Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Momen Bersejarah: Dua Saudara Legendaris Berdamai di Festival Film Venesia

Momen Bersejarah: Dua Saudara Legendaris Berdamai di Festival Film Venesia
Minat|Penyanyi/Band Pop

Definisi Momen: Rekonsiliasi Oasis yang Akhirnya Terlihat

Momen rekonsiliasi Oasis di Festival Film Venesia adalah kemunculan publik Liam dan Noel Gallagher yang tampil bersama, bergandengan tangan, dan tertawa di karpet merah saat peluncuran dokumenter Oasis: Don’t Look Back in Anger, setelah lebih dari satu dekade konflik yang memisahkan mereka dan membuat masa depan band legendaris Britpop tersebut diragukan.

Inti momen ini bukan sekadar Liam Noel Gallagher reuni untuk promosi film, melainkan sinyal kuat bahwa rekonsiliasi Oasis bergerak dari ranah spekulasi menuju kenyataan emosional. Kehadiran mereka di Venesia terasa seperti deklarasi diam: dua kutub yang bertahun-tahun saling menjauh kini memilih berjalan berdampingan di ruang publik yang penuh kamera. Dalam konteks hubungan mereka yang sarat ego dan pernyataan pedas, pemandangan ini menghadirkan definisi baru bagi kata "damai" dalam kamus para penggemar yang telah menunggu lebih dari 15 tahun.

Momen Bersejarah: Dua Saudara Legendaris Berdamai di Festival Film Venesia

Karpet Merah Venesia: Gestur Kecil, Makna Besar

Di Festival Film Venesia, Liam dan Noel tiba bersama, melintasi Lido dengan perahu sebelum melangkah ke karpet merah untuk sesi pemotretan dokumenter Oasis: Don’t Look Back in Anger. Di titik inilah karpet merah seakan berubah menjadi panggung sejarah: dua saudara yang pernah menjadi simbol perpecahan publik saling bergandengan tangan dan tertawa di depan sorotan kamera. Gestur kebersamaan yang hangat itu sederhana, tetapi bagi penggemar, terlihat seperti penutup bab panjang berjudul "perang dingin" dan pembuka bab baru berjudul "Gallagher brothers berdamai".

Selama sekitar 16 tahun, nama Liam dan Noel lebih sering diingat sebagai dua kutub yang saling berseberangan, sejak Oasis bubar pada 2009 setelah Noel meninggalkan band. Karena itu, adegan bergandengan tangan di Venesia mematahkan narasi lama yang mengatakan mereka tak mungkin lagi berada di ruang yang sama tanpa konflik. Banyak penggemar membaca momen tersebut sebagai bukti nyata rekonsiliasi Oasis, bukan demi citra semata, tetapi sebagai ekspresi hubungan personal yang berhasil melewati luka masa lalu. Foto-foto dari karpet merah pun segera beredar, memicu percakapan global tentang apakah era keemasan Oasis sedang perlahan pulih.

Dari Tur Live ’25 ke Dokumenter: Rekonsiliasi yang Disusun di Panggung

Momen Venesia tak muncul tiba-tiba; ia adalah kelanjutan dari proses Liam Noel Gallagher reuni yang dipupuk lewat panggung. Dua bersaudara ini bersatu kembali tahun lalu untuk tur besar Live ’25 setelah perselisihan sekitar 15 tahun, membawa Oasis kembali tampil langsung pertama kali sejak bubar pada 2009. Reuni dan tur mereka diumumkan pada 27 Agustus 2024, dua hari sebelum peringatan 30 tahun album debut Definitely Maybe, seolah sengaja mengikat nostalgia kolektif dengan peluang rekonsiliasi.

Tur Oasis Live ’25 ditutup di Sao Paulo, Brasil, pada 23 November 2025, dengan set berisi 23 lagu hits, dari Hello hingga Wonderwall. Dokumenter Oasis Venice yang kini diluncurkan, Don’t Look Back in Anger, merekam perjalanan tur reuni 2025, baik di belakang panggung maupun saat mereka tampil di atas panggung. Sutradara menyebut Liam dan Noel telah menonton film tersebut dan merasa "sangat puas", serta menggambarkan sesi menonton itu sebagai momen yang "sangat emosional" bagi mereka. Di balik sorak penonton, dokumenter ini menyorot perjalanan emosional dua saudara, ego, konflik, dan keputusan untuk membuka kembali pintu yang dulu ditutup rapat.

Media, Kehati-hatian, dan Politik Damai Versi Gallagher

Menariknya, setelah sesi foto dan kemunculan hangat di karpet merah, Liam dan Noel memutuskan tak ikut konferensi pers untuk dokumenter Oasis: Don’t Look Back in Anger, meski jelas hadir di lokasi. Mereka tiba, berpose, lalu pergi sebelum konferensi dimulai, sementara yang berbicara di depan media adalah sutradara Dylan Southern dan Will Lovelace, serta Steven Knight. Menurut laporan, Gallagher bersaudara memang tidak dijadwalkan untuk tampil dalam konferensi pers itu, tetapi informasi tersebut tidak disampaikan sebelumnya kepada awak media. Keputusan ini memberi kesan bahwa rekonsiliasi mereka, meski nyata, masih dijaga dari paparan pertanyaan tajam.

Sikap menghindari konferensi pers mencerminkan pendekatan hati-hati terhadap media. Sejak reuni, Liam dan Noel cenderung menghindari wawancara bersama; mereka baru keluar dari pola itu untuk satu wawancara Don’t Look Back in Anger, yang menjadi wawancara bersama pertama mereka dalam 20 tahun. Alih-alih menyerahkan narasi kepada headline yang mudah memelintir, mereka membiarkan rekonsiliasi berbicara melalui gestur di karpet merah dan melalui dokumenter yang mengisahkan perjalanan mereka. Di satu sisi, sikap ini dapat dibaca sebagai bentuk proteksi terhadap damai yang masih rapuh; di sisi lain, ia menegaskan bahwa Gallagher tidak ingin rekonsiliasi Oasis direduksi jadi drama konferensi pers.

Babak Berikutnya: Harapan Penggemar dan Masa Depan Oasis

Venesia mungkin bukan klimaks, melainkan bab terbaru dalam cerita panjang Gallagher brothers berdamai. Noel telah mengonfirmasi bahwa ia akan kembali bekerja sama di atas panggung dengan Liam untuk pertunjukan final Carabao Cup di Wembley Stadium pada 22 Maret mendatang, menjadi penampilan kedua setelah sukses tur reuni Oasis yang berakhir di Sao Paulo. Sumber internal menyebut bahwa mereka menyadari apa yang diinginkan penggemar dan tahu permintaan akan tetap ada jika kelak mereka merilis album hits terbaik baru atau memainkan lebih banyak pertunjukan.

Pertanyaannya: apakah rekonsiliasi Oasis akan berkembang dari reuni panggung menjadi kebangkitan kreatif penuh, dengan materi baru dan dinamika yang lebih matang? Jawabannya belum jelas. Namun momen Liam Noel Gallagher reuni di karpet merah Venesia menunjukkan satu hal: setelah 16 tahun, mereka sekarang berjalan ke arah yang sama. Untuk penggemar musik di seluruh dunia, itu sudah lebih dari cukup sebagai titik awal harapan. Rekonsiliasi Oasis kini bukan hanya rumor atau nostalgia, melainkan proses hidup yang pelan-pelan ditata oleh dua saudara yang akhirnya berani menengok ke belakang tanpa lagi tenggelam dalam amarah.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!