Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Bagaimana Miliarder Menginvestasikan Miliaran untuk Menghentikan Penuaan

Bagaimana Miliarder Menginvestasikan Miliaran untuk Menghentikan Penuaan
Minat|Anti-Penuaan

Longevity sebagai proyek miliarder, bukan lagi mimpi sains

Penelitian umur panjang adalah upaya ilmiah sistematis untuk memahami, memperlambat, dan bahkan membalikkan proses penuaan melalui teknologi anti-aging, mulai dari pemrograman ulang sel, terapi gen penuaan, hingga intervensi gaya hidup yang ditargetkan, dengan tujuan memperpanjang masa hidup sehat manusia, mengurangi beban penyakit terkait usia, dan membuka kemungkinan baru tentang batas biologis umur manusia yang selama ini dianggap tak tertembus. Perlombaan ini hari ini bukan lagi domain akademisi dan farmasi besar saja, melainkan terutama digerakkan oleh para miliarder yang menggelontorkan dana dalam skala raksasa. Dari laboratorium canggih sampai protokol olahraga harian, mereka menjadikan tubuh sendiri dan orang-orang terdekat sebagai arena eksperimen masa depan. Ironinya, penuaan yang dulu dianggap takdir biologis, kini diperlakukan sebagai masalah teknis yang "layak di-hack"—asal ada cukup uang, data, dan keberanian mengambil risiko.

Bagaimana Miliarder Menginvestasikan Miliaran untuk Menghentikan Penuaan

Dari Calico hingga Altos: uang besar memprogram ulang masa muda sel

Jika ingin melihat bagaimana investasi longevity mengubah peta biomedis, lihatlah deretan perusahaan yang lahir dari ambisi miliarder. Pada 2013, salah satu pendiri Google mendanai Calico Labs sebagai upaya mengejar “mata air awet muda” modern, menjadikan penuaan sebagai target utama riset biologi molekuler jangka panjang. Lebih jauh lagi, Altos Labs muncul sebagai salah satu startup paling ambisius di bidang penelitian umur panjang, dimulai dengan dana investor sekitar tiga miliar dolar dan dilaporkan melibatkan Jeff Bezos sebagai salah satu penyokongnya. Perusahaan seperti ini fokus pada pemrograman ulang sel—mengembalikan sel dewasa ke keadaan lebih muda agar tubuh tetap mampu melawan penyakit dan pulih dari cedera seiring usia. Di balik jargon teknis, pesan politiknya jelas: ketika kapital raksasa masuk, penuaan diperlakukan sebagai pasar baru, bukan sekadar misteri biologis.

Bagaimana Miliarder Menginvestasikan Miliaran untuk Menghentikan Penuaan

ER-100 dan terapi gen penuaan: klinik mata sebagai pintu gerbang umur panjang

Contoh paling jelas bahwa teknologi anti-aging mulai menyentuh manusia datang dari uji klinis ER-100. Pada April, di Glendale, California, ahli biologi molekuler David Sinclair menyaksikan seorang ahli oftalmologi menyuntikkan dosis kecil ER-100 ke mata kiri seorang pria dengan glaukoma stadium lanjut. ER-100 adalah partikel yang membawa instruksi membuat faktor transkripsi—protein yang mengaktifkan dan mematikan gen—untuk mengirim sel kembali ke keadaan yang lebih muda dengan menghapus jejak kerusakan DNA akibat usia dan paparan lingkungan. Laboratorium Sinclair sudah menunjukkan keberhasilan terapi ini pada tikus dan primata, dan uji Glendale adalah pertama kalinya digunakan pada manusia. Fase pertama uji klinis akan melibatkan 12 pasien dan berlangsung hingga lima tahun, fokus pada keamanan. Namun ambisi di baliknya jauh lebih besar: menjadikan terapi gen penuaan sebagai kunci membalikkan berbagai penyakit degeneratif, bukan hanya gangguan mata.

Bagaimana Miliarder Menginvestasikan Miliaran untuk Menghentikan Penuaan

Mitokondria, stroke, dan taruhan emosional Bill Ackman

Di luar laboratorium kampus, dorongan paling kuat untuk teknologi anti-aging sering datang dari tragedi pribadi. Kehidupan miliarder Bill Ackman berubah ketika putrinya, Lucy, mengalami stroke hemoragik di apartemen mereka dan kehilangan penglihatan, mobilitas, serta kemampuan bicara. Ackman kemudian membantu Lucy mengakses terapi sel eksperimental berbasis mitokondria, yang menarik perhatian para pemburu umur panjang. Pada Mei, otoritas obat memberi izin penggunaan darurat untuk prosedur yang mengambil mitokondria sehat dari otot kaki Lucy dan menyuntikkannya ke jaringan rusak di matanya, dengan harapan membantu pemulihan saraf optik. Tim peneliti terdorong oleh makalah di Nature tentang pencangkokan mitokondria yang membantu tikus pulih setelah saraf optiknya rusak, dan menilai sudah waktunya menguji pada manusia. Ackman menyatakan mereka tengah meneliti cara menyuntikkannya lebih sering, menyebut mitokondria memiliki "potensi yang luar biasa"—kalimat yang merangkum keyakinan emosional sekaligus spekulatif yang sering menyertai investasi longevity.

Antara gym dan biohacking: gaya hidup sebagai strategi investasi longevity

Tidak semua miliarder memilih laboratorium sebagai medan utama perang melawan penuaan; sebagian menjadikan tubuh sendiri sebagai proyek teknologi anti-aging. Jeff Bezos, misalnya, bukan hanya investor di Altos Labs, tetapi juga menjalani pola hidup yang ketat: ia menghabiskan sekitar setengah jam untuk kardio dan 45 menit latihan beban pada hari latihan yang baik, menjadikannya penggemar kebugaran yang sangat serius. Di sisi lain, ada tokoh yang mengandalkan pendekatan lebih sederhana—makan secukupnya, diet seimbang, olahraga teratur, dan rutinitas stabil—sebagai strategi panjang umur. Ada pula yang memakai obat diabetes seperti metformin sebagai bagian pola hidup anti-penuaan, berharap dapat memperlambat proses penuaan meski bukti klinisnya belum mapan. Tren biohacking ini memang menarik, tetapi peneliti memperingatkan bahwa banyak metode belum teruji secara klinis dan bisa membawa risiko. Ketika gaya hidup dan bioteknologi bertemu, batas antara eksperimen pribadi dan terapi medis pun menjadi kabur.

Bagaimana Miliarder Menginvestasikan Miliaran untuk Menghentikan Penuaan

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!