Layar besar menjadi daya tarik utama
itel VistaTab 32 adalah tablet Android 11 inci untuk multimedia, belajar, dan pekerjaan ringan, yang memadukan layar 2.5K, chipset MediaTek Helio G100, serta baterai besar dalam bodi logam tipis. Diperkenalkan di Filipina, perangkat ini memperlihatkan strategi itel: membawa spesifikasi yang terasa lebih tinggi dari kebutuhan dasar ke segmen tablet terjangkau. Panel IPS LCD beresolusi 2.560 × 1.600 piksel memakai rasio 16:10, sehingga ruangnya nyaman untuk membaca dokumen maupun menonton film. Kecerahan hingga 450 nits dan dukungan 16,7 juta warna membuat layar ini cukup menjanjikan untuk penggunaan dalam ruangan. Rasio layar ke bodi 86 persen juga memberi bidang pandang yang lapang. Kombinasi tersebut membuat tablet layar 2.5K ini tampak lebih menarik untuk konsumsi media dibanding tablet murah yang hanya mengandalkan ukuran layar.
Helio G100 cukup untuk aktivitas harian
MediaTek Helio G100 menjadi pusat performa VistaTab 32, dengan prosesor octa-core berkecepatan hingga 2,2 GHz dan grafis Mali-G57. RAM 4GB serta penyimpanan 128GB memberi ruang yang masuk akal untuk aplikasi belajar, dokumen, dan hiburan. Spesifikasi ini lebih tepat dibaca sebagai bekal untuk penggunaan harian dan multimedia, bukan janji untuk menjalankan beban berat tanpa batas. Nilainya bertambah karena aplikasi perkantoran sudah tersedia sejak awal, sehingga pengguna bisa mengedit dokumen dan mengerjakan tugas dasar tanpa memasang aplikasi tambahan. Bagi pelajar atau pengguna yang memerlukan perangkat pendamping, pengaturan ini mengurangi langkah awal sebelum tablet siap dipakai. Dukungan chipset dan layar besar juga membuatnya cocok untuk streaming serta penjelajahan web, selama ekspektasi performa tetap sejalan dengan posisinya di kelas entry-level.
Baterai besar dalam bodi yang ramping
Kapasitas baterai 8.200 mAh menjadi salah satu alasan kuat untuk mempertimbangkan tablet ini. Itel menyatukan baterai 8200 mAh dengan bodi logam setebal 6,8 mm, perpaduan yang menarik bagi pengguna yang ingin perangkat tahan lama tanpa membawa tablet tebal. Berdasarkan pengujian internal, baterainya diklaim mampu memutar film hingga 25 jam, menemani rapat daring hingga 19 jam, atau bermain gim hingga 18 jam. Angka tersebut bukan hasil pengujian independen, jadi lebih baik dipandang sebagai klaim produsen, bukan jaminan durasi untuk semua kondisi. Meski begitu, kapasitas sebesar ini berpotensi mengurangi kebutuhan mencari stopkontak di tengah hari. Untuk sesi belajar, perjalanan, atau maraton serial, baterai besar dan desain tipis memberi kombinasi praktis yang jarang menjadi fokus utama di kelas harga terjangkau.
Aksesori memperluas fungsi, harga masih menentukan
Dukungan smart keyboard case dan stylus memberi VistaTab 32 peluang menjadi lebih dari sekadar layar untuk menonton. Keyboard dapat membantu mengetik tugas atau dokumen, sedangkan stylus membuka opsi untuk mencatat dan berinteraksi lebih langsung dengan layar. Namun, informasi yang tersedia hanya menyebut dukungan aksesori; status penjualan dan kelengkapannya belum dipastikan. Kamera belakang 8MP, kamera depan 5MP, dua speaker, Wi-Fi 5, Bluetooth 5.2, serta port USB-C melengkapi kebutuhan dasar. Tablet ini tidak memiliki dukungan jaringan seluler, sehingga koneksi internet bergantung pada Wi-Fi. Posisi kompetitifnya terlihat menjanjikan: layar tajam, kapasitas baterai besar, dan aksesori produktivitas menyasar pengguna entry-level. Tetapi harga resmi dan ketersediaan di luar Filipina, termasuk Indonesia, belum diumumkan. Jika masuk ke pasar lokal, perangkat ini akan bersaing di ceruk tablet produktivitas murah; keputusan akhirnya bergantung pada harga dan paket aksesori yang ditawarkan.






