Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Sony Walkman Premium: Tiga Model untuk Audiophile

Sony Walkman Premium: Tiga Model untuk Audiophile
Minat|Mendengarkan Musik

Walkman kembali sebagai perangkat untuk mendengar dengan saksama

Sony Walkman premium adalah rangkaian pemutar musik portabel kelas atas yang dirancang untuk pendengar yang menempatkan mutu reproduksi suara dan pengalaman mendengarkan personal di atas kepraktisan ponsel sehari-hari. Tiga model terbarunya—NW-WM1ZM3, NW-WM1AM3, dan NW-ZX900—menandai kembalinya perangkat keras Walkman baru setelah beberapa tahun tanpa peluncuran dengan nama tersebut. Langkah ini masuk akal bagi audiophile yang ingin perangkat khusus untuk musik, bukan gawai serbaguna yang juga memutar lagu. Ketiganya menjalankan Android dan mendukung aplikasi musik yang kompatibel, sehingga pengalaman mendengar tidak terbatas pada berkas yang disimpan sendiri. Layanan seperti Spotify dan Apple Music menawarkan pilihan streaming atau unduhan musik beresolusi tinggi. Jadi, Hi-Res audio portabel di sini bukan sekadar nostalgia: daya tariknya adalah membawa pilihan mendengar berkualitas tinggi dalam perangkat khusus.

Sony Walkman Premium: Tiga Model untuk Audiophile

Tiga tingkat harga, dengan bahan flagship yang mencolok

Rentang harga yang diumumkan menempatkan ketiga model pada kelas premium: NW-ZX900 dibanderol Rp34,2 juta, NW-WM1AM3 Rp54 juta, dan NW-WM1ZM3 Rp106,22 juta. Selisih itu bukan hanya soal posisi produk. Walkman NW-WM1ZM3 tampil sebagai pilihan paling mewah, dengan rangka tembaga bebas oksigen berlapis emas dan sekrup berlapis emas; Sony mengaitkan desain tersebut dengan koneksi ground yang stabil serta karakter bass, ruang suara, dan frekuensi tinggi. Untuk pendengar yang tidak membutuhkan kemewahan material flagship, NW-WM1AM3 dan NW-ZX900 memakai bodi paduan aluminium dengan sasis belakang berlapis emas. Kedua model teratas memiliki layar 5,5 inci beresolusi 1080p, sedangkan ZX900 memakai layar 5 inci dengan resolusi yang sama. Menurut saya, harga tertinggi paling sulit dibenarkan tanpa kecintaan pada desain dan detail material.

Sony Walkman Premium: Tiga Model untuk Audiophile

Daya tarik suara perlu ditimbang dengan batas penggunaan

Sony membekali lini ini dengan DSD Remastering Engine yang ditingkatkan untuk memberi musik digital karakter lebih hangat, mendekati audio analog. Saat memutar musik dengan kompresi lebih rendah, pemrosesan berbasis AI dapat mengenali genre lalu memperbaiki frekuensi tinggi dan detail halus. Fitur seperti ini menarik, tetapi bukan pengganti sumber rekaman yang baik: hasil akhir tetap dipengaruhi mutu musik, pengaturan, dan perangkat audio yang digunakan. Sony menyarankan headphone kelas atas agar detail suara dapat terdengar optimal. Klaim baterainya juga perlu dibaca dengan konteks: WM1ZM3 dan WM1AM3 disebut mampu bertahan hingga 31 jam untuk streaming atau 35 jam untuk pemutaran lokal, sementara ZX900 hingga 35 jam untuk streaming atau 40 jam untuk lokal; pengujian memakai MP3 128 kbps, bitrate rendah untuk standar audio beresolusi tinggi. Durasi nyata berubah menurut format, volume, jaringan, aplikasi, dan pengaturan.

Sony Walkman Premium: Tiga Model untuk Audiophile

Kesimpulan: pilihan khusus, bukan peningkatan untuk semua orang

Tiga model ini menunjukkan bahwa pemutar musik audiophile masih punya alasan untuk dibeli: fokus pada suara, dukungan aplikasi, dan format mendengar portabel dalam satu perangkat. Namun, investasi ini paling masuk akal bagi pendengar yang benar-benar memakai headphone berkualitas dan menghargai sesi mendengar yang disengaja. Bagi pengguna yang terutama mendengarkan musik sebagai latar melalui ponsel dan earbud biasa, keistimewaan perangkat khusus mungkin tidak sebanding dengan harganya. NW-ZX900 menjadi pintu masuk paling terjangkau di antara tiga model, sedangkan NW-WM1ZM3 jelas menyasar mereka yang menginginkan material mewah sekaligus perangkat audio kelas atas. Kesimpulannya, kebangkitan Walkman bukan untuk menggantikan ponsel, melainkan menawarkan alternatif bagi orang yang ingin memberi musik perhatian penuh—dan bersedia membayar untuk pengalaman tersebut.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!