Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

ROG Ally X20 Resmi Hadir dengan OLED dan Ryzen AI Z2 Extreme

ROG Ally X20 Resmi Hadir dengan OLED dan Ryzen AI Z2 Extreme
Minat|Gamer Mobile

ROG Ally X20: Handheld super-premium yang lebih mirip ekosistem daripada sekadar konsol

ROG Ally X20 adalah handheld gaming device edisi terbatas yang menggabungkan PC gaming portabel bertenaga prosesor Ryzen AI Z2 Extreme dengan layar OLED gaming 7,4 inci dan paket kacamata AR gaming XREAL, ditujukan bagi gamer dan kolektor yang menginginkan pengalaman bermain imersif sekaligus simbol perayaan 20 tahun lini ROG.

Inti kabarnya sederhana: ROG Ally X20 bukan sekadar refresh kecil, melainkan pernyataan bahwa handheld premium kini bergerak ke arah ekosistem lengkap, bukan hanya perangkat tunggal. Dengan ROG Ally X20 harga resmi Rp46.999.000 untuk paket bundle lengkap, ASUS jelas menargetkan segmen ultra-enthusiast, bukan gamer kasual yang sekadar ingin perangkat pengganti konsol rumahan. Edisi ini hadir dengan desain transparan hitam dan aksen emas sebagai penanda dua dekade ROG, menjadikannya lebih dekat ke barang koleksi ketimbang sekadar alat bermain. Pertanyaannya: apakah kombinasi layar OLED, prosesor Ryzen AI Z2 Extreme, dan kacamata AR cukup kuat untuk membenarkan banderol setinggi ini?

ROG Ally X20 Resmi Hadir dengan OLED dan Ryzen AI Z2 Extreme

Layar OLED 7,4 inci dan kontrol baru: upgrade yang memang diminta gamer

Fokus utama ROG Ally X20 ada pada dua hal yang paling sering dikeluhkan di generasi awal: kualitas layar dan presisi kontrol. ASUS menjawab dengan panel ROG Nebula HDR Display berbasis OLED 7,4 inci beresolusi Full HD 1.920 x 1.080, refresh rate 120Hz, dan response time 0,2 milidetik. Dukungan Dolby Vision, cakupan warna DCI-P3 100%, serta sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 1400 menempatkan layar ini di level yang biasanya kita temui di laptop gaming kelas atas, bukan handheld.

Lapisan Corning Gorilla Glass Victus dengan coating anti-refleksi Corning DXC diklaim mampu mengurangi pantulan hingga 65% dan meningkatkan ambient contrast hingga 4,5 kali, yang berarti bermain di ruangan terang tidak lagi menyiksa mata. Di sisi kontrol, TMR Joysticks dengan sensor magnetik tanpa kontak fisik dirancang untuk mengurangi risiko stick drift dan menghemat konsumsi daya hingga 75%, sementara Transforming D-pad yang bisa diubah dari empat ke delapan arah menjawab kebutuhan gamer fighting dan retro secara lebih serius. Di sini, ASUS tampak mendengarkan komunitas, bukan sekadar mengganti spesifikasi di atas kertas.

ROG Ally X20 Resmi Hadir dengan OLED dan Ryzen AI Z2 Extreme

Ryzen AI Z2 Extreme dan pendinginan: performa PC dalam genggaman, tapi untuk siapa?

Di balik layar OLED gaming tersebut, ROG Ally X20 mengandalkan AMD Ryzen AI Z2 Extreme dengan delapan core, 16 thread, dan kecepatan hingga 5,0GHz, dipadukan dengan grafis terintegrasi AMD Radeon 890M dan NPU AMD XDNA hingga 50 TOPS. RAM 24GB LPDDR5X-8000 dual-channel dan SSD NVMe PCIe 4.0 1TB menegaskan bahwa ini adalah PC penuh dalam format handheld, bukan sekadar konsol portabel. Baterai 80Wh dan sistem pendingin ROG Intelligent Cooling dengan dua kipas diklaim memberikan aliran udara 20% lebih besar dan area sirip heatsink 11% lebih luas, dengan suhu area genggaman sekitar 29,2 derajat Celsius saat menjalankan Cyberpunk 2077 di mode Turbo.

Secara praktis, dukungan Xbox mode yang menyatukan koleksi game dari Xbox, Game Pass, Steam, Battle.net, GOG, dan Epic Games Store dalam satu tampilan membuat pengalaman software terasa lebih rapi untuk perangkat Windows 11 Home ini. Namun dengan bobot 756 gram, jelas ini bukan handheld untuk sesi santai lima menit di commuter; ini adalah mesin serius untuk mereka yang ingin performa PC high-end di mana saja dan siap menerima kompromi di sisi bobot dan harga demi fleksibilitas tersebut.

Kacamata AR XREAL: layar virtual 171 inci yang mengubah cara bermain

Poin pembeda paling berani dari bundle ini adalah kacamata AR gaming ROG XREAL R1 Edition 20 yang langsung disertakan dalam paket. Berbeda dari handheld gaming device biasa, ASUS tidak berhenti di perangkat utama; mereka menambahkan lapisan pengalaman baru lewat layar virtual. Kacamata ini memakai panel Sony Micro OLED 0,55 inci dengan resolusi 1.920 x 1.080 piksel per mata dan refresh rate hingga 120Hz, bahkan 240Hz melalui Frame Rate Boost, dengan response time 0,01 milidetik.

Dengan bobot hanya 90 gram, kacamata AR ini mampu menampilkan layar virtual hingga 171 inci pada jarak empat meter, lengkap dengan Native 3DoF dan Anchor Mode untuk menjaga posisi layar tetap stabil saat kepala bergerak. Sistem audio yang dikembangkan bersama Bose dan koneksi satu kabel USB Type-C ke handheld menjadikannya solusi yang relatif praktis untuk pengalaman gaming imersif tanpa perlu TV besar. Di titik ini, ROG Ally X20 bundle terasa lebih seperti paket home theater pribadi portabel ketimbang sekadar konsol genggam.

Harga, pre-order, dan siapa yang sebaiknya melirik ROG Ally X20

ROG Ally X20 harga resmi untuk bundle RC74XA-Z2EUA3BT ditetapkan Rp46.999.000, sudah termasuk handheld, kacamata AR XREAL, aksesori dbrand, Pelican Protector Case, adaptor daya 68W, dan PC Game Pass tiga bulan. Selama periode pre-order 16–30 Oktober 2026 melalui ASUS Online Store dan ROG Exclusive Store, pembeli juga berkesempatan mendapatkan jam tangan G-Shock edisi 20 tahun ROG selama persediaan masih tersedia. Pengiriman unit dijadwalkan mulai 30 Oktober 2026, dengan garansi internasional dua tahun dan akses ke 141 titik layanan servis.

Dengan harga setinggi ini, ROG Ally X20 jelas bukan pilihan rasional bagi semua orang. Bundle ini paling masuk akal untuk tiga tipe pengguna: kolektor yang mengincar edisi 20 tahun dengan desain transparan dan bonus eksklusif, gamer enthusiast yang ingin layar OLED terbaik plus kontrol paling presisi di kelas handheld, dan pengguna yang tertarik menjadikan kacamata AR sebagai layar utama pengganti monitor besar. Jika Anda hanya ingin handheld gaming device ringkas untuk bermain indie atau game ringan, ekosistem mahal ini kemungkinan berlebihan. Namun jika Anda menginginkan kombinasi performa PC, layar OLED, dan AR dalam satu paket, inilah salah satu opsi paling ekstrem di pasaran saat ini.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!