Tablet ringkas untuk konten dan belajar
Honor Pad X10 Mini adalah tablet ringkas untuk konsumsi konten, kegiatan belajar anak, dan komputasi harian ringan, dengan layar 9,7 inci, baterai berkapasitas besar, serta bodi yang dirancang tahan terhadap benturan tertentu. Honor meluncurkannya di Tiongkok pada 25 Oktober 2026 untuk menyasar keluarga dan pengguna yang membutuhkan perangkat praktis, bukan pengganti komputer berperforma tinggi.
Sorotan utamanya adalah layar LCD beresolusi 2.052 × 1.152 piksel dengan refresh rate 90Hz. Sebagai tablet layar 90Hz, perangkat ini semestinya terasa lebih mulus saat menggulir halaman dan berpindah antarmuka dibandingkan layar 60Hz, meski kelancaran nyata bergantung pada aplikasi. Kecerahan hingga 500 nit dan cakupan warna 100% sRGB juga mendukung membaca serta menonton di dalam ruangan. Ukuran 9,7 inci menawarkan kompromi yang masuk akal: lebih lega daripada ponsel, tetapi tetap ringkas untuk dibawa.

Baterai besar, dengan klaim siaga yang perlu dibaca cermat
Baterai tablet 8000 mAh menjadi nilai jual yang lebih berarti untuk pemakaian keluarga daripada angka desain semata. Honor mengklaim kapasitas 8.000 mAh itu dapat bertahan hingga 82 hari dalam kondisi siaga, memutar musik selama 122 jam, atau video selama 16 jam. Angka tersebut adalah klaim produsen, bukan jaminan untuk penggunaan terus-menerus; kecerahan, koneksi, aplikasi, dan pola pemakaian dapat mengubah hasil.
Pengisian 15W menjadi kompromi yang patut diperhitungkan. Kapasitas besar berpotensi mengurangi frekuensi mengisi ulang, tetapi pengisian yang tidak tergolong cepat dapat merepotkan ketika tablet dipakai intensif dan daya habis. Jadi, daya tahan tampak sebagai kekuatan perangkat ini, sementara pengguna sebaiknya menyiapkan waktu pengisian yang cukup.
Performa harian dan ruang simpan yang fleksibel
Snapdragon 685 menjadi mesin utama Honor Pad X10 Mini, dipadukan dengan pilihan RAM 4GB atau 6GB dan penyimpanan internal 128GB. Susunan ini lebih cocok untuk video, pembelajaran, penjelajahan internet, dan aplikasi produktivitas ringan daripada komputasi berat atau gim dengan tuntutan grafis tinggi. Dua speaker dan kamera depan serta belakang 5MP melengkapi fungsi dasar, tetapi bukan alasan utama untuk memilihnya.
Dukungan microSD hingga 2TB memberi nilai praktis bagi keluarga yang menyimpan materi belajar, dokumen, foto, dan video dalam jumlah banyak. Ekspansi ini mengurangi ketergantungan pada memori internal 128GB, walau kartu tambahan tetap perlu dibeli terpisah. Dari sisi perangkat lunak, tablet menjalankan MagicOS 10 berbasis Android 16 dan menyertakan konten edukatif untuk anak. Rangkaian fitur tersebut memperjelas fokusnya: perangkat serbaguna untuk kebutuhan dasar, bukan tablet yang mengejar performa kelas atas.
Harga, ketahanan, dan hal yang masih belum pasti
Varian RAM 4GB dengan penyimpanan 128GB disebut berharga sekitar Rp3 juta, sementara varian RAM 6GB dengan kapasitas internal yang sama sekitar Rp3,8 juta. Harga awal yang disebutkan untuk versi dasar itu membuat paket layar 90Hz, baterai besar, dan ekspansi microSD menarik bagi pengguna yang mengutamakan fungsi. Namun, belum ada informasi resmi mengenai harga atau jadwal peluncuran perangkat di Indonesia.
Bodi unibody logam setebal 8,48 mm, kaca layar yang diperkuat, sertifikasi SGS bintang lima, dan standar MIL-STD-810H menambah keyakinan untuk pemakaian sehari-hari. Sertifikasi tersebut merujuk pada pengujian tertentu, bukan perlindungan mutlak dari kerusakan. Kesimpulannya, Honor Pad X10 Mini tampak paling cocok bagi keluarga dan pelajar yang menginginkan layar mulus, daya tahan baterai, serta penyimpanan lega. Snapdragon 685 dan pengisian 15W membatasi daya tariknya bagi pengguna berat; sebelum mempertimbangkan pembelian, calon pengguna di luar pasar awal masih perlu menunggu kabar resmi ketersediaan.





