harus menunjuk satu faktor penentu ponsel terjangkau terbaik di kumpulan ini, jawabannya adalah performa. Redmi A7 Pro berada satu kelas di atas yang lain berkat chipset Unisoc T8300 (6nm) dengan CPU 2x2,2 GHz Cortex-A78 + 6x2,0 GHz Cortex-A55 dan GPU Mali-G57 MC2, mencatat skor AnTuTu SoC 287.761—sekitar dua kali lipat lebih tinggi dibanding Unisoc T7250 yang dipakai Realme Note 80, POCO C81 Pro, dan POCO C71. "Redmi A7 Pro adalah pemenang mutlak untuk pengguna yang butuh 5G, performa terbaik, baterai jumbo, dan update OS panjang". Dalam praktiknya, ini berarti multitasking lebih lega: berpindah antara chat, browser, dan aplikasi kerja terasa jauh lebih lancar dibanding tiga ponsel berbasis T7250 yang mulai ngos-ngosan saat aplikasi menumpuk.

Untuk gaming, jaraknya makin terasa. Redmi A7 Pro mampu menjalankan game seperti PUBG Mobile di pengaturan rendah hingga sedang dengan frame yang relatif stabil; sisa ponsel lain akan tersendat bahkan di setting rendah, sehingga pengalaman bermain terasa kompromi berat. Realme Note 80, POCO C81 Pro, dan POCO C71 sama-sama tertahan oleh T7250 (12nm) dengan CPU 2x1,8 GHz Cortex-A75 + 6x1,6 GHz Cortex-A55 serta GPU Mali-G57 MP1, yang sudah terasa ketinggalan zaman di 2026. Infinix Smart 20 menawarkan opsi tengah lewat MediaTek Helio G81 Ultimate (12nm), CPU 2x2,0 GHz Cortex-A75 + 6x1,7 GHz Cortex-A55 dan GPU Mali-G52 MC2, sedikit lebih baik dari T7250 namun masih jauh di bawah T8300. Bagi gamer kasual, hanya A7 Pro yang pantas dipertimbangkan serius.

Kamera dan Layar: Mana Paling Layak untuk Foto dan Konten Harian?

Di kelas murah, kita tidak bisa menuntut kamera flagship, tetapi bukan berarti harus pasrah dengan foto yang buram. Redmi A7 Pro dan POCO C71 memimpin di atas kertas dengan kamera utama 32 MP; A7 Pro memakai aperture f/2.0, sedangkan POCO C71 lebih terang dengan f/1.8, keduanya ditemani kamera selfie 8 MP. Untuk foto harian—dari makanan, dokumen, hingga foto keluarga—kombinasi resolusi tinggi dan aperture tersebut membuat dua model ini paling seimbang di antara lima ponsel ini. POCO C81 Pro turun kelas ke sensor 13 MP f/2.2 dengan selfie 8 MP, yang cukup untuk kebutuhan dasar namun kehilangan detail jika cahaya kurang. Realme Note 80 justru paling lemah: hanya 8 MP f/2.0 dengan autofocus dan selfie 5 MP, serta terbatas merekam video hingga 720p di kamera depan.

Infinix Smart 20 memang "hanya" 8 MP pada kamera utama, namun menjadi satu-satunya yang mampu merekam video hingga 1440p@30fps, sedangkan yang lain mentok di 1080p@30fps. Ini menjadikannya menarik bagi pengguna yang sering merekam vlog sederhana atau konten media sosial yang mengutamakan ketajaman video. Untuk tampilan konten, empat ponsel dengan refresh rate 120Hz memberi sensasi scrolling dan animasi yang lebih halus dibanding Realme Note 80 yang masih 90Hz dan brightness 450 nits, membuat layar terasa paling redup ketika digunakan di luar ruangan. Realme Note 80 memang satu-satunya yang menyebut proteksi kaca Panda Glass, tetapi rasa aman dari goresan tidak cukup untuk menebus panel yang tertinggal dan kamera yang lemah untuk standar sekarang.

Baterai, Konektivitas, dan Software: Daya Tahan vs Masa Depan

Dari sisi daya tahan, semua ponsel ini mencoba memanjakan pengguna yang sering jauh dari colokan. Redmi A7 Pro dan Realme Note 80 sama-sama mengusung baterai 6.300 mAh; POCO C81 Pro menyusul dengan 6.000 mAh, sementara POCO C71 dan Infinix Smart 20 mengusung 5.200 mAh. Namun seluruhnya hanya mendukung pengisian 15W wired—tidak ada satupun yang menawarkan fast charging sesungguhnya. Untuk A7 Pro, kombinasi baterai 6.300 mAh dan charging 15W membuatnya butuh sekitar 2,5 jam lebih untuk penuh, sebagai trade-off yang masih wajar untuk daya tahan 1,5–2 hari pemakaian. Fitur reverse wired juga menarik: Redmi A7 Pro dan POCO C81 Pro bisa memberi daya 7,5W, Realme Note 80 6W, dan Infinix Smart 20 5W, sementara POCO C71 absen sama sekali.

Di konektivitas, Redmi A7 Pro adalah rajanya: satu-satunya ponsel dengan 5G (band n1/n3/n5/n8/n28/n40/n41/n78), Bluetooth 5.4, serta dukungan navigasi lengkap GPS, GALILEO, GLONASS, dan BDS. Empat produk lainnya masih bertahan di LTE. NFC tersedia di POCO C81 Pro (tergantung wilayah) dan Infinix Smart 20, sedangkan Redmi A7 Pro, Realme Note 80, dan POCO C71 tidak memilikinya. Untuk radio FM, Realme Note 80 justru satu-satunya yang absen sementara empat perangkat lain masih menyediakannya. Di sisi software, Redmi A7 Pro dan POCO C81 Pro menawarkan nilai jangka panjang lewat janji empat upgrade Android besar (hingga Android 16 dengan HyperOS 3 untuk A7 Pro, dan hingga Android 15 dengan HyperOS 3 untuk C81 Pro). Infinix Smart 20 memang sudah menjalankan Android 16 + XOS 16, tetapi tanpa jaminan jumlah update.

Mana Ponsel Terjangkau Terbaik untuk Anda?

Ketika harga berdekatan, kesalahan terbesar di kelas ini adalah mengorbankan performa dan masa depan software demi kosmetik kecil. Redmi A7 Pro jelas muncul sebagai ponsel terjangkau terbaik bagi pengguna yang menginginkan kombinasi lengkap: 5G, performa jauh di atas pesaing berkat Unisoc T8300, baterai besar, serta janji empat upgrade Android. Harganya disebut berada di Rp1.999.000, dengan catatan bobot 210 gram yang perlu dipertimbangkan bagi yang tidak suka ponsel berat. Di sisi lain, Infinix Smart 20 tampil sebagai value champion bagi mereka yang tidak membutuhkan 5G: dengan harga Rp1.849.000, chipset Helio G81, NFC, Android 16, dan kemampuan rekam video 1440p, paketnya sangat sulit disaingi di kelas ultra-budget.

  • Buy if

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!