Debut CMF Speaker Bluetooth: Kotak Susu yang Siap Mengisi Ruang
CMF Speaker S dan CMF Speaker M adalah speaker Bluetooth portabel pertama dari sub-merek CMF, hadir dengan desain menyerupai karton susu, panel modular yang bisa diganti, ketahanan air dan debu IP68, baterai hingga 18 jam, serta berbagai mode suara yang ditujukan untuk pengguna kasual yang menginginkan kombinasi gaya dan fungsi dalam satu perangkat audio. Peluncuran sepasang CMF speaker bluetooth ini bukan sekadar produk baru; ini adalah pernyataan sikap bahwa audio portabel bisa tampil berani dan personal tanpa mengorbankan kegunaan sehari-hari. CMF resmi merilis Speaker S dan Speaker M sebagai lini speaker portabel perdana, dengan penjualan dimulai pada 12 Oktober 2026 melalui kanal daring dan mitra resmi. Di sisi lain, ada juga penyebutan peluncuran pada 13 Oktober 2026, yang menunjukkan bahwa debutnya terjadi dalam rentang pertengahan Oktober, menandai langkah jelas CMF masuk ke kategori audio portabel setelah sebelumnya fokus pada earbuds dan headphone. Menurut laporan, "Kehadiran dua speaker tersebut menandai langkah CMF memasuki kategori audio portabel"—sebuah pivot yang terasa tepat di tengah pasar speaker yang mulai jenuh dengan desain generik.

Desain Milk Carton dan Panel Modular: Gaya yang Bisa Dirombak
Keputusan CMF mengusung desain milk carton audio adalah taruhan desain yang berani dan, dalam konteks speaker portabel, cukup segar. Bentuk persegi panjang dengan puncak segitiga dan bilah tegak berlubang di bagian atas memberi ilusi kotak susu sekaligus berfungsi sebagai pegangan. Ini bukan sekadar gimmick; pegangan terintegrasi pada Speaker M dan titik pengait pada Speaker S membuat kedua perangkat lebih praktis dibawa ke luar ruang. Yang membuatnya menarik bagi pengguna kasual adalah konsep speaker portabel panel modular. Panel depan dan kenop kontrol bisa dilepas dan diganti dengan komponen lain, termasuk panel berwarna berbeda untuk menyesuaikan dengan dekorasi ruangan atau gaya pribadi. CMF bahkan menyediakan berkas desain 3D resmi sehingga pengguna dengan printer 3D dapat mencetak panel dan kenop kustom sendiri. Di pasar yang dipenuhi speaker hitam seragam, kemampuan mengutak-atik tampilan hingga ke level cetak 3D membuat CMF terasa lebih seperti kanvas kreatif daripada sekadar perangkat audio.

Spesifikasi Audio dan Baterai 18 Jam: Cukup untuk Pendengar Kasual
Dari sisi suara, CMF jelas tidak mengejar audiophile, tetapi menargetkan pengguna kasual yang ingin audio "cukup enak" untuk musik harian dan pesta kecil. Speaker S memakai driver full-range 45 mm dengan dua radiator pasif, menghasilkan 10W RMS dan respons frekuensi 70Hz–20kHz. Ini sudah memadai untuk kamar tidur, meja kerja, atau dibawa dalam tas. Speaker M naik kelas dengan sistem dua arah: woofer 25W dan tweeter 10W, total 35W RMS dan rentang 60Hz–20kHz, yang lebih cocok mengisi ruangan dan memberi pemisahan vokal serta instrumen yang lebih jelas. Keduanya mengusung algoritma Adaptive Tuning yang terus menganalisis pemutaran dan menyesuaikan output serta EQ secara real-time, sebuah fitur yang terasa relevan untuk pengguna yang tidak mau repot mengutak-atik pengaturan manual. Di balik desain uniknya, baterai 18 jam speaker menjadi nilai praktis utama: CMF mengklaim kedua model mampu memutar audio hingga 18 jam dalam sekali pengisian, cukup untuk satu hari penuh penggunaan campuran tanpa cemas kehabisan daya.
| Spec | Speaker S | Speaker M |
|---|---|---|
| Konfigurasi driver | Full-range 45 mm + 2 radiator pasif | Woofer 25W + tweeter 10W dua arah |
| Daya keluaran | 10W RMS | 35W RMS total |
| Respons frekuensi | 70Hz–20kHz | 60Hz–20kHz |
| Daya tahan baterai | Hingga 18 jam | Hingga 18 jam |

Bluetooth 6.0, IP68, dan Mode Suara: Fitur yang Masuk Akal
Di luar desain, CMF speaker bluetooth ini dibekali fitur teknis yang terasa realistis untuk kebutuhan sehari-hari. Bluetooth 6.0 memberi jangkauan lebih dari 100 meter antara speaker dan perangkat, sehingga pengguna bisa bebas bergerak di rumah atau ruang kerja tanpa takut koneksi terputus. Rating IP68 untuk ketahanan air dan debu adalah poin besar: standar ini jarang muncul di speaker portabel di kelas harga terjangkau, dan membuat perangkat tetap aman digunakan di pantai berdebu, pesta kolam, atau hujan ringan. Untuk penyesuaian suara, CMF menyediakan berbagai mode yang terasa dirancang untuk pendengar kasual. Melalui aplikasi Nothing X, pengguna dapat mengaktifkan Ultra Bass untuk hentakan ekstra, Wide Soundstage untuk ruang suara lebih lebar, serta memilih empat preset EQ: Balanced, More Bass, More Treble, dan Voice. Ada juga fitur seperti Night Mode dan Custom EQ yang memberi kontrol lebih bagi yang ingin mengatur profil audio sendiri. Ditambah konektivitas NFC, Google Fast Pair, Microsoft Swift Pair, dual device connectivity, dan audio via USB-C, speaker ini jelas ingin menjadi teman serbaguna untuk ponsel dan laptop pengguna kasual.

Untuk Siapa Speaker S dan M, dan Apa Langkah Berikutnya?
Perbedaan paling penting antara Speaker S dan Speaker M bukan sekadar ukuran, tetapi gaya hidup yang disasar. Speaker S dengan bodi lebih kecil, titik pengait, dan bobot ringan lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan portabilitas dan biaya lebih rendah, misalnya untuk dibawa ke kampus, kantor, atau perjalanan singkat. Sebaliknya, Speaker M dengan pegangan terintegrasi dan sistem audio lebih bertenaga lebih ideal untuk mengisi ruangan, acara kumpul, atau pesta rumahan. Dari sudut pandang pasar, CMF sedang menguji apakah kombinasi desain milk carton audio, panel modular, dan baterai 18 jam speaker cukup kuat untuk membangun identitas baru di segmen speaker portabel. Ke depan, CMF berencana merilis berkas desain resmi agar modder dan pengguna kreatif bisa mencetak kustomisasi unik lewat printer 3D, memperluas ekosistem aksesori di sekitar dua speaker ini. Ketersediaan global sudah dimulai sejak 12 Oktober 2026, tetapi calon pembeli di berbagai wilayah masih perlu menunggu informasi resmi soal jadwal penjualan dan harga lokal. Jika CMF konsisten mengembangkan lini ini, Speaker S dan M bisa menjadi fondasi menarik untuk generasi speaker portabel yang lebih personal dan ekspresif.







