Rekomendasi Utama: Galaxy S24 Masih Sangat Layak Dibeli
Samsung Galaxy S24 adalah smartphone flagship kelas atas dengan chipset bertenaga, layar AMOLED 120Hz, sistem kamera tiga lensa, fitur Galaxy AI, dan dukungan pembaruan Android jangka panjang yang membuatnya tetap relevan dipakai beberapa tahun ke depan. Untuk kebanyakan orang yang ingin flagship 2026 layak dibeli tanpa membayar harga tertinggi, Galaxy S24 adalah pilihan paling masuk akal. Saat pertama dijual, Samsung Galaxy S24 harga untuk varian 8/256GB berada di Rp13.999.000 dan 8/512GB di Rp15.999.000. Memasuki pertengahan 2026, harga Samsung Galaxy S24 turun signifikan: unit baru di toko resmi dan distributor kini bergerak di kisaran sekitar Rp11 jutaan hingga Rp13 jutaan, sementara harga resmi masih sekitar Rp13.999.000 untuk 256GB, tergantung promo dan stok. Dengan penurunan ini, nilainya jauh lebih menarik dibanding saat rilis.
Performa, Layar, dan Kamera: Masih Standar Flagship
Dari sisi performa, Galaxy S24 memakai chipset Exynos 2400 dengan RAM 8GB serta opsi penyimpanan 256GB dan 512GB. Kombinasi ini masih nyaman untuk multitasking berat, editing konten, sampai game populer tanpa terasa ketinggalan. Layar 6,2 inci Dynamic LTPO AMOLED 2X resolusi Full HD+ mendukung refresh rate adaptif 1–120Hz, kecerahan puncak 2.600 nits, Vision Booster, dan HDR10+ dengan perlindungan Gorilla Glass Victus 2. Untuk nonton konten HDR atau dipakai di bawah matahari, kualitas panel ini tetap kompetitif melawan banyak flagship baru. Kamera belakang terdiri dari 50MP utama, 12MP ultrawide, dan 10MP telefoto 3x optical zoom, plus kamera depan 12MP di punch hole. Paket ini masih sangat memadai untuk foto, video, dan kebutuhan konten media sosial yang serius.
Keunggulan Galaxy AI dan Dukungan Jangka Panjang
Salah satu alasan utama Galaxy S24 tetap menarik adalah Galaxy AI fitur yang membedakannya dari banyak ponsel lain di kelas harga serupa. Galaxy AI menghadirkan fungsi seperti Live Translate untuk menerjemahkan suara dan teks secara real-time saat panggilan telepon, membuat komunikasi lintas bahasa jauh lebih praktis. Kehadiran kemampuan AI ini membuat pengalaman terasa lebih modern dibanding banyak pesaing di segmen harga yang sama. Menariknya, di lini lain Samsung, seperti Galaxy A37 5G dan A57 5G, AI juga dipakai untuk mempermudah aktivitas harian dan produktivitas. Di sisi ketahanan software, Galaxy S24 dijanjikan upgrade Android hingga tujuh generasi dan update keamanan selama tujuh tahun, memberi masa pakai panjang bagi pengguna yang ingin memegang satu perangkat untuk waktu lama. Di kelas menengah, Samsung bahkan memberi hingga enam generasi update OS dan enam tahun patch keamanan pada seri Galaxy A tertentu.
Membandingkan Galaxy S24 dengan Pilihan Samsung Lain
Untuk menilai apakah Galaxy S24 adalah flagship 2026 layak dibeli, penting melihat posisinya terhadap model Samsung lain yang lebih baru maupun lebih terjangkau. Di kelas menengah, Galaxy A37 5G menyasar aktivitas sehari-hari dengan layar Super AMOLED, AI untuk kenyamanan penggunaan, Samsung Knox, dan update OS hingga enam generasi plus enam tahun keamanan. Galaxy A57 5G menawarkan chipset lebih kencang, AI lebih lengkap, serta kamera Nightography yang dioptimalkan untuk kondisi minim cahaya, menjadikannya cocok untuk profesional dan content creator. Di sisi paling atas, seri terbaru seperti Galaxy S26 membawa Galaxy AI paling canggih, kamera flagship, dan performa premium untuk pengguna yang ingin pengalaman tanpa batas. Dibanding ketiganya, Galaxy S24 berada di tengah: kelas flagship dengan harga yang sudah turun, tetapi masih membawa paket performa, kamera, AI, dan dukungan software yang kuat.
| Model | Siapa yang Cocok | Fokus Utama |
|---|---|---|
| Galaxy A37 5G | Pengguna harian, pelajar, pekerja kantoran | Layar Super AMOLED, AI praktis, Samsung Knox, update OS hingga 6 generasi |
| Galaxy A57 5G | Profesional dan content creator | Chipset lebih bertenaga, AI lebih lengkap, Nightography untuk low-light |
| Galaxy S24 | Pengguna yang ingin flagship kompak dengan harga turun | Exynos 2400, layar AMOLED 120Hz, kamera 50MP+tele 3x, Galaxy AI, update Android 7 generasi |
Nilai Jangka Panjang dan Panduan Membeli
Dalam kondisi komponen memori yang diprediksi naik harga 15–20% untuk DRAM dan 10–15% untuk NAND Flash menurut analis TrendForce, perusahaan menekankan pentingnya nilai jangka panjang saat membeli smartphone. Dukungan software, keamanan, dan kemampuan mengikuti perkembangan teknologi terbukti sama pentingnya dengan RAM, storage, atau megapiksel kamera. Pendekatan ini juga terlihat pada jajaran Samsung lain yang mengandalkan update panjang dan Galaxy AI yang terus berkembang lewat pembaruan software. Dengan Galaxy S24 harga yang sudah turun ke kisaran sekitar Rp11–13 jutaan di pasar resmi, perangkat ini memberi titik manis antara biaya dan umur pakai. Layanan purna jual yang luas dengan ratusan service center turut menguatkan nilai beli bagi calon pengguna yang ingin merasa aman memegang satu perangkat bertahun-tahun.
- Buy the Samsung Galaxy S24 if Anda ingin flagship kompak dengan performa, kamera, dan Galaxy AI yang masih sangat kompetitif setelah harga turun signifikan.
- Skip the Samsung Galaxy S24 if Anda mengejar fitur terbaru mutlak dan siap membayar lebih untuk seri flagship generasi paling baru seperti S26.
- Buy the Samsung Galaxy S24 if Anda mengutamakan dukungan software panjang hingga tujuh generasi Android dan tujuh tahun pembaruan keamanan untuk masa pakai yang lama.
- Skip the Samsung Galaxy S24 if kebutuhan Anda sebatas aktivitas ringan dan Anda bisa menghemat lebih banyak dengan seri Galaxy A37 5G yang tetap mendapat update panjang.
- Buy the Samsung Galaxy S24 if Anda membutuhkan keseimbangan antara kemampuan kamera flagship dan harga yang sudah lebih ramah dibanding saat pertama rilis.
- Skip the Samsung Galaxy S24 if Anda membutuhkan layar dan baterai lebih besar, dan bersedia mempertimbangkan model lain yang dimensinya lebih jumbo.






