Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Energi Surya dan Mikrohidro Menjaga Pengairan Sawah

Energi Surya dan Mikrohidro Menjaga Pengairan Sawah
Minat|Solusi Pintar

Energi bersih menjawab masalah air

Irigasi sawah berbasis energi terbarukan adalah sistem yang memakai sumber listrik seperti tenaga surya dan mikrohidro untuk mengatur pasokan air secara lebih efisien, terutama ketika kemarau membatasi ketersediaan air. Di Subak Sembung, Denpasar Utara, Bali, kebutuhan itu bukan persoalan abstrak: petani Uma Palak sebelumnya kerap menghadapi kekurangan air saat musim kering. Kini, Sistem Suplai Energi Manajemen Irigasi Uma Palak (SIUMA) memadukan panel surya dan kincir air mikrohidro untuk memanfaatkan kembali air sungai bagi lahan pertanian. Sistem ini mendukung kegiatan tani dan penerangan di kawasan persawahan seluas 10,26 hektar. Pilihan tersebut patut diperhatikan karena pengairan yang lebih terarah dapat menjaga produktivitas tanpa membebankan petani pada pemakaian air yang boros atau pasokan listrik konvensional.

“Dengan sensor kelembapan tanah bertenaga mikrohidro, petani dapat mengetahui bagian lahan yang membutuhkan air dan bagian yang sudah cukup.” — Wayan Sukadana, Ketua KUB Uma Palak Lestari

Energi Surya dan Mikrohidro Menjaga Pengairan Sawah

Sensor dan energi mandiri menekan ongkos

Nilai SIUMA tidak berhenti pada ketersediaan air. Sensor kelembapan membantu petani menentukan kebutuhan tiap petak, sehingga air dapat dialirkan lebih tepat sasaran dan tidak terbuang. Bagi petani, efisiensi semacam ini penting karena biaya operasional pertanian yang tinggi dapat menggerus hasil usaha, sementara kekurangan air mengancam produktivitas. Energi surya pertanian dan mikrohidro juga mulai mengubah cara kerja di lahan: traktor diesel yang sebelumnya digunakan untuk mengolah sawah kini mulai digantikan traktor listrik berbaterai. Baterainya dapat diisi dengan energi dari sistem tersebut, mengurangi pemakaian bahan bakar dan memungkinkan pengisian mandiri tanpa biaya listrik tambahan. Perubahan ini menunjukkan bahwa mikrohidro untuk petani bukan hanya sumber daya alternatif; ketika dipadukan dengan pengelolaan yang tepat, ia membantu mengurangi ketergantungan pada input energi berbiaya.

Manfaat meluas dari sawah ke pascapanen

Dukungan energi bersih di Uma Palak mulai menjangkau tahap setelah panen. Dalam rangkaian kunjungan delegasi ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE), Pertamina menyerahkan mesin giling padi elektrik kepada kelompok tani. Kapasitas mesin mencapai 200 kilogram padi per jam, sehingga pengolahan hasil panen menjadi beras berpeluang berlangsung lebih efisien dan memberi nilai tambah bagi kelompok. Langkah ini lebih berarti daripada sekadar penambahan alat: kemandirian energi dapat membantu petani mengelola rangkaian kerja yang lebih luas, dari pengairan hingga pascapanen. Kegiatan pertanian di Subak Sembung dikelola 185 petani dan memberi dampak ekonomi langsung kepada lebih dari 400 warga sekitar. Karena itu, keberhasilan program sebaiknya dinilai bukan hanya dari teknologi yang terpasang, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan petani dan masyarakat.

Perhatian ASCOPE menguji potensi replikasi

Perpaduan energi terbarukan, pertanian, dan pemberdayaan ekonomi menarik perhatian delegasi ASCOPE yang berkunjung langsung ke Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari. Kunjungan itu memberi pengakuan pada pendekatan lokal, tetapi perhatian dari delegasi saja bukan ukuran akhir keberhasilan. Ukuran yang lebih penting ialah apakah pasokan air makin terjaga, pengeluaran energi petani berkurang, dan manfaatnya menjangkau warga. SIUMA menawarkan contoh konkret: listrik dari surya dan mikrohidro menggerakkan pengairan, sensor membantu menghindari pemborosan air, sementara alat listrik mendukung pekerjaan tani. Model ini layak dipelajari karena berangkat dari kebutuhan nyata petani, bukan dari teknologi yang dipasang tanpa tujuan. Namun, kesimpulan paling kuat saat ini tetap pada manfaat yang telah terlihat di Subak Sembung: energi bersih dapat membantu menjaga irigasi sekaligus menekan biaya operasional pertanian.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!