Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Honda Super One Listrik Rp438 Juta: City Car Boxy Serba Terbatas

Honda Super One Listrik Rp438 Juta: City Car Boxy Serba Terbatas
Minat|Memilih dan Membeli Mobil

Super One: Bukan Brio Listrik, Melainkan Kei Car Listrik Serba Eksklusif

Honda Super One listrik adalah mobil listrik desain unik bergaya kei car dengan bodi boxy kompak, tenaga motor listrik hingga sekitar 95 horsepower melalui mode Boost, dan distribusi unit yang sangat terbatas sehingga membentuk citra city car elektrik premium yang lebih menonjolkan pengalaman berkendara daripada sekadar angka spesifikasi. Dari awal, banyak orang mengira ini akan menjadi sekadar "Brio versi listrik". Namun begitu wujud aslinya muncul, jelas bahwa Honda memilih rute yang lebih berani: mengambil inspirasi dari kei car N One dan mengemasnya menjadi kendaraan listrik terbatas yang terlihat jauh lebih karakteristik. Pendekatan ini adalah pernyataan sikap. Honda tidak mengejar perang harga atau jarak tempuh terpanjang, tetapi merancang sebuah city car elektrik premium yang main di ranah desain dan rasa berkendara. Dengan kata lain, Super One ditujukan untuk mereka yang ingin tampil beda, bukan sekadar berpindah ke mobil listrik paling masuk akal di kertas.

Honda Super One Listrik Rp438 Juta: City Car Boxy Serba Terbatas

Desain Boxy Kei Car: Daya Tarik Visual yang Mengalahkan Logika

Hal paling mencolok dari Honda Super One listrik adalah bentuknya yang benar-benar kotak dan mungil, lengkap dengan warna-warna yang berani. Dimensi panjang sekitar 3,5 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 1,6 meter menjadikannya city car elektrik yang kompak, tetapi fender lebar dan bumper sporty membuatnya tampak lebih gemuk dan agresif dibanding kebanyakan mobil listrik kecil lain. Di depan, lampu utama circular LED dipadukan dengan penutup grille berbahan daur ulang yang menyembunyikan port pengisian, menyiratkan bahwa desain bukan sekadar gaya, tetapi juga fungsi. Sisi samping dihiasi velg ring 15 dengan ban performa dan sideskirt berventilasi, sementara belakangnya menghadirkan stop lamp LED beraksen smoke serta diffuser ala mobil sport kecil. Dalam lanskap mobil listrik yang cenderung membulat dan futuristis, estetika kei car boxy seperti ini terasa menyegarkan—lebih jujur sebagai “mobil kecil kota” daripada mencoba terlihat seperti mini-SUV.

Harga Rp438 Juta dan Kuota 100 Unit: Premium Karena Langka

Harga dasar Honda Super One listrik berada di kisaran Rp438 juta, dengan warna tertentu seperti abu-abu dan ungu dikenai tambahan sekitar Rp10 juta, sementara warna hitam menjadi opsi paling dasar. Bandingkan dengan deretan mobil listrik lain yang menawarkan spesifikasi lebih besar di rentang harga serupa; secara nilai di atas kertas, Super One memang tampak kurang menggoda. Namun Honda seakan sengaja menempatkannya sebagai kendaraan listrik terbatas: untuk tahun 2026, kuotanya hanya 100 unit dan disebut sudah habis, sehingga calon konsumen berikutnya harus menunggu hingga 2027. "Salah satu faktor yang membuat Honda Super One semakin menarik adalah jumlah unitnya yang terbatas, untuk 2026 hanya 100 unit" adalah kalimat yang merangkum strategi ini. Alih-alih mengejar volume, Honda menjadikan Super One sebagai barang koleksi: siapa pun yang membelinya bukan hanya mendapatkan mobil listrik, tetapi juga status sebagai pemilik salah satu city car elektrik premium paling langka saat ini.

Performa, Mode Boost, dan Simulasi Gigi: Menghibur di Balik Angka Kecil

Di atas kertas, tenaga Honda Super One listrik tampak biasa saja: motor listrik di roda depan menghasilkan sekitar 64 horsepower dan torsi 162 Nm, lalu meningkat menjadi sekitar 94–95 horsepower saat mode Boost diaktifkan. Jarak tempuh bukan yang terjauh dan output tenaga bukan yang terbesar, tetapi Honda mengarahkan fokus ke karakter pengendalian dan rasa berkendara, terinspirasi dari Honda City Turbo. Simulasi perpindahan gigi melalui mode khusus di setir menjadikannya berbeda dari banyak mobil listrik yang serba halus dan senyap hingga terasa steril. Dengan ukuran kecil dan bodi boxy, Super One seperti mengundang pengemudi untuk bersenang-senang di dalam kota, memanfaatkan torsi instan dan dimensi ringkasnya. Di sinilah posisi sebagai city car elektrik premium terasa logis: bukan untuk perjalanan jauh, melainkan untuk memberi pengalaman berkendara yang emosional setiap hari, meski datanya di brosur tidak mengalahkan rival berbasis value for money asal Tiongkok.

Kesimpulan: Super One Bukan Mobil Listrik Paling Masuk Akal, Tapi Paling Berkarakter

Jika yang dicari adalah mobil listrik paling murah, paling bertenaga, atau paling jauh jarak tempuhnya, Honda Super One listrik jelas bukan jawabannya. Harga Rp438 juta, angka performa yang tidak ekstrem, serta kuota hanya 100 unit membuatnya tampak seperti keputusan yang lebih emosional daripada rasional. Namun di situlah poin utama Super One: ia hadir sebagai mobil listrik desain unik dengan gaya kei car, tampilan boxy kompak, dan fokus pada sensasi mengemudi, bukan sekadar efisiensi. Dalam pasar yang mulai dipenuhi kendaraan listrik terbatas dan sarat hitung-hitungan value for money, Super One mengambil jalur berbeda—menjadi city car elektrik premium yang berbicara pada selera dan keinginan untuk tampil beda. Pada akhirnya, Super One adalah mobil untuk mereka yang menganggap karakter lebih penting daripada spesifikasi di tabel.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!