KuybeliKuybeli

itel Power 80 Resmi Hadir: Ponsel Tangguh Baterai 7.000 mAh Mulai Rp 1,9 Juta

itel Power 80 Resmi Hadir: Ponsel Tangguh Baterai 7.000 mAh Mulai Rp 1,9 Juta
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

itel Power 80: Ponsel Lapangan, Bukan Sekadar Smartphone Murah

itel Power 80 adalah smartphone baterai 7000 mAh yang dirancang khusus sebagai ponsel tangguh terjangkau untuk pekerja lapangan, driver, dan pengguna outdoor yang membutuhkan daya tahan fisik, ketahanan baterai ekstrem, serta fitur konektivitas tambahan di wilayah dengan sinyal terbatas.,

Peluncuran itel Power 80 memperjelas satu hal: pasar entry-level tidak lagi cukup dengan “speknya lumayan, harganya murah”. itel Indonesia secara resmi menghadirkan perangkat ini untuk pengguna dengan mobilitas tinggi, terutama pekerja lapangan dan mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan. Menariknya, fokus bukan pada kamera heboh atau desain glamor, melainkan pada daya tahan dan reliabilitas. Dengan baterai 7.000 mAh, sertifikasi militer, dan fitur komunikasi tambahan, Power 80 mencoba mengisi celah yang jarang disentuh merek lain di kelas harga serupa. Di titik ini, pertanyaannya bukan lagi apakah ini cukup bagus sebagai smartphone murah, tetapi apakah ia bisa menggantikan power bank kedua dan casing pelindung tebal di kantong pekerja lapangan.

itel Power 80 Resmi Hadir: Ponsel Tangguh Baterai 7.000 mAh Mulai Rp 1,9 Juta

Baterai 7.000 mAh dan Sertifikasi Militer: Nilai Utama untuk Pekerja Lapangan

Daya tahan adalah kartu truf itel Power 80. Baterai jumbo 7.000 mAh diklaim mampu menopang penggunaan sepanjang hari tanpa sering mengisi daya, bahkan secara teknis bisa mencapai 67,8 hari waktu siaga, 22,6 jam pemutaran video, dan 54,2 jam panggilan telepon. Untuk sopir ekspedisi, kurir, hingga petugas lapangan yang sering jauh dari colokan listrik, angka ini bukan gimmick—ini bisa berarti satu hari kerja penuh tanpa cemas kehabisan daya.

Soal ketangguhan fisik, itel Power 80 tampil lebih serius daripada kebanyakan ponsel di kelas harga serupa. Ponsel ini mengantongi IP68 dan IP69, tahan debu, air hingga kedalaman 2 meter selama 30 menit, serta tahan semburan air bertekanan hingga 100 bar pada suhu 85°C. Ditambah lagi, ada sertifikasi MIL-STD-810H yang membuatnya tahan jatuh dari ketinggian 2 meter dan dukungan sertifikasi SGS Drop Resistance serta label Military Grade., Dalam demo peluncuran, perangkat dijatuhkan dan bahkan dicelupkan ke akuarium untuk menegaskan klaim durabilitas ini.

itel Power 80 Spesifikasi: Ketahanan Diutamakan, Performa Cukup

Dari sisi spesifikasi, jelas terlihat bahwa itel Power 80 memprioritaskan daya tahan dan fungsionalitas lapangan ketimbang mengejar angka-angka performa yang bombastis. Layar IPS LCD 6,78 inci beresolusi 720 x 1576 piksel dengan refresh rate 120 Hz memberi tampilan cukup besar dan mulus, sementara Outdoor Boost Mode dan Rain Touch Control dibuat agar layar tetap terbaca di bawah matahari dan tetap responsif saat basah.,

Dapur pacunya memakai chipset UNISOC T7250 yang dipadukan dengan RAM 4 GB LPDDR4X dan memori internal 128 GB eMMC 5.1, plus opsi Virtual RAM hingga 12 GB serta slot microSD terdedikasi. Untuk dokumentasi, tersedia kamera utama 50 MP dengan dual LED flash dan perekaman video hingga 1080p, plus kamera depan 8 MP. Di atas kertas, ini bukan ponsel gaming, namun cukup untuk navigasi, aplikasi pesan, dan aplikasi operasional kerja sehari-hari. Sistem operasi Android 16 dengan itel OS 16 diklaim responsif, mempertegas bahwa fokus ponsel ini adalah stabilitas pemakaian, bukan skor benchmark.

Fitur Ultralink dan Order-Grabbing: Dirancang untuk Driver dan Daerah Minim Sinyal

Nilai jual itel Power 80 tidak berhenti di baterai dan bodi tangguh. Fitur Ultralink memungkinkan panggilan telepon tanpa jaringan seluler hingga jarak 2 km, sesuatu yang sangat relevan untuk pekerja di area dengan sinyal lemah atau tidak stabil. Ditambah fitur UltraLink Free Call yang disebutkan dalam peluncuran, jelas bahwa itel sedang menyasar pengguna yang tidak bisa bergantung pada menara BTS di setiap sudut.

Untuk driver ojek online dan kurir, fitur Order-Grabbing Boost membantu mempercepat proses bidding order, sebuah sentuhan yang jarang dipikirkan produsen ponsel lain. Ada juga IR Remote Control dan Hands-Free Voice Capture yang memungkinkan pengambilan foto dengan perintah suara hingga jarak 50 meter, berguna saat dokumentasi kerja lapangan. Menurut Head of Marketing Geza Febriandi, sekitar 80 persen masyarakat banyak beraktivitas di luar ruangan, sehingga durabilitas dan fitur seperti ini kini bukan sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan.

Harga itel Power 80: Entry-Level dengan Durabilitas Rasa Flagship

Secara harga, itel Power 80 diposisikan agresif. Perangkat ini dipasarkan mulai Rp1.999.000, sementara varian dengan RAM 4 GB dan memori 128 GB dibanderol Rp 2.399.000. Untuk sebuah ponsel tangguh terjangkau dengan sertifikasi IP68, IP69, MIL-STD-810H, baterai 7.000 mAh, dan fitur Ultralink, penawaran ini menekan jarak antara segmen entry-level dan fitur ketahanan ala perangkat outdoor premium. Perangkat juga sudah tersedia di kanal e-commerce populer dengan promo bundling aksesori bagi pembeli awal.

Tentu, ada kompromi: tidak ada NFC dan jack audio 3,5 mm, sehingga pengguna yang bergantung pada pembayaran nirsentuh atau headset kabel mungkin perlu adaptasi. Namun bagi target utama—pekerja lapangan, driver, pengguna outdoor—nilai utama justru pada baterai besar, body tahan banting, dan reliabilitas jaringan alternatif. Dengan sinyal bahwa itel akan merambah pasar 5G pada akhir tahun, Power 80 terasa seperti langkah strategis: membangun reputasi sebagai “ponsel kerja” yang tahan banting sebelum naik kelas ke jaringan lebih cepat. Untuk mereka yang kerja di lapangan lebih sering daripada nongkrong di kafe, value proposition ini sulit diabaikan.

Kuybeli earns a commission when you shop through our links, at no extra cost to you. Editorial content is independently selected by our team.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!