Verdict Singkat: Workhorse Murah untuk Kerja Keras
itel Power 80 adalah smartphone entry-level dengan baterai 7.000 mAh tahan lama, desain ponsel tahan banting berkat Cage Frame, serta fitur unik untuk pekerja lapangan seperti Ultralink dan Order-Grabbing Boost, sehingga menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat awet, tahan jatuh, dan sanggup dipakai kerja seharian tanpa sering diisi daya.
Dari sudut pandang pengguna, itel Power 80 terasa seperti alat kerja dulu, gadget gaya belakangan. Dengan harga sekitar Rp2.399.000 dan RAM 4 GB plus penyimpanan 128 GB, ia menawarkan ketahanan fisik, daya tahan baterai, dan fitur yang jelas menyasar kurir, driver ojol, teknisi lapangan, hingga pedagang yang sering di luar ruangan. Layar dan kameranya cukup, bukan yang terbaik di kelas harga, namun cukup untuk navigasi, foto bukti pengantaran, dan komunikasi. Kalau yang dicari adalah ponsel tipis elegan untuk foto estetik dan gaming berat, ini bukan kandidat utama. Kalau prioritasnya adalah awet, susah mati, dan siap jatuh di jalan atau kehujanan saat narik, di sinilah Power 80 menarik.

Desain dan Ketahanan: Cage Frame yang Serius Tahan Jatuh
Poin paling menonjol dari itel Power 80 ada di desain tangguhnya. Bodi memakai konsep Cage Frame Skeleton dengan sudut-sudut berongga, garis ala koper di belakang, dan bentuk yang sejak awal didesain seperti ponsel outdoor tanpa perlu casing tambahan. Menurut itel, struktur ini terdiri dari shock-absorbing front shell, reinforced shock-absorbing mid-frame, hollowed-out shock-absorbing corners, dan raised edges di keempat sisi layar, sehingga diklaim tahan jatuh hingga 2 meter dan lolos sertifikasi MIL-STD 810H. Rating IP68 dan IP69 berarti ponsel ini tahan debu, aman tercebur hingga kedalaman terbatas, dan tetap selamat dari semprotan air bertekanan tinggi.
Dimensinya sendiri terbilang bongsor: tinggi 171 mm, lebar 82 mm, ketebalan 8,6 mm, dengan bobot sekitar 220 gram. Bobot ini terasa saat dikantongi, tetapi masih wajar mengingat baterai 7.000 mAh dan kerangka kokoh. Untuk pekerja lapangan, ini trade-off yang masuk akal: sedikit lebih berat, tetapi rasa aman saat ponsel tak sengaja jatuh dari motor atau terseret hujan deras. Varian warna Lava Orange, Tundra Green, dan Rock Black memberi kesan maskulin dan fungsional, bukan ponsel fashion.
Kelebihan
- Desain rugged dengan Cage Frame Skeleton, tahan jatuh hingga 2 meter dan tahan banting.
- Sertifikasi IP68 dan IP69, tahan debu, air, dan semprotan bertekanan tinggi.
Kekurangan
- Bobot sekitar 220 gram cukup berat bagi pengguna yang biasa memakai ponsel tipis.
- Tampilan rugged dan garis koper mungkin kurang menarik bagi pengguna yang ingin desain minimalis.

Layar, Performa, dan Baterai: Mesin Kerja Seharian
Di sisi depan, itel Power 80 membawa layar 6,78 inci beresolusi HD+ dengan desain punch hole, refresh rate hingga 120 Hz, dan area tampilan yang luas untuk peta, aplikasi ojol, dan formulir digital. Pengujian menunjukkan tingkat kecerahan sekitar 550 nit di dalam ruangan dan bisa naik hingga sekitar 690 nit saat HBM diaktifkan, cukup terang untuk pemakaian siang hari di luar. Gamut warna yang tercatat sekitar 91,4% sRGB dengan volume 100,2% sRGB, dan tidak ada opsi pengaturan profil warna khusus di sistem.
Chipset Unisoc T7250 Octa-Core dipadukan dengan RAM 4 GB, plus opsi RAM virtual hingga 4 GB dari penyimpanan internal 128 GB, membuat multitasking aplikasi kerja, chat, dan maps berjalan cukup lancar untuk kelas entry-level. Bukan ponsel gaming berat, tapi memadai untuk aplikasi transportasi, marketplace, dan administrasi harian. Daya tahannya adalah bintang utama: baterai jumbo 7.000 mAh diklaim mampu memutar video 22,6 jam, telepon 54,2 jam, atau standby hingga 67,8 hari. Ini menjadikan itel Power 80 kandidat serius bagi pengguna yang ingin baterai 7000 mAh tahan lama tanpa perlu power bank setiap hari.
| Spesifikasi Utama | Detail |
|---|---|
| Layar | 6,78 inci, HD+, refresh rate hingga 120 Hz, punch hole. |
| Chipset | Unisoc T7250 Octa-Core. |
| RAM & Penyimpanan | RAM 4 GB + RAM virtual hingga 4 GB, ROM 128 GB. |
| Baterai | 7.000 mAh Long-Life Battery. |
| Dimensi & Bobot | 171 x 82 x 8,6 mm, ±220 gram. |
| Ketahanan | Cage Frame, MIL-STD 810H, IP68 + IP69. |
| Harga Rilis | Sekitar Rp2.399.000. |

Fitur Khusus Lapangan: Ultralink dan Order-Grabbing Boost
Inilah alasan kuat kenapa itel Power 80 layak disebut smartphone kurir ojol. Fitur Ultralink memungkinkan pengguna melakukan panggilan telepon tanpa sinyal seluler hingga jarak 2 kilometer, berguna saat berada di area sinyal lemah atau situasi darurat tanpa pulsa maupun kuota. Fitur kedua, Order-Grabbing Boost, secara khusus ditujukan bagi driver ojek online dan kurir untuk membantu mempercepat proses bidding order di aplikasi transportasi maupun pengantaran barang. Dua fitur ini memperjelas bahwa sasaran utamanya adalah pekerja lapangan yang butuh ponsel tangguh dan praktis untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Di luar dua fitur unik itu, itel Power 80 juga dibekali AI Adaptive Outdoor Experience yang menyesuaikan sistem dengan kondisi pencahayaan dan lingkungan sekitar supaya tetap nyaman digunakan di luar ruangan. Ada pula beragam fitur AI seperti Voice Assistant, Hi Translate, AI Canvas, Sketch to Image, AI Flash Notes, dan AI Writing yang bisa membantu produktivitas sederhana, misalnya mencatat instruksi kerja atau komunikasi lintas bahasa. Untuk konektivitas modern, tersedia WiFi dual-band dan Bluetooth 5.2 yang penting bagi pengguna yang sering berganti hotspot atau perangkat aksesori.

Kamera, Audio, dan Kekurangan yang Perlu Diterima
Kamera utama 50 MP pada itel Power 80 cukup mampu menghasilkan foto yang tajam untuk dokumentasi kerja, misalnya foto paket, bukti pengantaran, atau kondisi lapangan, apalagi dibantu fitur Voice Capture untuk memotret dengan perintah suara. Kamera depan 8 MP sudah cukup untuk video call dan verifikasi wajah di aplikasi. Namun, di harga lebih dari dua jutaan, absennya kamera ultrawide terasa sebagai penghematan yang cukup kentara, terutama di tengah kompetitor yang sudah banyak menawarkan lensa sudut lebar untuk mengambil area lebih luas.
Sisi audio mengandalkan single speaker di bawah bodi, dengan karakter suara yang rapi dan lebih menonjol di frekuensi mid, sudah memadai untuk kelas harganya. Fitur Infinity Volume Plus bisa mengangkat volume sampai 300%, meski dengan konsekuensi kualitas suara menurun, sehingga lebih cocok untuk situasi bising di jalan daripada mendengar musik dengan detail. Kekurangan lain yang perlu disadari: layar masih HD+, bukan Full HD, sehingga detail teks sedikit kurang tajam bagi pengguna yang terbiasa panel lebih padat; di sisi lain, resolusi ini membantu hemat daya. Bagi mereka yang mengejar layar tajam dan paket kamera lengkap, pilihan lain mungkin lebih menarik.

Buy if / Skip if
- Buy the itel Power 80 if prioritas utama kamu adalah ponsel tahan banting dengan sertifikasi MIL-STD 810H, IP68, dan IP69 untuk kerja lapangan intens.
- Buy the itel Power 80 if kamu kurir, driver ojol,





