Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Expo sebagai Gerbang UMKM ke Pasar Global

Expo sebagai Gerbang UMKM ke Pasar Global
Minat|Asia Tenggara

Pameran besar, peluang yang harus berlanjut

BSI International Expo 2026 adalah pameran usaha yang dirancang untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen dan membuka peluang lebih luas bagi produk lokal agar mampu bersaing di pasar global. PT Bank Syariah Indonesia membuka acara ini di Jakarta International Convention Center pada Jumat, 23 Oktober 2026, dengan kampanye “Buy Local Go Global”. Pameran berlangsung pada 23–25 Oktober dan menghadirkan 426 tenant UMKM dari 17 sektor usaha. BSI menargetkan sekitar 65 ribu pengunjung serta potensi transaksi Rp5 triliun dari aktivitas konsumen—target, bukan angka transaksi yang telah dipastikan tercapai. Skala ini memberi pelaku usaha kesempatan memasarkan produk secara langsung. Namun, ukuran keberhasilan expo semestinya tidak berhenti pada ramainya pengunjung atau nilai transaksi selama tiga hari. Nilai strategisnya terletak pada apakah perhatian konsumen dapat berubah menjadi pelanggan berulang dan peluang usaha setelah pameran usai.

Expo sebagai Gerbang UMKM ke Pasar Global

Pasar domestik sebagai pijakan

Gagasan UMKM pasar global kerap terdengar seperti lompatan besar, tetapi pijakan yang lebih masuk akal justru dimulai dari konsumen dalam negeri. Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menilai meningkatnya minat masyarakat, terutama generasi muda, terhadap merek lokal membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan skala usaha. Karena itu, kampanye “Buy Local Go Global” punya dua sasaran yang saling terkait: mendorong masyarakat memilih produk lokal dan membantu usaha memperoleh ruang untuk tumbuh. Pendekatan ini lebih meyakinkan daripada menjadikan ekspor sebagai janji instan. Basis pembeli yang lebih kuat dapat menjadi modal untuk menguji produk, memperbaiki penawaran, dan membangun kapasitas. Expo menyediakan panggung dan akses konsumen; keberlanjutan pertumbuhan tetap bergantung pada kemampuan pelaku usaha menjaga mutu serta memenuhi permintaan setelah acara berakhir.

Kolaborasi harus menghasilkan akses berkelanjutan

Satu pameran tidak dapat sendirian membawa ratusan usaha menembus pasar internasional. Peran penting BSI International Expo 2026 adalah mempertemukan pelaku usaha, konsumen, dan pihak-pihak yang dapat membantu memperluas akses pasar. BSI menyebut upaya ini sebagai dorongan untuk meningkatkan daya saing, transaksi, dan pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus menyiapkan produk UMKM agar mampu menembus pasar global. Anggoro juga menekankan bahwa langkah menuju panggung global membutuhkan komitmen bersama untuk mendukung produk lokal dan membangun “local champion”. Di sinilah kolaborasi perlu dinilai dari tindak lanjutnya: apakah hubungan yang terbentuk di expo menghasilkan kesempatan penjualan dan kemitraan yang terus berjalan. Target Rp5 triliun dan 65 ribu pengunjung memberi ukuran ambisi acara, tetapi dampak jangka panjang akan terlihat dari pertumbuhan usaha dan perluasan pasar setelah 23–25 Oktober.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!