Layar cepat menjadi alasan utama untuk meliriknya
Honor WIN Tablet adalah tablet gaming ringkas yang menggabungkan layar OLED 8,4 inci ber-refresh rate hingga 240Hz dengan chipset kelas flagship dan pendinginan aktif untuk bermain dalam sesi panjang. Honor memperkenalkannya di China pada 2 November 2026. Kombinasi tersebut membuatnya menonjol: bukan sekadar tablet kecil dengan spesifikasi tinggi, melainkan perangkat yang dirancang mengutamakan kelancaran permainan.
Panelnya beresolusi 2.304 × 1.440 piksel dengan kerapatan 324 PPI. Refresh rate tinggi berpotensi membuat gerakan dalam game kompetitif tampak lebih mulus, tetapi manfaat 240Hz bergantung pada dukungan setiap judul dan kemampuan game mempertahankan frame rate. Honor menyebut lebih dari 40 game mendukung 240Hz, sementara lebih dari 40 judul lain mendukung 165Hz atau 185Hz. Artinya, angka maksimum ini punya dukungan nyata, meski tidak berlaku untuk seluruh katalog game. Ukuran 8,4 inci juga menawarkan kompromi menarik: lebih lapang daripada ponsel, tetapi lebih mudah dibawa dibanding tablet besar.

Chip kencang perlu ditopang pendinginan
Snapdragon 8 Elite Gen 5 menjadi basis performa tablet gaming Honor ini. Chip kelas atas memberi bekal untuk game berat dan multitugas, tetapi performa puncak tak banyak berarti bila panas membuat perangkat menurunkan kecepatannya. Karena itu, kipas internal menjadi salah satu fitur paling relevan, bukan sekadar tambahan yang terdengar menarik.
Honor memadukan dua vapor chamber dengan kipas yang berputar hingga 15.000 RPM untuk membantu membuang panas. Dua motor linear X-axis juga dirancang memberi umpan balik getaran saat bermain. Sistem aktif ini berpotensi menjaga performa lebih konsisten dalam sesi panjang, walau kipas dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang mengutamakan operasi senyap. Meski membawa pendinginan tersebut, perangkat diklaim setebal 6,1 mm dengan bobot mulai 315 gram. Perpaduan bodi ringkas dan kipas internal menunjukkan arah yang jelas: pengalaman gaming serius tanpa mengorbankan portabilitas sepenuhnya.

Baterai besar mendukung sesi bermain lebih panjang
Baterai 10.000 mAh menjadi pasangan masuk akal bagi layar ber-refresh tinggi dan chipset bertenaga. Tablet ini mendukung pengisian 66W, reverse charging 27W, serta bypass charging. Fitur bypass berpotensi berguna saat bermain sambil tersambung ke daya karena perangkat dapat mengambil daya langsung tanpa mengalirkannya melalui baterai. Namun, kapasitas besar bukan jaminan durasi bermain tertentu: konsumsi daya tetap dipengaruhi game, kecerahan, jaringan, dan refresh rate yang digunakan.
Honor WIN Tablet tersedia dalam konfigurasi RAM 12GB dengan penyimpanan 256GB serta RAM 16GB dengan penyimpanan 512GB. RAM 16GB hanya tercantum pada varian tertinggi; konfigurasi memori tidak boleh dianggap sama untuk semua model. Perbedaan ini memberi pilihan bagi pengguna yang menginginkan ruang lebih lega untuk game dan aplikasi, tetapi informasi yang tersedia belum merinci dampak performa tiap varian.
Untuk pengguna biasa, layar 8,4 inci dapat menempati posisi tengah antara perangkat kompak dan tablet besar, sehingga berpotensi nyaman dibawa bepergian sekaligus cukup luas untuk bermain.

Menarik, tetapi ketersediaan masih terbatas
Daya tarik Honor WIN Tablet terletak pada paket yang terarah: layar OLED 240Hz, Snapdragon 8 Elite Gen 5, pendinginan aktif, dan baterai besar. Bagi gamer yang memainkan judul kompetitif atau menjalani sesi panjang, kombinasi ini lebih berarti daripada spesifikasi mencolok yang tidak ditopang sistem termal. Namun, kipas aktif dan angka refresh rate maksimum tetap perlu dinilai bersama kebisingan, daya tahan baterai nyata, serta dukungan game yang benar-benar dimainkan.
Tablet ini untuk sementara dipasarkan di China dan belum ada pengumuman resmi tentang peluncuran global, termasuk di Indonesia. Karena itu, calon pembeli di luar pasar tersebut belum memiliki kepastian soal ketersediaan. Kesimpulannya, Honor WIN Tablet tampak sebagai tablet gaming ringkas yang serius, bukan sekadar perangkat hiburan dengan layar cepat. Daya tarik utamanya kuat, tetapi penilaian akhir sebaiknya menunggu informasi ketersediaan dan pengalaman penggunaan langsung.







