Dari meja Bahlil menuju DPR
Daftar Inventaris Masalah (DIM) RUU Migas adalah rangkuman usulan dan persoalan yang disusun pemerintah sebagai bahan pembahasan rancangan undang-undang sebelum disampaikan kepada DPR. Dokumen ini kini memasuki tahap akhir, tetapi belum berarti RUU telah disahkan atau ketentuannya berlaku. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyebut hasil pembahasan DIM telah disampaikan kepada Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, pada 22 Oktober 2026. Sehari kemudian, Bahlil mengatakan DIM hampir selesai dan akan lebih dulu dikonsolidasikan sebelum diserahkan kepada DPR. Artinya, dokumen sudah berada di meja pengambil keputusan, tetapi masih ada tahap penyelarasan pemerintah yang harus dituntaskan. Pada 16 Oktober, Bahlil menyebut penyusunannya telah mencapai sekitar 80–90 persen. Angka itu menunjukkan kemajuan cepat, namun ukuran penting berikutnya adalah rampungnya konsolidasi dan penyerahan resmi kepada DPR.
Konsolidasi lintas kementerian, dengan investasi sebagai fokus
Penyusunan DIM dikoordinasikan Menteri ESDM dan melibatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKM, Kementerian Hukum, serta Kementerian Sekretariat Negara. Keterlibatan beberapa lembaga menjelaskan mengapa tahap akhir bukan sekadar merapikan naskah: pemerintah perlu menyatukan usulan sebelum membawa posisinya ke pembahasan legislatif. Namun, sumber yang tersedia belum merinci isi seluruh DIM ataupun jadwal penyerahannya. Salah satu pokok yang disebut Yuliot adalah skema perpajakan. Pemerintah mengusulkan kemudahan dan insentif bagi badan usaha untuk meningkatkan daya tarik investasi di sektor hulu dan hilir migas. Bentuk dan besar insentif belum dijelaskan, sehingga pelaku usaha belum memiliki rincian untuk menilai dampaknya. Meski begitu, arah kebijakannya sudah tampak: RUU Migas hendak mendorong perusahaan bukan hanya melakukan pengangkatan produksi, tetapi juga berinvestasi pada pembangunan infrastruktur migas. Bagi industri, inilah bagian DIM yang paling konkret untuk dicermati.

Penyerahan DIM bukan garis akhir bagi industri
Bagi perusahaan migas, kemajuan DIM merupakan sinyal bahwa pembahasan aturan bergerak, bukan jaminan bahwa insentif atau ketentuan






