Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Keamanan WhatsApp Naik Kelas: Passkey dan Info Nomor Tak Dikenal

Keamanan WhatsApp Naik Kelas: Passkey dan Info Nomor Tak Dikenal
Minat|Aplikasi Ponsel

WhatsApp Sedang Mengubah Cara Kita Melihat Keamanan

Keamanan WhatsApp adalah serangkaian fitur perlindungan yang dirancang untuk menjaga akun, data pribadi, dan komunikasi pengguna tetap aman dari penipuan online, pembajakan akun, serta penyalahgunaan identitas, melalui kombinasi autentikasi kuat, verifikasi berlapis, dan informasi konteks tambahan pada panggilan masuk yang membantu pengguna mengambil keputusan lebih aman sebelum berinteraksi. WhatsApp resmi memperkenalkan tiga fitur keamanan baru untuk melindungi pengguna dari suspend, blokir akun, serta penipuan online. Fitur-fitur ini diluncurkan pada Rabu, 26/08, dengan tujuan agar akun lebih aman dan tidak mudah diambil alih. Langkah ini bukan kosmetik: platform ini sedang merespons maraknya suspend, blokir, dan serangan phishing yang mengincar pengguna. Pesannya jelas: kalau pengguna makin sering jadi sasaran penipuan telepon dan pembajakan akun, keamanan bawaan aplikasi harus ikut naik kelas.

Keamanan WhatsApp Naik Kelas: Passkey dan Info Nomor Tak Dikenal

Nomor Tak Dikenal Kini Punya ‘Kartu Nama’ Digital

Langkah paling terasa untuk cegah penipuan telepon adalah cara WhatsApp memperlakukan nomor tak dikenal. Alih-alih hanya menampilkan deretan angka, aplikasi kini memunculkan informasi detail tentang penelepon yang belum tersimpan di kontak, termasuk asal negara, tanggal akun dibuat, dan apakah nomor tersebut berada dalam grup yang sama dengan penerima. Selain itu, informasi dari nomor tak dikenal juga muncul dalam daftar kontak sebagai bagian dari upaya menekan kasus penipuan melalui sambungan telepon. Dengan begitu, pengguna punya konteks: ini anggota komunitas, orang yang pernah satu grup, atau murni nomor asing yang mencurigakan. Fitur ini dirancang untuk mengantisipasi modus penipu yang mengandalkan rasa urgensi agar calon korban terburu-buru merespons. Kini, sebelum mengangkat, pengguna punya jeda untuk berpikir—bukan sekadar refleks menjawab.

Passkey WhatsApp: Kunci Ganda yang Sulit Dicuri

Di ranah akses akun, passkey WhatsApp menjadi lapisan penting yang sengaja dibuat untuk mempersulit peretas. Salah satu penguatan keamanan ini adalah melalui fitur passkey yang sudah digunakan lebih dari satu miliar orang pengguna. Kini, fitur tersebut bisa digunakan lebih dari satu di satu akun, sehingga pengguna yang memakai beberapa perangkat dapat menambah beberapa passkey lewat Pengaturan > Akun > Passkey. Passkey memungkinkan login kembali ke akun lebih aman karena menggunakan sidik jari, Face ID, atau kode penguncian layar, bukan username dan password yang rawan phishing. Mekanisme ini membuat akses jarak jauh oleh penyerang jauh lebih sulit, karena pelaku membutuhkan akses fisik ke perangkat yang menyimpan bagian dari passkey pengguna. Bagi keamanan WhatsApp, ini sinyal tegas: kata sandi tradisional sudah tidak cukup untuk melawan serangan modern.

Verifikasi Dua Langkah: Dari PIN 6 Digit ke Kata Sandi Serius

Jika dulu verifikasi dua langkah di WhatsApp sering diremehkan, kini fitur ini naik level menjadi benteng utama. WhatsApp meningkatkan sistem two-step verification dengan mengubahnya dari sekadar PIN enam digit menjadi opsi password yang lebih panjang dengan kombinasi alfanumerik dan karakter khusus, sehingga lebih sulit ditebak. Versi baru verifikasi dua langkah ini diklaim memberikan perlindungan tambahan untuk mencegah seseorang mengambil alih akun, bahkan ketika mereka sudah mendapatkan kode sandi sekali pakai. WhatsApp bahkan mengingatkan, jika selama ini pengguna hanya memakai "123456", sudah waktunya meng-upgrade kata sandi ke format yang lebih serius. Two-step verification bukan lagi fitur ekstra; ia adalah kewajiban minimum jika pengguna ingin akun tetap berada dalam jangkauan sendiri dan tidak berpindah tangan ke penipu.

Cegah Penipuan Telepon Bukan Urusan WhatsApp Saja

Semua pembaruan ini menunjukkan satu hal: platform mulai mengakui bahwa ancaman utama bukan hanya dari pesan teks, tetapi juga dari panggilan suara dan pengambilalihan akun. Fitur informasi penelepon dari nomor tak dikenal jelas ditujukan untuk menekan penipuan telepon, sementara perluasan passkey dan penguatan verifikasi dua langkah menyasar upaya peretas mengambil alih akun. Penguatan fitur-fitur keamanan ini diharapkan menjadi solusi pengguna dalam menangkal penipuan online dan phishing yang terus menargetkan masyarakat. Namun, fitur secanggih apa pun tetap bergantung pada kebiasaan pengguna: apakah mereka mengaktifkan verifikasi dua langkah, memakai passkey, dan tidak asal mengangkat panggilan. Saat ini, pembaruan passkey dan two-step verification sudah tersedia di Android dan iPhone, sedangkan informasi tambahan saat panggilan dari nomor tak dikenal baru hadir di Android. Tahap berikutnya seharusnya jelas: edukasi agresif, bukan hanya fitur baru.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!